Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Luka Jahitan Perineum Pada Ibu Post Partum Di RSUD Balaraja Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Rista Ramadianti; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Luka perineum adalah robekan perenium bisa terjadi karena tindakan episiotomi bisa juga spontan. Mobilisasi dini merupakan faktor penting dalam upaya penyembuhan luka post partum pada luka jahitan perineum dan pencegah perdarahan. Mobilisasi dini merupakan salah satu cara untuk menurunkan intensitas nyeri ibu post partum pada luka jahitan perineum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada luka jahitan perineum di RSUD Balaraja. Metode penelitian: pre eksperimen design dengan pendekatan one group pre test dan post test. Sampel penelitian adalah 30 ibu post partum luka jahitan perineum di RSUD Balaraja dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian dalam mengukur intensitas nyeri, yaitu numerical rating scale, dan instrumen mobilisasi dini menggunakan lembar checklist. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian: menunjukkan rata-rata intensitas nyeri sebelum mobilisasi dini sebesar 3,70 dan setelah mobilisasi dini menjadi 2,60. Hasil statistik diperoleh nilai Z score= -4.963 dengan p-value = 0,000. Kesimpulan: ada pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri pada ibu post partum pada luka jahitan perineum.
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Manis Jaya Siti Haeriyah; Lastri Mei Winarni; Chelsy Bintang Agustin
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menurut United Nations Children’sFund (UNICEF) menyebutkan bahwa ibu yang mengalami masalah dalam persalinan sekitar 12.230.142 jiwa dari 30% diantaranya karena kecemasan sebab hamil pertama.Terdapat beberapa negara berkembang didunia yang beresiko tinggi terjadinya kecemasan sedang pada ibuhamil (15,6%) dan ibu pascapersalinan (19,8%) yaitu Ethiopia, Nigeria, Senegal, AfrikaSelatan, Uganda dan Zimbabwe.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Manis Jaya. Metode: Menggunakan desain atau rancangan quasy experiment. Populasi adalah ibu hamil trimester III sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel ini dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner. Teknik analisis diatas menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Mann Whitney. Hasil:Terdapat nilai rata-rata mean pada kelompok intervensi 1.25 dan pada kelompok Kontrol 1.67 dan Dintervensi 112 dan tidak intervensi 167. Hasil nilai P Pada kecemasan sebesar 0.004 pada ibu hamil trimester III Kesimpulan:Terdapat pengaruh terapi musik klasik terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Manis Jaya. Saran: Agar dapat merelaksasi bagi ibu-ibu hamil,menstimulasi dini pada janin, serta dapat menjalin keterikatan emosional antara ibu hamil dan janinnya sehingga dapat mengurangi nyeri dalam persalinan, serta mampu membantu ibu untuk rileks dan nyaman
Hubungan Regulasi Emosi Terhadap Tingkat Stress Pada Ibu Rumah Tangga Lastri Mei Winarni; Silvia Aprianti Dewi; Ayu Pratiwi
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Di Indonesia tercatat sekitar 10% dari total penduduk Indonesia mengalami stress. Prevalensi gangguan mental emosional atau stress di provinsi Banten mencapai 14%, hal ini menunjukan bahwa kejadian stress di Provinsi Banten tinggi karena prevalensinya sudah melebihi angka nasional yaitu 10%. Tujuan Untuk mengetahui hubungan regulasi emosi terhadap tingkat stress pada ibu rumah tangga di Desa Kebon Nangka Rt 02/Rw 01. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah populasi sebanyak 154 dan sampel sebanyak 111 responden. Instrumen yang digunakan adalah Emotion Regulation Questionnare (ERQ) dan Perceived Stress Scale (PSS) yang telah diterjemahkan dan diadaptasi dalam Bahasa Indonesia. Analisis data menggunakan analisis univariat dan uni Chi-Square. Hasil diperoleh bahwa regulasi emosi pada ibu rumah tangga sebagian besar baik (62,2%), tingkat stress pada ibu rumah tangga sebagian besar ringan (54,1%). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi regulasi emosi makan akan semakin rendah tingkat stress pada ibu rumah tangga dan sebaliknya. Menunjukan hasil analisis pengaruh regulasi emosi dengan tingkat stress didapatkan hasil p-value 0,008 (< 0,05) yang artinya terdapat pengaruh regulasi emosi dengan tingkat stress. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tenaga kesehatan dapat mengajarkan manajemen stress pada ibu rumah tangga agar regulasi emosi baik sehingga terciptanya tingkat stress yang rendah.
