Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN KURIKULUM DAN RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN HOLISTIC INTEGRATIVE BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DI SD AR RAFI’ KOTA BANDUNG Fanny Sumirat
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2015): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v3i1.1261

Abstract

Pendidikan harus dapat membangun manusia seutuhnya, yaitu individu yangmemiliki nilai-nilai personal, sosial dan spiritual serta dapat menggunakan ilmunya dalam iman sehingga bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, bangsa dan lingkungannya (rahmatan lil’alamin). Untuk mewujudkan hal itu maka kemampuan guru akan diuji. Tujuan dilaksanakan penelitian adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang berhubungan dengan kompetensi pedagogik guru dalam mengembangkan kurikulum dan rancangan program pembelajaran holistic integrativeberbasis nilai-nilai Islam yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan dan menjelaskan proses persiapan guru dalam mengkonstruksi konsep ideal pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan dari 37 orang guru sebagai sampel penelitian bahwa 15 orang guru dapat membuat rancangan program pembelajaran holistic integrative berbasis nilai-nilai Islam dengan kategori baik, 15 orang guru dengan kategori cukup baik dan 7 orang guru belum mampu dan masih memerlukan bimbingan
Perubahan Konseptual : Strategi Dalam Membangun Konsep IPA di Sekolah Dasar Fanny Sumirat
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No I (2017): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v5iI.1276

Abstract

Kemampuan belajar manusia tidak terlepas dari kemampuan manusia dalam mengindra suatu objek melalui pengamatan.Belajar adalah proses pengkontruksian pengetahuan yang baru berdasarkan pengetahuan yang telah dimilikinya.Pandangan kontruktivisme mengenai pengetahuan adalah pengetahuan adalah kontruksi manusia, pengetahuan dipengaruhi oleh kontruksi sosial, dan pengetahuan bersifat tentatif.Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar dipengaruhi oleh persepsi dan pengetahuan guru yang mengajarkannya. Kenyataannya guru dan siswa berusaha memaknai dan mempunyai penafsiran yang sama-sama salahnya bila melihat suatu fenomena, sehingga menyebabkan pemahaman konsep yang salah/miskonsepsi. Kontruktivisme dan perubahan konseptual sangat erat hubungannya dalam mengembangkan pengetahuan siswa untuk memahami konsep IPA.Untuk membangun suatu konsep IPA yang benar diperlukan strategi dan pengkondisian yang tepat.Perubahan konseptual diyakini dapat memfasilitasi terbentuknya suatu konsep IPA
Application of the Problem Based Learning (PBL) Model to Improve Student Learning Outcomes in Class V at UPTD SD Negeri Tapos 5, Depok City Apit Dulyapit; Yayat Supriatna; Fanny Sumirat
Journal of Insan Mulia Education Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Insan Mulia Education
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.162 KB) | DOI: 10.59923/joinme.v1i1.10

Abstract

This study aims to determine student learning outcomes by using the Problem-Based Learning (PBL) Learning Model implemented with teachers at UPTD SD Negeri Tapos 5 Depok City. This research uses Classroom Action Research (PTK) developed by Kemmis and Mc Taggart which is carried out in stages through two cycles. Each cycle was carried out in stages from action planning, action implementation, observation/evaluation, and ended with reflection. The research subjects totaled 31 students who had different characteristics with the number of males 15 students and females 16 students. The stages are carried out according to the Problem-Based Learning (PBL) Learning Model procedure. The results showed that there was an increase in student learning outcomes as evidenced by the average in cycle I was 79.68 with a percentage of 75.94% increase in cycle II to 85.48 with a percentage of 83.80% with an increase of 7.86% in the "Very Good" category. Based on the findings during the research, it can be concluded that using the Problem-Based Learning (PBL) Learning Model can improve the learning outcomes of grade V students at UPTD SD Negeri Tapos 5 Depok City in science subjects on the material of vertebrate and invertebrate animal locomotion. These results are expected to have a positive impact on students and become an insight for teachers in carrying out learning activities at school.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V di UPTD SD Negeri Tapos 5 Kota Depok Apit Dulyapit; Yayat Supriatna; Fanny Sumirat; Aningsih
Bima Journal of Elementary Education Vol. 1 No. 1 (2023): Bima Journal of Elementary Education
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/bijee.v1i1.877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diterapkan dengan guru di UPTD SD Negeri Tapos 5 Kota Depok. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan secara bertahap melalui dua siklus. Setiap siklus dilakukan secara bertahap mulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan diakhiri dengan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 31 siswa yang memiliki karakteristik berbeda dengan jumlah siswa laki-laki 15 siswa dan perempuan 16 siswa. Tahapan dilakukan sesuai prosedur Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan rata-rata pada siklus I sebesar 79,68 dengan persentase peningkatan siklus II sebesar 75,94% menjadi 85,48 dengan persentase sebesar 83,80% dengan peningkatan sebesar 7,86% pada kategori "Sangat Baik". Berdasarkan temuan pada saat penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di UPTD SD Negeri Tapos 5 Kota Depok pada mata pelajaran IPA pada materi gerak hewan vertebrata dan invertebrata. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan menjadi wawasan bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah.