Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TANPA PRIMADONA, KEPULAUAN PHI PHI TETAP MEMESONA DI THAILAND Meisa Sofia
Warta Pariwisata Vol 18 No 1 (2020): Pariwisata Pulau-Pulau Kecil
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.259 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2020.18.1.13

Abstract

Kepulauan Phi Phi merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Negara Seribu Pagoda. Letaknya berada di Laut Andaman, Provinsi Krabi. Daya tarik utama terletak pada keindahan bibir pantai dan keindahan biota laut.
PEMBERDAYAAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI KUALA LUMPUR MALAYSIA: PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN ADMINISTRASI, HUKUM, DAN MANAJEMEN Nining Latianingsih; Nidia Sofa; Iis Mariam; Meisa Sofia
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya di Kuala Lumpur, sering kali menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidak pahaman tentang hak-hak mereka, masalah administratif, serta manajemen keuangan. Artikel ini membahas program pemberdayaan yang dilakukan melalui pendampingan dan pelatihan di bidang administrasi, hukum, dan manajemen untuk meningkatkan kapasitas pekerja migran. Dengan menggunakan metode partisipatif, program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar pekerja migran dapat menghadapi tantangan di negara tempat mereka bekerja. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri para peserta dalam menjalankan hak dan kewajiban mereka sebagai pekerja migran. Melalui pelatihan ini PMI diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mereka dan lebih siap menghadapai tantangan di tempat kerja di Malaysia.
Exploring the Dynamics of Price Competitiveness and Tourism Openness in Enhancing Bandung City’s Local Revenue Asterina Anggraini; Annisa Wardhani; Meisa Sofia; Nuraeni Hadiati Farhani; Diara Nazifa Rizqi Kamalia
Bisnis Event Vol. 7 No. 26 (2026): Jurnal Bisnis Event
Publisher : Program Studi MICE, Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/bev.v7i26.6856

Abstract

This study analyses the dynamics of the Price Competitiveness Indicator (PCI) and Openness Indicator (OI) in driving Bandung City's Local Own-Source Revenue (PAD) during the 2019-2023 period. A quantitative descriptive method with trend analysis was used to map the changing patterns of these three variables. The results show that PCI has a strong positive correlation with PAD, where a sharp decline in 2020 due to the COVID-19 pandemic was followed by a significant recovery through 2023. In contrast, the contribution of OI to PAD was relatively small and weak, although it showed an increasing trend post-pandemic. The study's conclusion indicates that price competitiveness is the main short-term driver of PAD, while openness is more strategic for long-term growth. The policy implication is the need for a balance between price stabilization strategies and enhancing destination openness.
INOVASI DALAM USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HAL TERSEBUT (UMKM Industri Kreatif Kota Depok) Wahyudi Utomo; Ni Made Widhi Sugianingsih; Fachri Aditya; Meisa Sofia; M Ikhsan; Yoshua Ardy Putra
Jurnal Administrasi Profesional Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Profesional
Publisher : Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jap.v6i1.7564

Abstract

This research aims to determine the level of readiness of MSMEs with the forms and innovation strategies implemented. Innovation itself is a combination of new ideas, changes, and innovation indices – a combination of innovation behavior – hereafter called innovation. The limitation of previous empirical research is that it has not integrated leadership factors, organizational structure, and service orientation as determinants that influence innovation. Referring to these problems, the aim of this research is to describe innovation in MSMEs, to describe leadership factors, organizational structure and service orientation towards innovation in MSMEs, as well as analyze the relationship model between leadership, structure and service orientation. Based on this, this research seeks to describe innovation in Depok City Creative Industry MSMEs through leadership factors, organizational structure and service orientation as well as analyzing the relationship model between leadership, structure and service orientation. Referring to a theoretical perspective, the nature of this research is explanatory research, which relies on a hypothetico-deductive method with a quantitative approach. The try out method was used in this research with data obtained through one data collection (questionnaire withdrawal). Data analysis is quantitative statistics. Research findings show that there is a significant influence on leadership variables on innovation, but not on organizational structure and service orientation variables. Both variables were not found to have a significant influence on innovation. The centralization of authority in terms of work and decision making strengthens the view that the organization is considered a mechanistic type of organization. Referring to these findings, factors that are thought not to have a positive influence on innovation need to be reviewed and their role increased in the future so that organizations are encouraged to become organic organizations through the distribution of power and authority evenly distributed among members.
Integrasi Budaya Lokal terhadap Penyelenggaraaan Event MICE di Kota Jakarta Meisa Sofia
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i2.12034

Abstract

Industri MICE memiliki peran strategis dalam mendorong daya saing destinasi, termasuk Kota Jakarta yang tidak hanya dikenal sebagai pusat bisnis, tetapi juga memiliki budaya Betawi sebagai identitas lokal. Namun, kajian tentang integrasi budaya lokal dalam penyelenggaraan event MICE di Jakarta masih terbatas, terutama dalam melihat apakah budaya Betawi telah menjadi bagian substantif dari konsep event atau hanya digunakan sebagai pelengkap simbolik. Permasalahan utama penelitian ini adalah belum optimalnya pemanfaatan budaya Betawi dalam perencanaan dan pengelolaan event MICE, sehingga kontribusinya terhadap pengalaman partisipan dan citra destinasi belum sepenuhnya terlihat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk integrasi budaya Betawi, perannya dalam membangun pengalaman partisipan, serta kontribusinya terhadap penguatan citra Jakarta sebagai destinasi MICE. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif karena berupaya memahami praktik, makna, dan konteks integrasi budaya secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Betawi diintegrasikan melalui pertunjukan seni, tata acara, hospitality, kuliner lokal, dekorasi tematik, cenderamata, sapaan lokal, dan pengalaman budaya partisipatif. Integrasi tersebut mampu memperkuat nilai pengalaman dan citra Jakarta, tetapi masih cenderung simbolik. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan informan dan objek event yang terbatas, sehingga penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak penyelenggara, peserta, pemerintah, serta komunitas budaya untuk memperoleh analisis yang lebih komprehensif.