Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEGAGALAN DALAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUN PURBA Romy Wahyuny; Rika Herawati; Andria; Ernita
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4400

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi sejak bayi lahir sampai dengan usia 6 bulan tanpa ada tambahan makanan atau minuman lain kecuali vitamin, suplemen mineral dan obat-obatan (Mufdlilah, Zulfa dan Johan, 2019). Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Dalam Pemberian Asi Ekslusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangun Purba Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik menggunakan rancangan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden dengan tekhnik total sampling. Variabel independen adalah pekerjaan, pengetahuan dan dukungan keluarga dan variabel dependen adalah ASI Ekslusif. Data dikumpulkan menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner dan di analisa menggunakan uju Chi-Square. Hasil analisa pekerjaan diperoleh nilai p- Value 0,495, hasil analisa pengetahuan diperoleh nilai p-Value 0,000 dan Hasil analisa dukungan keluarga diperoleh nilai p-Value 0''001. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pekerjaan dengan kegalalan dalam pemberian ASI Ekslusif dan ada hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kegagalan dalam pemberian ASI Ekslusif. Saran dalam penelitian ini diharapkan selama kehamilan, ibu perlu aktif melakukan konsultasi bidan yang melakukan pemeriksaan kehamilannya guna memperoleh informasi terkait menyusui dan mendapat motivasi dari tenaga kesehatan untuk terus melakukan pemberian ASI eksklusif kepada bayinya dan penting bagi keluarga terutama suami untuk terus mendampingi ibu saat melakukan konsultasi kehamilan dengan bidan. Sehingga suami dapat memberikan dukungan kepada ibu untuk memberikan ASI eksklusif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU TENTANG KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI PADA SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 7 TAMBUSAI Romy Wahyuny; Rika Herawati; Andria; Wiji Rahayu
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4404

Abstract

Menstruasi adalah proses alamiah yang dialami oleh setiap wanita normal. Haid pertama (menarche) biasanya terjadi pada usia 10-13 tahun. Namun, karena pengaruh berbagai faktor seperti gizi dan lingkungan sosial, usia pertama datangnya haid bisa terjadi lebih cepat misalnya 9 tahun. Dari pengamatan peneliti di lapangan yang melihat pengetahuan, sikap dan perilaku siswi kelas 7-9 SMP Negeri 7 Tambusai yang masih rendah. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan pengetahuan terhadap sikap dan perilaku (X) tentang kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi (Y). Penelitian menggunakan metode analitik yaitu menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampel jenuh, jumlah sampel terdiri dari 45 orang berjenis kelamin perempuan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 siswi terdapat 42 siswi atau 89,33% memiliki pengetahuan yang baik, 3 siswi atau 10,67% memiliki pengetahuan kurang baik, 32 siswi atau 71,11% memiliki sikap yang positif, 13 siswi atau 28,89% memiliki sikap negatif dan 31 siswi atau 68,89% memiliki perilaku yang baik, 14 siswi atau 31,11% memiliki sikap yang kurang baik dalam menjaga kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi siswi SMP Negeri 7 Tambusai. Kepada pihak Institusi Pendidikan SMP Negeri 7 Tambusai  diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku tentang kebersihan organ reproduksi dengan mengadakan penyuluhan atau arahan tentang kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DI PMB KASMAWATI DESA BANGUN PURBA julita; Riska; Andria; Karmila
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4879

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang menyebabkan berbagai perubahan pada tubuh ibu, salah satunya perubahan pada payudara sebagai persiapan menyusui. Perubahan tersebut memerlukan perawatan yang tepat agar tidak menimbulkan masalah saat proses menyusui, seperti puting susu datar atau terbenam, bendungan ASI, maupun kesulitan menyusui setelah persalinan. Pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan payudara sangat penting karena akan memengaruhi kesiapan ibu dalam  memberikan  ASI  kepada  bayinya.  Namun,  masih  terdapat  ibu  hamil  yang memiliki pengetahuan kurang mengenai pentingnya perawatan payudara selama kehamilan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara di PMB Kasmawati, S.Keb Desa Bangun Purba. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 ibu hamil, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara pada kategori baik sebanyak 13 responden (43,3%), kategori cukup sebanyak 6 responden (20,0%), dan kategori kurang sebanyak 11 responden (36,7%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  masih  terdapat  ibu  hamil  yang  memiliki  pengetahuan  kurang  mengenai perawatan payudara selama kehamilan. Kesimpulan Pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara di PMB Kasmawati, S.Keb Desa Bangun Purba masih didominasi oleh   kategori   baik,   namun   masih   terdapat   sebagian   ibu   hamil   yang   memiliki pengetahuan kurang. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan mengenai perawatan payudara selama kehamilan agar pengetahuan ibu semakin baik dan  kesiapan  menyusui  setelah  persalinan  dapat  ditingkatkan. Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat meningkatkan penyuluhan dan konseling mengenai perawatan payudara kepada ibu hamil selama pemeriksaan antenatal care sehingga ibu memiliki pengetahuan yang lebih baik dan mampu melakukan perawatan payudara secara mandiri.