Henny Sulistyawati
ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi dan Edukasi Manfaat Pijat Bayi dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar dan Motorik Halus pada Bayi Usia 3 – 24 Bulan Fera Yuli Setiyaningsih; Any Isro'aini; Henny Sulistyawati
Jurnal Abdi Medika Vol 2 No 01 (2022): Jurnal Abdi Medika Mei 2022
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1816.462 KB)

Abstract

Diperkirakan lebih dari 20 juta anak balita di Negara berkembang gagal mencapai potensi perkembangan optimalnya karena masalah kemiskinan, malnutrisi, atau lingkungan yang tidak mendukung, sehingga mempengaruhi perkembangan kognitif, motorik, emosi, dan sosial anak. Tujuan utama kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pijat bayi untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar dan motorik halus pada bayi usia 3-24 bulan. Metode yang digunakan adalah pendekatan survei yaitu pengumpulan data dengan metode secara observasional dengan cara observasi lapangan, wawancara mendalam dan pemberian penyuluhan. Jumlah responden 18 orang ibu balita. Analisis data menggunakan kualitatif dan statistik deskriptif. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar ibu mempunyai pengetahuan kurang yaitu (72,2%). Setelah dilakukan penyuluhan sebagian besar pengetahuan ibu baik yaitu (66,7%). Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah pemberian penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pijat bayi untuk meningkatkan perkembangan motoric kasar dan motorik halus.
Pelatihan 25 Kompetensi Kader Posyandu Integrasi Layanan Primer Sebagai Upaya Preventif Stunting Any Isro'aini; Lusianah Meinawati; Fera Yuli Setiyaningsih; Ratna Dewi Permatasari; Henny Sulistyawati; Yana Eka Mildiana
Jurnal Abdi Medika Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Abdi Medika Mei 2026
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v6i1.1627

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang memerlukan perhatian serius karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu lama, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak yang mengalami stunting tidak hanya memiliki tinggi badan di bawah standar usianya, tetapi juga berisiko mengalami gangguan perkembangan kognitif, penurunan kemampuan Pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai upaya percepatan penurunan stunting melalui pendekatan promotif dan preventif yang melibatkan lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat. Berdasarkan strategi nasional percepatan pencegahan stunting, penanganan stunting memerlukan keterlibatan lintas sektor serta penguatan peran masyarakat melalui pemberdayaan kader kesehatan2). Upaya tersebut dilakukan karena faktor penyebab stunting tidak hanya berkaitan dengan masalah gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh, sanitasi lingkungan, pendidikan, dan akses pelayanan kesehatan. Kabupaten Jombang sebagai salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur masih menghadapi tantangan dalam upaya penurunan angka stunting. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan primer yang mampu menjangkau masyarakat secara menyeluruh
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny “D” G2Pia0 Uk 38 Minggu Dengan Kehamilan Normal Masalah Sering Kencing Sadina Febriati; Henny Sulistyawati; Dhita Yuniar Kristianingrum
Jurnal Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Maret 2026
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.1621

Abstract

Sering buang air kecil merupakan salah satu ketidaknyamanan yang umum terjadi pada masa kehamilan, terutama ketika kepala janin mulai memasuki pintu atas panggul sehingga memberikan tekanan pada kandung kemih. Tujuan penyusunan Laporan Tugas Akhir (LTA) ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir (BBL), neonatus, hingga keluarga berencana (KB) pada ibu dengan keluhan sering buang air kecil. Metode asuhan yang digunakan dalam LTA ini adalah continuity of care, yang dilakukan melalui wawancara, observasi, serta penerapan penatalaksanaan asuhan kebidanan. Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. “D” G2P1A0 usia kehamilan 38 minggu dengan kondisi kehamilan normal di PMB Bdn Novita Sari Sri Indarwati, S.Keb, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Hasil asuhan kebidanan komprehensif menunjukkan bahwa selama trimester III kehamilan dengan keluhan sering buang air kecil, Ny. “D” menjalani kehamilan dalam kondisi normal. Proses persalinan berlangsung spontan tanpa komplikasi, masa nifas berjalan normal, bayi lahir cukup bulan dalam kondisi baik, masa neonatus berlangsung normal, serta ibu memilih menjadi akseptor KB suntik tiga bulan. Kesimpulan dari asuhan kebidanan komprehensif ini menunjukkan bahwa melalui pemberian asuhan secara mandiri, kolaboratif, dan deteksi dini, tidak ditemukan komplikasi selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, maupun penggunaan kontrasepsi. Oleh karena itu, bidan disarankan untuk melakukan skrining rutin pada setiap kunjungan antenatal serta memberikan asuhan kebidanan kolaboratif apabila ditemukan komplikasi.