Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PENGGOLONGAN MAKHLUK HIDUP MELALUI MEDIA GAMBAR Tati Mulyati; Mohammad Rifqi Rijal
Ibtida’i Vol 4 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v4i01.1051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya guru dalam menggunakan media pembelajaran dan motivasi siswa terhadap pembelajaran IPAmasih sangat rendah. Hal tersebut menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media gambar IPA pokok bahasan penggolongan makhluk hidup di kelas III dengan menggunakan media gambar. Hasil penelitian diperoleh dari hasil belajar siswa siklus I dan II. Hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan media gambar dalam pembelajaran IPA dilihat dari persentase siklus I ketuntasan belajar siswa mencapai 58% dan siswa yang belum tuntas belajar sekitar 42% dengan nilai rata-rata perolehan 59. Sedangkan pada siklus II ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 85% dan siswa yang belum tuntas belajar sekitar 15% dengan nilai rata-rata perolehan 76.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA KOMPETENSI DASAR PEMECAHAN MASALAH PADA PECAHAN MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION Dian Maulida; Mohammad Rifqi Rijal
Ibtida’i Vol 2 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat dan ketertarikan siswa dalam memahami materi menyelesaikan masalah pada pecahan disebabkan karena siswa menganggap bahwa mata pelajaran matematika adalah mata pelajaran yang sulit dan sukar untuk dipahami sehingga menjadikan siswa malas dan berimbas pada hasil belajar yang rendah. Penyebab dari permasalahan di atas dikarenakan guru yang tidak mampu memilih strategi, pendekatan, model, atau pun metode pembelajaran yang baik terhadap materi yang diajarkan, sehingga siswa kurang memahami materi yang diajarkan oleh guru. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata pada setiap siklusnya, pada pra siklus nilai rata-ratanya sebesar 37,64, pada siklus I nilai rata-rata mencapai 44,03, serta pada siklus II nilai rata-ratanya mencapai 68,93. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan meng-gunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF MATEMATIKA Farhah Sakhiyah; Rifqi Rijal; Mansur Mansur
Ibtida’i Vol 6 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v6i02.2497

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan dan pengaruh penggunaan model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan penalaran adaptif matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah preeksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design dengan sampel 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes.Penerapan pembelajaran sebelum menerapkan modelCORE memperoleh nilai rata-rata 45,23 sedangkan pembelajaran sesudah menggunakan model CORE memperoleh nilai rata-rata 84,13. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu, uji Pearson Product Moment dan diperoleh nilai sebesar 7,236 1,699 dengan kriteria thitung ttabel, berdasarkan kriteria nilai tersebut,maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya adapengaruhyang signifikan terhadap penalaran adaptif matematikadengan menggunakan model pembelajaranCORE.
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN TEKS CERITA (PTK di kelas IV SDN Kedungsoka 2) Kiki Soraya; Rifqi Rijal; Imas Mastoah
Ibtida'i Vol 7 No 02 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v7i02.3672

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui deskripsi metode role playing yang dapat meningkatkan kemampuan pemahaman teks cerita pada siswa kelas IV mata pelaϳaran Bahasa Indonesia 2) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman teks cerita pada siswa kelas IV menggunakan metode Role Playing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dengan model Kemmis dan Mc.Teggart yang terdiri dari dua siklus setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dibuktikan peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 58,00 dan siswa yang tuntas sebanyak 5 siswa dengan presentase 33,33% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 74,00 dan siswa yang tuntas sebanyak 13 siswa dengan presentase ketuntasan mencapai 86,66%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa bahasa indonesia tentang memahami teks cerita.
Pengaruh Penggunaan Media Gambar Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Sederhana (kuasi eksperimen pada kelas III SDN Cadasari 1 kelurahan Cadasari Kecamatan Cadasari) Siti Sofia Nurjanah; Mohammad Rifqi Rijal; Uyu Mu'awwanah
Ibtida’i Vol 6 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v6i02.2499

