Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMANFAATAN APLIKASI EVERYCIRCUIT DAN LOGIC CIRCUIT SIMULATOR SEBAGAI LABORATORIUM VIRTUAL PADA PRAKTIKUM FISIKA POKOK BAHASAN KELISTRIKAN Tatang Sutarman; Rahman Rahman; Khaeriah Dahlan; Wahyu Kumala Sari
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v7i2.2685

Abstract

This Floods occur frequently in Indonesai also in Jayapura, one of the negative impacts being felt on the world of education, namely the damage to educational facilities and infrastructure, including damage to the tools used to carry out physics practicums at SMA Negeri 4 Jayapura. Efforts to continue to carry out practicum activities are by utilizing applications found on smartphones as practicum media including the EveryCircuit application and Logic Circuit Simulator in electrical experiments. In carrying out the activity, no significant obstacles were found because the students were accustomed to using smartphones and easily understood the use of the given application because a practicum guidebook was available. The EveryCircuit application and Logic Circuit Simulator can be used as a tool to be used as a virtual laboratory in carrying out physics practicums in schools, especially in the learning process during the post-disaster period and for schools that do not yet have a laboratory or special equipment in the electronics field. Keywords: the everycircuit application; logic circuit simulator; educational facilities and infrastructure; education 
Pengukuran Nilai Kosntanta Dielektrik Dan Kandungan Padatan Terlarut Air Danau Sentani Benny A. Bungasalu; Eva Papilaya; Martina Bunga; Khaeriah Dahlan; Hardi Hamzah
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.28

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kosntanta dilektik dan pengukuran total padatan atau partikel terlarut dalam air danau Sentani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar nilai dari konstanta dielektrik dan nilai padatan yang terlarut pada air danau sentani. Penelitian ini mengambil sample di sekitran kampung yoboi kabupaten Jayapura. Dimana dari penelitian ini didapatkan rata rata nilai padatan 112.8 ppm. Untuk penentuan konstanta dielektrik tiap konsentrasi larutan dilakukan pengukuran kapasitansi dengan variasi jarak antar plat. Sebelum pengukuran konstanta dielektrik larutan, dilakukan kalibrasi dahulu terhadap alat dengan mengukur konstanta dilektrik udara dan didapatkan nilai sebesar 1,05. Nilai ini berbeda dengan konstanta dielektrik udara referensi sebesar 1,00054 sehingga didapatkan eror sebesar 4,9 %. Nilai eror ini masih dalam tahap wajar sehingga alat dapat digunakan untuk mengukur konstanta dielektrik larutan. Pengukuran kapasitansi dilakukan dengan range frekuensi 100 – 2000 Hz dengan interval 50 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dielektrik dapat digunakan untuk mengukur nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik pada cabe air danau sentani. Nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik semakin menurun dengan bertambahnya frekuensi.
Developing Technological Literacy in Papua's Local Policy-Based Learning in Environmental Monitoring: Pengembangan Literasi Teknologi pada Pembelajaran Berbasis Kebijakan Lokal Papua dalam Pemantauan Lingkungan Khaeriah Dahlan; Rahman; Hardi Hamzah; Nalince Naomi Paraibabo; Ahmad Rezaldi Maulana
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 9 No. 4 (2025): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to enhance technological literacy and strengthen STEM (science, technology, engineering, and mathematics) education at SMA Pembangunan V Yapis Waena, Papua, through the introduction of sensor technology based on the Arduino Uno microcontroller integrated with local wisdom. The program addresses key challenges, including limited access to technology, insufficient integration of local contexts into learning, and the lack of students’ hands-on experience in environmental monitoring. The activities were conducted through teacher training, project-based learning, and community collaboration over one semester. The implementation results showed a significant increase in students’ technological literacy and STEM competence, with an average improvement of 30% in conceptual understanding, 60% in programming skills, and 35% in scientific collaboration. Teachers demonstrated greater confidence in utilizing Arduino devices and developing digital learning materials. The program’s outputs include a contextual learning module based on Arduino, simple environmental monitoring prototypes, and a student project exhibition involving the local community. The program has generated measurable impacts, such as improved environmental awareness, stronger collaboration between schools and communities, and the establishment of a locally integrated STEM learning model that can be replicated in other schools across Papua.
Environmental Care Action: Coastal Clean-Up And Ecosystem Rehabilitation Through Bakau (Mangrove) Seedling Planting At Cibery Beach, Jayapura City: Aksi Lingkungan: Pembersihan Sampah Dan Rehabilitasi Ekosistem Pantai Melalui Penanaman Bibit Bakau Di Pantai Cibery Kota Jayapura Rahman Rahman; Noper Tulak; Octolia Togibasa; Yane O. Ansanay; Sony Wardoyo; Ego Srivajawaty Sinaga; Sudarmono Sudarmono; Benny A. Bungasalu; Kezia N. Anou; Martina Bunga’; Tatang Sutarman; Khaeriah Dahlan
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 10 No. 2 (2026): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v10i2.516