Hubungan Kekurangan Energi Kronik Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Septy Ariani; Martini Zalukhu; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 1 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan Energi Kronik merupakan masalah gizi yang dialami oleh ibu hamil. Anemia merupakam kondisi sel darah merah menurun atau menurunnyal kadar halemoglobin. WHO mencatat 41,8% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan resiko kelahiran premature, kematian ibu dan anak, penyakit infeksi, janin lambat dan tidak berkembang, berat badan lahir rendah serta cacat bawaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan Kekurangan Energi Kronik dengan Kejadian Anemia pada Ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelalsi dengaln ralncalngaln cross sectionall. Populasi diperoleh dari data rekam medik ibu hamil yang telah melakukan pemeriksaan Antenatal Care dan laboratorium pada bulan Januari-April tahun 2023. Populasi sebanyak 182 responden dan sampel 125 responden dengan teknik Insidental salmpling. Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan dari 86 (69%) ibu hamil yang mengalami anemia mayoritas mengalami KEK sebanyak 47 (38%), sedangkan dari 39 (31%) ibu hamil yang tidak anemia sebagian besar tidak mengalami KEK sebanyak 78 (62%). Hasil chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan kekurangan energi kronik dengan anemia pada ibu hamil dengan nilai p= 0,000. Artinya nilai p-value 0,000<0,005. Terdapat kesimpulan yaitu Ada hubungan kekurangan energi kronik dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Acih Suarsih; Putri Solida; Lastri Mei Winarni M.Keb
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Menurut World Health Organization (WHO) merekomendasikan dua hal penting yang harus dilakukan yaitu, pertama memberikan air susu ibu kepada bayi segera dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir, kedua memberikan hanya air susu ibu (ASI) saja atau pemberian ASI secara eksklusif sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan. ASI adalah cairan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi dan melindunginya dari serangan penyakit. Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas pemberian rebusan daun kelor terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Metode Penelitian : Desain penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan two group pre-test dan post-test group design. Total populasi 30 responden dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah pemberian buah pepaya pada ibu nifas. Dengan desain Uji Man Whitney. Hasil : Berdasarkan output spss "Test Statistics" diketahui Asymp. Sig (2-tailed) pada pretest dan post test pemberian buah pepaya 0.000. karena nilai 0.000 lebih kecil dari < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, artinya ada pengaruh pemberian buah pepaya terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengaruh pemberian buah pepaya terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Mauk.
Hubungan Dukungan Orang Tua Dan Sikap Remaja Putri Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi SDN Lastri Mei Winarni; Shinta Rizki Utami; Ayu Pratiwi; Nuryanti; Acih Suarsih
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Menurut World Health Organization (WHO), 20% perempuan sejak usia 10 tahun telah mengalami menarche. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan melaporkan 30% usia 13 tahun sudah mengalami menarche. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dan sikap remaja putri dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi di SDN Periuk Kota Tangerang. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan di SDN Periuk, waktu pengumpulan data Juni-Juli 2023. Populasi sebesar 138 responden, dan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang mengukur dukungan orang tua, sikap, dan kesiapan menghadapi menarche. Analisis menggunakan Chi-square digunakan. Hasil: Mayoritas remaja putri memiliki dukungan orang tua yang baik (50,7%), sikap positif terhadap menarche (50%), dan kesiapan yang baik (54,3%). Uji Chi-Square menemukan hubungan signifikan antara dukungan orang tua dan kesiapan menghadapi menarche (p-value 0,007 < 0,05). Hubungan signifikan juga terlihat antara sikap remaja putri dan kesiapan menghadapi menarche (p-value 0,0001 < 0,05). Kesimpulan: Dukungan orang tua dan sikap remaja putri berhubungan positif dengan kesiapan menghadapi menarche, menunjukkan peran penting keduanya dalam persiapan menghadapi tahapan ini. Disarankan sekolah dapat bekerja sama dengan orang tua untuk memberikan edukasi mengenai kesiapan menarceh pada siswi.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Breasfeeding Self Aficacy (BSE) dalam Pemberian ASI Ekslusif Rini Sartika; Siti Nuril Fadilah; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 1 No. 2 (2024): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Angka pemberian ASI ekslusif yang masih rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara lain berasal dari ibu, bayi, dan lingkungan. Salah satu faktor dari ibu yang mempengaruhi keberhasilan menyusui yang telah disebutkan di atas adalah keyakinan ibu (Breastfeeding Self Efficacy). Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi faktor tingkat pengetahuan, pengalaman menyusui, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap BSE dalam pemberian ASI eksklusif. Metode Penelitian : Bentuk penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional, dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasinya ialah semua ibu hamil trimester III multigravida di PMB Rahmawati dari bulan Agustus – September tahun 2022 sebanyak 80 orang. