Yana Eka Mildiana
ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Perkembangan Motorik pada Bayi dengan Baby Gym Nining Mustika Ningrum; Tri Purwanti; Yana Eka Mildiana
Jurnal Abdi Medika Vol 2 No 01 (2022): Jurnal Abdi Medika Mei 2022
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.243 KB)

Abstract

Perkembangan motorik pada bayi merupakan hal yang membutuhkan perhatian khusus dari orangtua karena bayi merupakan masa emas/golden period. Setiap orang tua menginginkan bayinya mengalami tumbuh kembang secara optimal. Namun sering kali bayi mengalami keterlambatan perkembangan motorik yang disebabkan karena kurangnya stimulasi yang diberikan oleh orangtua kepada bayinya. Target dan luaran program pengabdian masyarakat ini adalah mengoptimalkan tumbuh kembang bayi terutama pada perkembangan motorik kasar dan motorik halus. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendekatan survei dengan pengumpulan data bayi usia 3-12 bulan yang berjumlah 25 bayi melalui kader posyandu Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Data yang didapatkan dari hasil pengabdian masyarakat ini berupa data kuantitatif, data kualitatif dan statistik deskriptif. Hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan selama 3 bulan ini adalah sebelum dilakukan baby gym terdapat 9 bayi (36%) memiliki keterlambatan perkembangan motorik dan setelah dilakukan baby gym terdapat 4 bayi (16%) yang masih memiliki keterlambatan perkembangan motorik karena terdapat beberapa penyebab lain yang tidak bisa diatasi dengan hanya dilakukan stimulasi. Kesimpulan dari hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan adalah stimulasi dengan baby gym terbukti efektif dalam mengatasi keterlambatan perkembangan motorik pada bayi.
Hubungan Persepsi Supervisi Bidan Desa dengan Penerapan Informed Choice dan Informed Consent pada Pelayanan Kontrasepsi Yana Eka Mildiana; Ratna Dewi Permatasari
Jurnal Keperawatan Vol 21 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Maret 2023
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v21i1.1195

Abstract

Penerapan Informed choice dan informed consent merupakan upaya untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan KB. Penerapan informed choice dan informed consent di Kabupaten Jombang belum optimal dilihat dari menurunnya cakupan peserta KB aktif dua tahun terakhir dan peningkatan drop out penggunaan alat kontrasepsi. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan persepsi supervisi bidan desa dengan penerapan informed choice dan informed consent pada pelayanan kontrasepsi di Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Cara pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi adalah 21 bidan desa di Kecamatan Peterongan. Responden dipilih secara total sampling dari bidan desa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rerata umur responden 34 tahun, dengan rerata masa kerja 11 tahun, pendidikan responden sebagian besar Diploma III (60%). Supervisi masih kurang karena belum dilakukan secara rutin. Persepsi supervisi bidan desa berhubungan dengan penerapan informed choice dan informed consent dalam pelayanan Keluaraga Berencana (p=0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi supervisi berhubungan dengan penerapan informed choice dan informed consent dalam pelayanan kontrasepsi. Dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang sebaiknya membuat instrumen khusus untuk penerapan informed choice dan informed consent berupa panduan ataupun checklist pelaksanaan konseling dan formulir informed consent bagi bidan serta untuk kepentingan monitoring.
Pelatihan 25 Kompetensi Kader Posyandu Integrasi Layanan Primer Sebagai Upaya Preventif Stunting Any Isro'aini; Lusianah Meinawati; Fera Yuli Setiyaningsih; Ratna Dewi Permatasari; Henny Sulistyawati; Yana Eka Mildiana
Jurnal Abdi Medika Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Abdi Medika Mei 2026
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v6i1.1627

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang memerlukan perhatian serius karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu lama, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak yang mengalami stunting tidak hanya memiliki tinggi badan di bawah standar usianya, tetapi juga berisiko mengalami gangguan perkembangan kognitif, penurunan kemampuan Pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai upaya percepatan penurunan stunting melalui pendekatan promotif dan preventif yang melibatkan lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat. Berdasarkan strategi nasional percepatan pencegahan stunting, penanganan stunting memerlukan keterlibatan lintas sektor serta penguatan peran masyarakat melalui pemberdayaan kader kesehatan2). Upaya tersebut dilakukan karena faktor penyebab stunting tidak hanya berkaitan dengan masalah gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh, sanitasi lingkungan, pendidikan, dan akses pelayanan kesehatan. Kabupaten Jombang sebagai salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur masih menghadapi tantangan dalam upaya penurunan angka stunting. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan primer yang mampu menjangkau masyarakat secara menyeluruh
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny “K”G2p1a0 Uk 32 Minggu Dengan Kehamilan Normal Masalah Sering Buang Air Kecil Lufi Aprilia; Yana Eka Mildiana; Harnanik Nawangsari
Jurnal Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Maret 2026
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.1590

