Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Scientific Literacy Assistance for Children in Lombu Village, Southwest Sumba Regency Yulita Adelfin Lede; Yohanis U. Kaleka; Yohanes Engge
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 1 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i1.726

Abstract

Science literacy is included in one of the science skills that children should possess and is part of the national literacy movement to increase low literacy among children. Especially on the island of Sumba, it is known that the scientific literacy of children has not increased significantly. Scientific literacy assistance activities have been carried out in Lombu Village, Wewewa Tengah District, Southwest Sumba Regency. The participants of the activity were the children of the Lombu Village, totaling 44 people. The purpose of this assistance is to increase children's understanding of literacy in the Lombu village. The implementation method of this activity consists of several stages including: (1) analysis of needs and potential in the village, (2) interviews with village officials, (3) mapping of literacy program activities , (4) implementation of scientific literacy activities, (5) evaluation of the program and follow-up plan in the Lombu village. The results of the study of this activity show that there is a greater understanding of science through practice with children in Lombu village, especially capillarity science, floating eggs and magic powder.
STUDY OF PHOTOCATALYTIC HYDROGEN PRODUCTION OVER Ni-DOPED ZnO AND TiO₂ PHOTOCATALYSTS VIA CHEMICAL STABILIZATION Frendi Maulana; Yohanes Engge
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.2314

Abstract

This study synthesized Ni-doped ZnO (Ni0.05Zn0.95O) and TiO2 (Ni0.05Ti0.95O2) via immersion-assisted coprecipitation for hydrogen production. UV-Vis confirmed bandgap reduction to 2.87 eV (ZnO) and 2.82 eV (TiO2), enabling visible light activity. XRD and SEM verified Ni incorporation and a significant reduction in crystal size (to 21 nm). To mitigate rapid particle sedimentation (25 min), sodium silicate was applied as a dispersant, successfully extending suspension stability to 4 hours. Notably, this chemical stabilization maintained a lower reactor temperature (49°C) compared to mechanical stirring (52°C), preventing efficiency loss due to thermal effects. Ni0.05Zn0.95O exhibited the highest photocatalytic activity, attributed to its superior Ni atomic composition. This research demonstrates that combining Ni-doping with chemical dispersion effectively optimizes both the electronic and physical properties of photocatalysts for enhanced hydrogen harvesting.
PELATIHAN MERANGKAI RANGKAIAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN TEKNIK DIGITAL SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KASIMO Yohanis Umbu Kaleka; Etheldreda Rosari Garung; Melkianus Suluh; Yohanes Engge; Desak Made Anggraeni; Oktavianus Deke; Rusniati Rambu Lika; Oni Ringgu Lero; Petrus Dangga; Murniati Ina; Alfred Bora
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i1.69

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kasimo adalah salah satu sekolah yang memiliki tujuan untuk membentuk keterampilan siswa dalam tuntutan dunia kerja di Sumba Barat Daya. Salah satu jurusan yang dimiliki oleh sekolah tersebut adalah jurusan computer dan jaringan yang membutuhakan keterampilan teknik digital. Hasil observasi diperoleh bahwa siswa/i masih memiliki kesulitan dalam memahami rangkaian logika digital baik yang sederhana maupun kombinasi serta sulit dalam menentukan output setiap rangkaian dalam bentuk table kebenaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknik digital siswa. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah (a) metode ceramah, diskusi, dan melakukan praktik langsung dalam perangkaian rangkaian digital dasar. Adapun hasil yang diperoleh adalah siswa memiliki pemahaman tentang komponen elektronika dalam gerbang logika dasar serta mampu merangkai dan membuktikan nilai tabel kebenaran gerbang logika dasar And, Or, dan Not.
Pemberdayaan kelompok tani Desa Karuni melalui inovasi teknologi tepat guna pengolahan mete untuk peningkatan nilai tambah dan kemandirian ekonomi Yulita Adelfin Lede; Yulius Keremata lede; Wilhelmus Yape Kii; Yohanes Engge
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38351

Abstract

Abstrak Desa Karuni, Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu wilayah yang mempunyai potensi besar dalam bidang pertanian khususnya budidaya mete. Kelompok tani Desa Karuni yang fokus pada budidaya mete memiliki lahan dengan luas sekitar 20 Ha. Mete yang dihasilkan di Desa Karuni adalah mete unggul yang berasal dari varietas atau pohon induk unggul. Tujuan program PkM ini adalah untuk: 1) meningkatkan produksi mete, untuk mengatasi penurunan hasil yang berdampak pada rendahnya nilai tambah petani; 2) Menghasilkan olahan mete yang siap dipasarkan, setelah pengolahan pasca panen seperti pengupasan, pengemasan mete siap makan, agar mete tidak dijual secara gelondongan dan dapat dipasarkan dengan harga yang tinggi; dan 3) Pendampingan pengolahan menggunakan alat kacip/pengupas mete sehingga menghasilkan mete yang berkualitas dan siap dipasarkan. Metode pelaksanaan program PkM di Desa Karuni adalah: 1) sosialisasi melibatkan mitra kelompok tani: 2) workshop pengolahan dan pemasaran olahan mete; 3) pelatihan pengolahan mete menggunakan alat kacip/pengupas mete manual; pemasaran mete; dan evaluasi pelaksanaan program. Hasil yang dicapai adalah: kelompok tani memperoleh informasi terkait 1) budidaya, pengolahan, dan pengemasan mete; 2) Pemasaran olahan mete secara online dan offline; dan 3) adalah olahan mete original dengan berbagai ukuran kemasan yakni 100gr; 250gr; 500gr dan 1 kg. Kata kunci: pengolahan mete; kemandirian ekonomi; packaging dan pemasaran mete; Desa Karuni. Abstract Karuni Village, Laura Subdistrict, Southwest Sumba Regency, East Nusa Tenggara, is one of the areas with great potential in agriculture, especially cashew cultivation. The Karuni Village farmer group, which focuses on cashew cultivation, has approximately 20 hectares of land. The cashews produced in Karuni Village are high-quality cashews that come from superior varieties or parent trees. The objectives of this Community Service Program (PkM) are: 1) to increase cashew production in order to overcome the decline in yields that has resulted in low added value for farmers; 2) Produce market-ready cashew products after post-harvest processing, such as shelling and packaging ready-to-eat cashews, so that cashews are not sold in bulk and can be marketed at high prices; and 3) Provide assistance in processing using cashew shelling machines to produce high-quality cashews that are ready for market. The stages of implementing the PkM program in Karuni Village are: 1) socialization involving farmer group partners; 2) workshops on cashew processing and marketing; 3) training on cashew processing using manual cashew peeling tools; cashew marketing; and program implementation evaluation. The results achieved are: farmer groups obtained information related to 1) cashew cultivation, processing, and packaging; 2) online and offline marketing of processed cashews; and 3) original processed cashews in various package sizes, namely 100 grams, 250 grams, 500 grams, and 1 kg. Keywords: cashew processing; economic independence; cashew packaging and marketing; Karuni Village.