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 66 orang (82,5%) dengan tingkat BSE tinggi, 14 orang (17,5%) dengan tingkat BSE sedang, dan tidak ada responden dengan tingkat BSE rendah. Kesimpulan : Semua faktor berhubungan dominan dengan BSE dalam pemberian ASI eksklusif adalah tingkat pengetahuan, pengalaman menyusui, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Mauk Acih Suarsih; Ega Dea Zahsya; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 2 No. 1 (2025): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Menurut United Nations Children’s Fund (UNICEF) pada tahun 2020, stunting merupakan permasalahan global dan prevelensi balita di seluruh dunia pada tahun 2019 menunjukkan sekitar 21,3% atau 144 juta balita yang mengalami stunting. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap perilaku pencegahan stunting pada balita di Wilayah Puskesmas Mauk. Metode Penelitian : Menggunakan metode penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampling pada penelitian ini adalah ibu balita di Wilayah Puskesmas Mauk sebanyak 120 responden. Teknik sampling dengan menggunakan teknik accidental sampling . Instrumen yang digunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji spearman rank. Hasil Penelitian : Presentase terbanyak yaitu tingkat pengetahuan kurang dengan perilaku kurang sebanyak 56 responden (46,7%) dan presentase terendah yaitu tingkat pengetahuan kurang dengan perilaku baik sebanyak 1 responden (0,8%), Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman rank yang menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,001 < 0,05 dan r = 0,536. Kesimpulan : Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap perilaku pencegahan stunting pada balita di Wilayah Puskesmas Mauk. Saran : Diharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua agar dapat menerapkan perilaku pencegahan stunting dengan memberikan makan-makanan yang bergizi seimbang dan dapat menerapkan pola hidup sehat sebaik mungkin.
Pengaruh Pemberian Infused Water (Lemon Dan Stroberi) Terhadap Kadar Glukosa Pada Remaja Di SMA Ummul Rodhiyah Agustin Maya; Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 2 No. 1 (2025): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pradiabetes pada remaja merupakan kondisi yang semakin banyak dijumpai akibat perubahan gaya hidup dan pola makan tinggi gula. Salah satu alternatif intervensi non-farmakologis untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah adalah dengan konsumsi infused water berbahan dasar buah-buahan seperti lemon dan stroberi yang dikenal kaya akan antioksidan dan senyawa bioaktif.ujuan: Mengetahui pengaruh pemberian infused water lemon dan stroberi terhadap penurunan kadar glukosa darah pada remaja pradiabetes. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental pretest-posttest with control group. Responden adalah siswa SMA Ummul Rodhiyah berusia 13–17 tahun yang teridentifikasi memiliki kadar glukosa darah kategori pradiabetes (100–125 mg/dL). Kelompok intervensi diberikan infused water lemon dan stroberi selama 7 hari, dua kali sehari sebanyak 250 ml. Pengukuran kadar glukosa dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan glukometer digital. Hasil: Terdapat penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada kelompok yang mendapat infused water dibandingkan dengan kelompok kontrol. Uji statistik Mann-Whitney menunjukkan nilai p < 0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh pemberian infused water terhadap penurunan kadar glukosa darah. Kesimpulan: Pemberian infused water lemon dan stroberi berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah pada remaja pradiabetes. Intervensi ini dapat menjadi pendekatan preventif yang sederhana, alami, dan aplikatif dalam pengendalian pradiabetes pada remaja.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Wanita Perimenopause Penderita Hipertensi Di Desa Lebak Wangi Henandah Cintamaya Putri; Nuryanti; Lastri Mei Winarni
JMM (Journal of Midwifery Madani) Vol. 2 No. 1 (2025): JMM (Journal of Midwifery Madani)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kualitas hidup seseorang terdapat empat sisi yang menjadi tolak ukur, meliputi kesehatan jasmani, psikologis, relasi sosial, dan aspek lingkungan. Kondisi perimenopause yang wanita alamin ternyata berpengaruh pada penurunan mutu hidup atau yang biasa disebut Quality of life (QoL). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kualitas hidup wanita perimenopause penderita hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 58 wanita perimenopause. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 responden dengan menggunakan teknik total Sampling. Instrumen yang di gunakan Kuesioner. Menggunakan Uji univariat dan Uji bivariat. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji statistik Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan sebesar 0,765 (p < 0,05), status pernikahan sebesar 0,411 (p < 0,05), dan aktivitas fisik sebesar 0,453 (p < 0,05) dengan kualitas hidup.Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga sebesar 0,001 (p < 0,05) dan tingkat stres sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan kualitas hidup responden. Kesimpulan: Dukungan keluarga dan tingkat stres berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup wanita perimenopause penderita hipertensi, sedangkan status pernikahan, pekerjaan, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan pengaruh yang bermakna. Rekomendasi untuk intervensi kesehatan masyarakat difokuskan pada peningkatan dukungan keluarga dan manajemen stres.