Abstract

The degradation of coastal ecosystems due to waste accumulation and the decline of mangrove vegetation has become an increasingly significant environmental challenge in the coastal areas of Jayapura City. This community service program aimed to improve the environmental quality of Cibery Beach through an integrated action consisting of coastal clean-up activities, underwater waste collection through diving, and ecosystem rehabilitation by planting mangrove (bakau) seedlings, conducted in commemoration of the 28th Anniversary of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Cenderawasih. The implementation employed a participatory approach based on Participatory Action Research (PAR) and service learning, involving lecturers, students, local communities, and environmental volunteers. The activity stages included site assessment, environmental education on coastal conservation, coastal and underwater waste removal, mangrove seedling planting, and initial post-planting monitoring. The results demonstrated a reduction in waste accumulation along the coastline and underwater areas, as well as the stable establishment of mangrove seedlings as an initial step toward ecosystem rehabilitation. Ecologically, the program has the potential to support shoreline stabilization and improve coastal habitat quality, while socially enhancing environmental awareness and community participation in conservation efforts. This integrated action model is recommended as a sustainable approach to collaborative coastal ecosystem management between universities and local communities.
AQUA-TECH: Pemberdayaan Siswa SMA Negeri 2 Skanto Jayapura Melalui Integrasi Karbon Aktif dan Arduino Untuk Pemantauan Kualitas Air Berkelanjutan Octolia Togibasa; Muhammad Asghar Nazal; Khaeriah Dahlan; Hardi Hamzah
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5458

Abstract

Jayapura menghadapi permasalahan serius terkait kualitas air yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan lingkungan. Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan keterlibatan generasi muda dalam pemantauan kualitas air, program pengabdian "AQUA-TECH" dirancang untuk memberdayakan siswa SMA Negeri 2 Skanto Jayapura melalui integrasi teknologi karbon aktif dan Arduino. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sekaligus memperkenalkan mereka pada teknologi pemantauan kualitas air berbasis sensor dan Internet of Things (IoT). Metode pengabdian meliputi persiapan dan perencanaan, pengembangan sistem pemantauan kualitas air menggunakan sensor dan Arduino, serta pelatihan intensif bagi siswa dan guru mengenai teknologi pemantauan air dan konservasi lingkungan. Program ini juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pemantauan kualitas air secara berkelanjutan. Hasil menunjukkan bahwa sistem pemantauan berhasil dirakit dan diuji dengan akurasi valid, sementara workshop dan praktik lapangan meningkatkan pemahaman siswa terhadap STEM hingga 92%, kemampuan praktik Arduino mencapai 91%, dan keterampilan pemantauan lapangan sebesar 90%. Selain itu, keterlibatan masyarakat melalui laporan kualitas air memperkuat transparansi dan kesadaran lingkungan.