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena masih rendahya hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis karangan sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Media Gambar terhadap kemampuan menulis karangan sederhana pada anak kelas 3 SDN Cadasari 1. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (quasi eksperimen). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas III siswa kelas III SDN Cadasari 1 tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Data yang diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Penggunaan media gambar berpengaruh terhadap kemampuan menulis karangan sederhna siswa kelas III SDN Cadasari 1. Hal ini dibuktikan t-test dengan taraf signifikasi 5% diperoleh t tabel adalah, 2, 021 dapat disimpulkan bahwa thitung diperoleh 2,029 > dari ttabel yaitu 2,021. Dengan diperoleh a = 5% untuk uji dua pihak.Diperoleh t tabel adalah, 2,201 dapat disimpulkan bahwa thitung diperoleh 2,209 > dari t tabel yaitu 2,021.Dengan demikian Hₒ di tolak dan Hₐ diterima. hasil uji homogenitas yaitu Fhitung= 1,44 dan Ftabel=2,15 maka Fhitung kurang dari Ftabel dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data homogen atau dengan kata lain tidak terdapat perbedaan antara kedua kelas.Dengan demikian menunjukkan kemampuan menulis karangan sederhana kedua kelompok berbeda secara signifikan. Perbedaan nilai rata-rata posttest hasil menulis karangan sederhana siswa pada kelas eksperimen dan kontrol, kelas eksperimen yang mendapat perlakuan menggunakan media gambar dalam menulis karangan sederhana memiliki nilai rata-rata sebesar 76,5, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 67,5, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan media gambar terhadap kemampuan menulis karangan sederhana siswa kelas III SDN Cadasari 1 tahun pelajaran 2018/2019.
Penerapan Metode Quantum Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran SBK Pada Materi Mengelompokkan Bentuk Dan Warna Benda Defi Nurjanah; Muhammad Rifqi Rijal
Ibtida’i Vol 5 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v5i01.1217

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penggunaan metode Quantum Learning pada mata pelajaran SBK dalam materi mengelompokkan bentuk dan warna benda di kelas I SDN Kalutuk, untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Quantum Learning pada materi mengelompokkan bentuk dan warna benda di kelas I SDN Kalutuk. Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Adopsi Depdiknas, yang dilakukan dalam 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari: Perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Subyek penellitian adalah siswa kelas I SD Negeri Kulutuk Kecamatan Cikande Kabupaten Serang yang berjumlah 40 siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1) Dengan menerapkan metode quantum learning dalam pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) pada pokok bahasan mengelompokkan bentuk dan warna benda dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena siswa dapat mengaitkan konsep Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) dengan kehidupan sehari-hari, sehingga siswa dapat mengemukakan ide dan mengkonstruksi sendiri dalam menjawab soal latihan yang diberikan guru, dan 2) terjadi peningkatan hasil belajar tiap siklus pada pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) dengan menggunakan metode quantum learning. Hal ini ditunjukkan dengan adanya ketuntasan belajar rata-rata tes hasil belajar siswa pada pra siklus 63, siklus I adalah 67,5 dan pada siklus II adalah 84,75. Banyaknya siswa yang tuntas belajar pada pra siklus adalah 15 siswa atau 37,5%, siklus I adalah 20 siswa atau 50%, sedangkan pada siklus II adalah 36 siswa atau 90 %
Pengaruh Pemanasan Menggunakan Permainan Kecil Terhadap Minat Siswa Mengikuti Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Musitoh Musitoh; M Rifqi Rijal
Ibtida’i Vol 5 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v5i02.1209

