Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

SISTEM UPAH BERBASIS KINERJA, MERANGSANG KARYAWAN LEBIH GIAT BEKERJA? Suharyanto .; Boyke Nugrahanto; Avid Inang Rum
Jurnal TEDC Vol 6 No 2 (2012): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.711 KB)

Abstract

Dunia industri memiliki permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan persaingan usaha, keharusan meningkatkan keuntungan serta kemampuan karyawan dalam bekerja. Hal ini tidak terlepas dari usaha untuk menjamin kelanjutan hidup perusahaan. Aspek manusia sebagai faktor (sumberdaya) yang sangat penting perlu dipelihara dengan baik untuk dapat bekerja dengan kinerja yang sesuai standar perusahaan. Di sisi lain karyawan memutuhkan jaminan bahwa hasil usaha (kinerja) akan dapat memberikan imbalan (kompensasi) yang sesuai dengan kebutuhannya. Penerapan sistem imbalan yang sesuai dengan kinerja masing-masing karyawan akan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja di masa mendatang. Kata kunci : karyawan, kinerja, motivasi kerja
ANALISIS PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS AKTIVITAS UTAMA PERUSAHAAN PADA PT. X Boyke Nugrahanto
Jurnal TEDC Vol 9 No 3 (2015): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.849 KB)

Abstract

PT. X merupakan perusahan manufaktur yang sedang berkembang dalam pengolahan produk rumah tangga. Pada kegiatan operasional yang dilakukannya, PT. X memiliki beberapa permasalahan yang menggangu dan merugikan bagi perusahaan. Dari masalah tersebut, PT. X menilai penyebab permasalahan terletak pada sistem yang dianggap tidak memadai lagi untuk menyediakan infomasi yang dibutuhkan. Untuk perbaikan sistem, maka PT. X melakukan pengembangan sistem, khususnya pengembangan sistem informasi akuntansi (SIA). Aktivitas utama merupakan kelompok aktivitas yang terdapat dalam rantai nilai (Value Chain) sebagai alat yang dapat digunakan dalam menilai pelaksanaan sistem perusahaan. Aktivitas utama ini merupakan aktivitas-aktivitas yang sangat mempengaruhi keberhasilan kegiatan operasional perusahaan, sehingga untuk meningkatkan pelaksanaan operasional perusahaan diperlukan efektivitas dari aktivitas utama. Pengembangan sistem informasi akuntansi (SIA) di PT. X untuk memperbaiki kegiatan operasional dapat ditunjukkan pula dari pelaksanaan aktivitas-aktivitas dalam aktivitas utama. Peningkatan kegiatan operasional di PT.X ditunjukan dalam pengembangan sistem informasi akuntansi untuk meningkatkan efektivitas aktivitas utama perusahaan.Kata kunci : Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi, Aktivitas Utama
Pengaruh Non Performing Loan Terhadap Return on Asset pada PT. Bank Permata, Tbk Periode 2010-2022 Boyke Nugrahanto
Jurnal Neraca Peradaban Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Neraca Peradaban
Publisher : Prodi Akuntansi STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jnp.v3i2.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Loan terhadap Return on Asset pada PT Bank Permata, Tbk Periode Tahun 2010-2022. Metode yang digunakan adalah explanatory research. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini variabel Non Performing Loan diperoleh nilai rata-rata sebesar 4,33%. Variabel Non Performing Loan diperoleh nilai rata-rata 2,40%. Non Performing Loan tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Asset dengan nilai persamaan regresi Y = 3,597 - 0,275X, dan nilai koefisien korelasi -0,583 atau memiliki tingkat hubungan yang negatif sedang dengan nilai determinasi 33,9%. Uji hipotesis diperoleh signifikansi 0,037 < 0,05.
Analisis Kebutuhan Sistem Informasi Akuntansi Kas dan Piutang dalam Suatu Usaha Boyke Nugrahanto
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pajak dan Bisnis
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v3i2.108