Abstract

Kehamilan adalah sebuah proses fisiologis yang sering disertai berbagai keluhan yang menyebabkan ketidaknyamanan ibu hamil misalnya sering buang air kecil. Hal ini merupakan sesuatu yang fisiologis karena membesarnya perut ibu, namun apabila ibu semakin terganggu akibat sering kencing tersebut terutama pada malam hari, maka ibu menjadi lelah sehingga dapat mempengaruhi kehamilannya. Penelitian ini bertujuan memberi asuhan secara komprehensif kepada ibu di masa hamil, nifas, bersalin, pada BBL, neonatus dan KB. Metode Asuhan kebidanan ini dengan continue of care melalui wawancara, observasi, serta penatalaksanaan asuhan. Subyek pada asuhan ini adalah Ny. “D” G2P1A0 UK 32 minggu dengan kehamilan normal di PMB Risa Ardian, Amd. Keb yang terletak di Desa Dukuh Klopo, Kecamatan Peterongan, Kab. Jombang. Hasil Asuhan Kebidanan Komprehensif terhadap Ny. “D” pada kehamilan triester III menunjukkan bahwa meskipun ibu mengalami keluhan sering buang air kecil, kehamilan berlangsung normal dan persalinan secara SC. Asuhan nifas dengan nifas normal tidak ada penyulit dan komplikasi, asuhan bayi dengan BBL normal dan neonatus normal tanpa penyulit dan komplikasi, serta ibu memilih menggunakan alat kontrasepsi kondom. Kesimpulan dari Asuhan Kebidanan Komprehensif terhadap Ny.D dilakukan secara mandiri dan kolaborasi serta penanganan dini terhadap penyulit, berjalan dengan normal tidak ada penyulit selama pemberian asuhan pada masa kehamilan, persalinan, nifas, pada BBL, neonatus hingga KB. Disarankan kepada bidan agar memberikan pelayanan kesehatan berkualitas dapat menjamin kesinambungan perawatan bagi ibu, anak, dan masyarakat dengan cara memberikan asuhan yang efektif untuk mengurangi keluhan selama kehamilan
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada NY. “E” G2P1A0 UK 34 Minggu Dengan Kehamilan Normal Di TPMB Yuni Widaryanti., S. Tr. Keb., Bd. Desa Sumbermulyo Kabupaten Jombang Nailyl Maghfiroh; Evi Rosita; Yana Eka Mildiana
Jurnal Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Maret 2026
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.1620

Abstract

Keluhan sering kencing pada kehamilan trimester III merupakan hal yang fisiologis, dikarenakan kepala janin sudan memasuki pintu atas panggul sehingga menekan kandung kemih, selain itu pada saat kehamilan terjadi hypervolemia fisiologis akibat dari ekskresi janin sehingga meningkatkan proses filtrasi pada ginjal dan menghasilkan lebih banyak urine. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “E” G2P1A0 usia kehamilan 34 minggu dengan kehamilan normal dan keluhan sering kencing di TPMB Yuni Widaryanti, Desa Sumbermulyo, Kabupaten Jombang. Metode Yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi asuhan kebidanan. Hasil Asuhan Kebidanan Komprehensif yang telah dilakukan peneliti pada Ny “E” adalah kehamilan trimester III dengan keluhan sering kencing, persalinan secara Sectio Caesarea karena Ketuban Pecah Dini (KPD), asuhan kebidanan nifas normal, asuhan kebidanan BBL normal, asuhan kebidanan neonatus normal, dan akseptor lama KB suntik 3 bulan. Kesimpulan Setelah melakukan asuhan secara komprehensif kepada Ny. “E” dari mulai kehamilan trimester III sampai dengan pemilihan KB suntik 3 bulan. keluhan dan penyulit dapat dikelola dengan baik melalui edukasi dan perubahan perilaku, sehingga tidak berkembang menjadi masalah patologis. Saran Pentingnya bidan dalam mempertahankan pelayanan preventif, komprehensif, dan edukatif yang diberikan guna meningkatkan kualitas hidup ibu hamil serta menurunkan risiko komplikasi selama kehamilan Kata Kunci: Kehamilan, Sering kencing, Asuhan Kebidanan Komprehensif