Abstract

Permasalahan kurang berminatnya siswa mengikuti mata pelajaran PJOK di kelas V SDIT Al-Hidayah yaitu guru masih menggunakan metode konvensional saat memberikan pemanasan. Dari pembelajaran tersebut siswa kurang berminat untuk mengikuti mata pelajaran PJOK khususnya materi bola voli. Salah satu solusi masalah yang dianggap sesuai dalam pembelajaran tersebut adalah dengan menggunakan permainan kecil dalam pemanasan.Adapun tujuan yang diharapkan yaitu untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanasan menggunakan permainan kecil terhadap minat siswa mengikuti mata pelajaranPJOK pokok bahasan Bola Voli, dan mengetahui aktivitas siswa terhadap pembelajaran Penjaskes dengan mengguanakan permainan kecil dalam pemanasan di SDIT Al-Hidayah. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian control group pre-test-post-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa post-test (variabel X) didapatkan kelas eksperimen χ2hitung = 3,71 dan χ2tabel = 11,07048, dan kelas kontrol didapatkan χ2hitung = 6,59 dan χ2tabel = 11,07048 yang menjadikan χ2hitung> χ2tabel, maka sampel dan populasi dari variabel X baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol berdistribusi normal, dan hasil penelitian terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Penjaskes (variabel Y) didapatkan kelas eksperimen hitung = 6,88 dan tabel = 11,07048, sedangkan pada kelas kontrol diperoleh hitung = 3,59 dan tabel = 11,07048, maka dapat dikatakan bahwa sampel dari populasi minat siswa pada mata pelajaran PJOK (variabel Y) juga berdistribusi normal. Kata kunci: Pemanasan, Permainan Kecil, Minat, Bola Voli
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG OPERASI PERKALIAN PECAHAN MELALUI METODE RESITASI Ratu Ratih Candrayani; M. Rifqi Rijal
Ibtida’i Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan ketidak aktifan siswa dalam mengikuti pelajaran matematika adalah siswa kelihatannya jenuh mengikuti pelajaran matematika dan siswa kurang memperhatikan terhadap pembelajaran sehingga mengakibatkan hasil belajar rendah. Salah satu solusi masalah yang dianggap sesuai dalam pembelajaran tersebut adalah dengan penerapan motode resitasi. Metode resitasi adalah cara penyajian bahan pelajaran dimana guru memberikan tugas tertentu agar murid melakukan kegiatan belajar, kemudian harus dipertanggungjawabkannya. Tugas yang diberikan oleh guru dapat memperdalam bahan pelajaran, dan dapat pula mengecek bahan yang telah dipelajari. Tugas dan resitasi merangsang anak untuk aktif belajar baik secara individual maupun kelompok. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, terdiri atas: perencanaan, tindakan observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan peningkatan hasil belajar pada tiap siklus. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode resitasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan operasi perkalian pecahan.
Penerapa Metode Kumon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bilangan Romawi Mohammad Rifqi Rijal; Rani Oktaviani
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 8 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.051 KB)

Abstract

Matematika merupakan salah satu pelajaran wajib yang terdapat di seluruh jenjang pendidikan terutama pada tingkat pendidikan dasar dan memiliki berbagai macam kesulitan serta tantangan dalam pemahamannya. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh beberapa Sekolah Dasar adalah Masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi bilangan Romawi serta belum maksimalnya guru dalam membimbing dan menggali kemampuan individu siswa menjadi beberapa permasalahan yang di penelitian ini dan penerapan metode Kumon dalam pembelajaran matematika menjadi salah satu cara untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setelah dilakukan tindakan ini, didapatkan hasil yang terlihat pada persentase ketuntasan belajar dan nilai rata-rata siswa yaitu siklus I 42,90% dan 65,71, kemudian siklus II 80,95% dan 80,24. Sehingga dapat dinyatakan bahwa penerapan metode kumon dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi bilangan Romawi.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kompetensi Dasar Sistem Peredaran Darah Manusia Melalui Media Audio Visual Ririn Indah Purnamasari; M. Rifqi Rijal
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i1.2984

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar yang rendah pada mata pelajaran IPA dengan materi system peredaran darah manusia di SDN Kolelet III Kec. Picung Kab. Pandeglang. Hal in disebabkan karena pembelajaran masih didominasi oleh penggunaan metode ceramah dan kegiatannya lebih bersifat kepada guru, akibatnya siswa kurang mema-hami pembelajaran yang diberikan sehingga hasil belajar masih belum mencapai KKM. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dalam me ningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui media audio visual. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Kolelet III Kec. Picung Kab. Pandeglang. Adapun media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah media audio visual, dimana media sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Data yang diperoleh berupa hasil kerja siswa, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari ha-sil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II yaitu, Siklus I (59,37), Siklus II (75, 93). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan media audio visual dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam materi sistem peredaran darah manusia.