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu guna membantu menganalisis kebutuhan atas sistem informasi akuntansi kas dan piutang yang akan dikembangkan. Kas merupakan aset yang utama dalam setiap kegiatan usaha dimana tanpa kas maka operasional perusahaan akan terhambat. Sedangkan piutang merupakan aset lancar yang terjadi akibat suatu transaksi perusahaan sebagai kebijakan pendapatannya, guna menarik pelanggan. Sehingga baik kas maupun piutang perlu pencatatan khusus terutama bagi pembuat sistem. Metode dalam artikel ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan teoritis. Hasil dari artikel ini adalah berupa gambaran kebutuhan dari sistem informasi akuntansi kas dan piutang sebagai sumber bagi penyusun atau pembuat sistem dilihat dari input proses dan ouput yang dibutuhkan terkait dengan metode-metode akuntansi yang ada.
Literasi dan Sosialisasi Undang-undang Perpajakan Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) Bagi Pelaku Usaha, Pengajar, Siswa dan Mahasiswa di Kota Cimahi Dedy Suryadi; Badie Uddin; Ayu Yudiani Lestari; Deni Solihin; Boyke Nugrahanto; Sueb Sueb; Dendin Supriadi; Nunik Ekawandani
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Karya untuk Masyarakat
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jkum.v3i2.809

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Politeknik TEDC yang terdiri dari dosen dan mahasiswa yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jawa Barat 1. Kegiatan ini berupa literasi dan sosialisasi Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Tahun 2021 merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi undang-undang baru menggantikan undang-undang sebelumnya. Masyarakat Indonesia masih awam perundangan di bidang perpajakan ini, sehingga sosialisasi ini sangatlah penting agar masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang taat pajak. Manfaat dari kegiatan sosialisasi ini dapat dirasakan oleh kalangan akademisi mulai dari siswa, guru, mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum seperti penggiat UMKM, instansi/lembaga swasta dan yang lainnya. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan secara paralel yaitu literasi dan sosialisasi mengenai peraturan terbaru perpajakan dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Kegiatan ini diikuti sebanyak 102 peserta yang terdiri dari pelaku usaha, guru, siswa, dosen dan mahasiswa. Ouput kegiatan ini akan bertambah kesadaran serta kepatuhannya serta akan sangat membantu para pelaku usaha, pengajar, siswa dan/atau mahasiswa untuk melaksanakan kewajiban dan hak perpajakannya. ABSTRACT Community service activities were carried out by the TEDC Polytechnic community service team consisting of lecturers and college students in collaboration with the Directorate General of Taxes for the West Java Regional Office 1. This activity is in the form of literacy and socialization of the Law on Harmonization of Tax Regulation(Harmonisasi Peraturan Perpajakan) 2021 is a series of law socialization activities the new law replaces the previous law. The Indonesian people are still unfamiliar with the legislation in the taxation sector, so this socialization is very important so that the Indonesian people become tax-abiding people. The benefits of this socialization activity can be felt by academics ranging from students, teachers, college students, lecturers, as well as the general public such as MSME activists, private institutions/public institutions and others. The method of implementing the service is carried out in parallel, namely literacy and socialization regarding the latest tax regulations in the Law on Harmonization of Tax Regulations (UU HPP). This activity was attended by 102 participants consisting of business actors, teachers, students, lecturers and college students. The output of this activity will increase awareness and compliance and will greatly assist business actors, teachers, students and college students to carry out their tax obligations and rights.
Financial Distress Analysis Using the Altman Z-Score Model in the Household Equipment Sub-Sector Listed on the Indonesian Stock Exchange Inta Budi Setya Nusa; Deni Solihin; Boyke Nugrahanto
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 4 No. 06 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID), July 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim is to analyze financial distress using the Altman Z-Score model which is seen as a method used to predict company’s sustainability by combining several financial ratios in household equipment sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange(IDX) from 2018 to 2022. Qualitative approach is used in this research with descriptive analysis method to solve the problem. Secondary data used in this research is in the form of historical reports from companies that have been created, compiled and published. Secondary data collection used includes company financial report data. The data analysis technique uses the first Altman Z-Score Model (AZM). The research results show that an average Z-Score value of 2.03, means that the company is in a bankruptcy-prone condition or gray area.
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KAB. BANDUNG Ardian Nindy Sherina Putri; Boyke Nugrahanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/s6gprx93

