Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adsorption of Cu(Ii) Ions in Aqueous Solution Onto Limonia Acidissima Shellbased Activated Carbon: Kinetic and Isotherm Studies Muslim, Abrar; Said, Syahiddin Dahlan; Hariati, Gita Suci; Karina, Siti Fajar; Djuned, Fauzi Muhammad; Mulyawan, Rizka
Makara Journal of Technology Vol. 21, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adsorption of Cu(II) ions from aqueous solution using activated carbon prepared from Limonia acidissima fruit shell (LAFS-AC) was conducted in batch mode experiments at pH 5 (±0.15), 100 rpm and 1 atm. The effects of contact time, initial Cu(II) ions concentration, KOH concentration, and adsorption temperature on Cu(II) ions adsorption capacity were investigated. Fourier Transform Infrared Spectroscopy and Scanning Electron Microscopy analyses were performed to investigate the active site and surface morphology of the LAFS-AC, respectively. The Cu(II) ions adsorption was fitted very well (R2 = 0.94 on average) to the pseudo second-order adsorption kinetic with the adsorption capacity and rate being 25.58 mg/g and 0.07 g/mg.min, respectively at 27 oC by the LAFS AC activated using 0.5 M KOH. It was 26.88 mg/g and 0.15 g/mg.min, respectively at 60 oC. The Cu(II) ions adsorption followed the Langmuir adsorption isotherm model (LAIM) (R2 = 0.98 on average). The LAIM adsorption capacity and constant were 26.67 mg/g and 0.03 L/g, respectively at 27 oC. It increased dramatically to 0.09 L/g at 60 oC. The optimal adsorption condition obtained was the 0.5 M KOH activated LAFS-AC, initial Cu(II) concentration of 509.81 mg/L and 120-min contact time at 60 oC with the Cu(II) ions adsorption capacity of 26.95 mg/g.
Characterization of Polyether Sulfone (PES) Membranes Filled with Activated Carbon from Jatropha Seed Shell as Aditif for Elimination Peroxide Number and Free Fatty Acid in Used Cooking Oil Aprilia, Sri; Rosnelly, Cut Meurah; Ramadhani, Sri; Novarina, Lia; Fathanah, Umi; Djuned, Fauzi Muhammad; Amin, Amri
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2018)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v13i1.10471

Abstract

Minyak goreng adalah bahan konsumsi yang penting dalam rumah tangga dan industri makanan. Sayangnya, sering digunakan berulang kali karena mahal. Tindakan ini mungkin tidak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi juga mempengaruhi nilai gizi dan mengurangi kualitas makanan. Kualitas reduksi ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah peroksida dan jumlah asam lemak. Penelitian ini menggunakan membran PES yang dimodifikasi dengan penambahan karbon aktif dari kulit biji jarak sebagai aditif untuk mengurangi fouling dalam minyak goreng olahan. Membran diproduksi dengan metode presipitasi perendaman. Sementara, karbon diaktivasi dengan larutan KOH 0,1% dan dipanaskan dalam furnace pada temperatur 600oC.Membran dan karbon aktif dianalisis menggunakan metode FTIR. Analisis SEM menghasilkan membran asimetris dengan lapisan atas berpori dan lapisan bawah padat. Tiga campuran dalam penelitian ini dibuat dengan melarutkan PES yang dimodifikasi dengan karbon aktif pada 0%,3%, dan 5% (b/b) dalam N-methylpirrolidone. Pada penambahan karbon aktif 5% (b/b) dalam campuran membran menghasilkan koefisien permeabilitas tertinggi (L/P) sebesar 9,682 L m2bar-1h-1, pengurangan bilangan peroksida adalah 45% dan pengurangan asam lemak bebas adalah 72% dapat tercapai.