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kabupaten Bandung memiliki potensi penerimaan PBB-P2 yang tinggi seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan. Namun, data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menunjukkan bahwa penerimaan PBB-P2 masih fluktuatif dan belum mencapai target, serta tingkat kepatuhan wajib pajak cenderung menurun meskipun telah diberikan insentif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran wajib pajak dan pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar PBB-P2 di Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (t = 2,309; sig = 0,023), begitu pula dengan pengetahuan perpajakan yang berpengaruh signifikan (t = 5,480; sig = 0,000). Uji simultan juga membuktikan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kontribusi sebesar 40,9%. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran dan pengetahuan perpajakan sebagai strategi dalam optimalisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Bandung.
PENGARUH JUMLAH HOTEL DAN PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2020-2024 Sheila Octavia; Boyke Nugrahanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5y5b2212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah hotel dan penerimaan pajak hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung selama periode 2020-2024. Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya potensi besar sektor perhotelan sebagai bagian dari pariwisata daerah, namun realisasi pajak hotel belum sepenuhnya optimal dan tidak selalu mencapai target. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait, kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda, uji t, uji f, serta uji koefisien determinasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, jumlah hotel dan penerimaan pajak hotel berpengaruh signifikan terhadap PAD Kabupaten Bandung. Jumlah hotel berkontribusi positif terhadap PAD karena peningkatan jumlah hotel mencerminkan pertumbuhan sektor akomodasi dan aktivitas ekonomi lokal. Sementara itu, penerimaan pajak hotel juga memberikan pengaruh signifikan terhadap PAD sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi pengelolaan sektor perhotelan dan peningkatan kepatuhan pajak menjadi strategi penting dalam meningkat kemandirian fiskal daerah. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berfokus pada penguatan sumber pendapatan daerah dari sektor pariwisata dan perhotelan.
PENGARUH KENAIKAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) 11% TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK DAN PENDAPATAN PELAKU USAHA MIKRO DI DESA CIBODAS KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Wiwin Winarti; Boyke Nugrahanto
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1327

Abstract

Peran strategis UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal yang rentan terhadap perubahan kebijakan fiskal, khususnya kenaikan PPN 11% yang berpotensi meningkatkan biaya produksi dan menekan daya beli masyarakat sehingga memengaruhi pendapatan usaha mikro di Desa Cibodas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11% terhadap penetapan harga jual produk dan pendapatan pelaku usaha mikro di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, teknik survei melalui kuesioner skala Likert, serta analisis regresi linier untuk menguji pengaruh variabel secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan PPN 11% berpengaruh signifikan terhadap penetapan harga jual, di mana pelaku usaha cenderung menaikkan harga sebagai respons terhadap meningkatnya biaya bahan baku. Selain itu, kenaikan PPN 11% juga berpengaruh signifikan terhadap penurunan pendapatan bersih akibat menurunnya volume penjualan dan margin keuntungan. Kesimpulan menyatakan kebijakan kenaikan PPN 11% memiliki implikasi langsung terhadap keberlangsungan usaha mikro, sehingga diperlukan strategi adaptasi harga dan dukungan kebijakan yang berpihak pada UMKM agar tetap kompetitif dan berkelanjutan di tengah perubahan fiskal.
PENGARUH KEMUDAHAN APLIKASI DAN KUALITAS PENGIRIMAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION PADA TOKO MYSTYLE.ID DI DESA TANJUNGSARI Riri Sylvi Rahmayanti; Boyke Nugrahanto
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemudahan penggunaan aplikasi Shopee dan kualitas pengiriman terhadap keputusan pembelian produk fashion pada Toko MyStyle.ID di Desa Tanjungsari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan aplikasi dan kualitas pengiriman secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Namun, secara parsial keduanya tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor digital berupa kemudahan aplikasi lebih dominan dibandingkan kualitas pengiriman dalam memengaruhi perilaku pembelian konsumen di era digital.