Yovian Yustiko Prasetya
Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdhatul Ulama Cirebon

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Agama Terhadap Kesehatan Mental Salman Mubarok; Sulistianingsih Sulistianingsih; Abib Taupik Paizin; Tsamrotul Fitriyah; Yovian Yustiko Prasetya
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2022): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.372 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v1i01.4

Abstract

Kesehatan mental sangat berhubungan erat dengan agama dimana keduanya sama-sama berkaitan dengan hati dan ketenangan jiwa. Agama yang merupakan pegangan hidup manusia menjadi penenang hati manusia dan menjadi sandaran manusia dalam mengatasi permsalahan hidup.Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan fungsi agama terhadap kesehatan mental (2) pendapat para ahli tentang peran agama bagi kesehatan mental (3) kesehatan mental dalam Al-Qur’an (4) implikasi peran Agama bagi kesehatan mental terhadap pendidikan Agama.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis)yaitu menganalisis isi buku dan jurnal tentang kesehatan mental dan pengaruh agama terhadap kesehatan mental. Selain itu, keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan peningkatan ketekunan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh agama berpengaruh terhadap kesehatan mental, agama memainkan peran penting sebagai penentu pengaturan diri. Menurut Zakiah Daradjat (1982) dalam (Prof. Dr. Syamsu Yusuf L.N, 2018), salah satu cita rasa agama adalah terapi (penyembuhan) gangguan jiwa.
Bimbingan Dan Konseling Belajar Pada Anak Usia Dini Moh Rizal Selamet; Firdan Khaidar Sukmara; Sulistianingsih Sulistianingsih; Yovian Yustiko Prasetya
Generasi Vol. 1 No. 01 (2023): Jurnal Generasi
Publisher : P3M - STAI Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/generasi.v1i01.7

Abstract

Dalam penelitian ini menjelaskan tentang layanan bimbingan konseling belajar pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kepustakaan yaitu suatu teknik yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data yang sesuai dengan topik atau masalah yang sedang diteliti. Adapun sumber data diperoleh dari jurnal dan buku ilmiah. Layanan bimbingan konseling pada PAUD sangatlah penting dan dibutuhkan karena untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak didik baik dari segi kejiwaan, emosional, fisik dan pemikiran. Sesuai dengan ungkapan hasan (2011) bahwa PAUD adalah lembaga pendidikan sebelum jenjang sekolah dasar (SD) sebagai upaya pembinaan dan pengajaran bagi anak sejak lahir sampai usia enam tahun dengan cara tertentu, dengan tujuan guna membantu pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara jasmani ataupun ruhani agar memiliki kesiapan dalam melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya pada jalur formal, non formal atau informal. bimbingan konseling di lembaga PAUD ini harus diberikan kepada semua anak didik, tidak hanya kepada anak yang bermasalah saja. Karena anak yang tidak bermasalahpun perlu mendapatkan layanan bimbingan agar lebih mudah dalam mengembangkan bakat, minat dan potensinya. Dengan begitu bimbingan konseling bukan saja untuk mengatasi anak didik yang bermasalah, namun juga sebagai tindakan untuk terpenuhinya kebutuhan dalam perkembangan anak secara maksimal. Adapun Aplikasi belajar pada pendidikan anak usia dini bisa melalui media mainan seperti yang dikatakan Lestari (2014) bahwa media bimbingan dan konseling berbasis islami terhadap anak usia dini dalam pembentukan karakter kemandirian bisa dilakukan dengan media permainan
Optimalisasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Dengan Penerapan Media Robotika Berbasis Starter Pack Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Yovian Yustiko Prasetya
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1755

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting dalam pembelajaran, namun seringkali siswa yang kurang memiliki kemampuan ini mengalami kesulitan akademik. SMK Syntax Business School (SBS) Kuningan menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini mengusulkan integrasi penerapan media robotika starter pack dalam layanan BK untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas integrasi tersebut, menggunakan metode quasi-eksperimen dengan siswa kelas XI sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen menerima layanan bimbingan dan konseling dengan intervensi penerapan media robotika, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima layanan BK. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis pada kedua kelompok, Analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan signifikansi statistik, dengan nilai p 0.042 dan Skor N-Gain menunjukkan bahwa integrasi media tersebut efektif, dengan nilai rata-rata N-gain score untuk kelompok eksperimen sebesar 75.20%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa integrasi media robotika starter pack dalam layanan bimbingan dan konseling terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Rekomendasi diberikan untuk mengadopsi pendekatan ini sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan prestasi akademik dan keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Hybrid Ai-Human Cybercounseling Terhadap Academic Burnout Dan Psychological Well-Being: The Effect of Hybrid Ai-Human Cybercounseling on Academic Burnout and Psychological Well-Being Yovian Yustiko Prasetya; Akhmad Musyid Hafizudin; Fernandio Irzam Nugroho; Nur Shofi Rizqika A; Kamil Fauzan; Rosa Amalia Rahmaningsih
CONS-IEDU: Jurnal Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Vol 2 No 2 (2022): CONS IEDU
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/cons.v5i1.1923

Abstract

Global students face a mental health crisis driven by academic pressure and uncertainty about the future, increasing their vulnerability to burnout and decreasing their psychological well-being. The service gap in Indonesia, with a counselor-to-student ratio of 1:700, urges the need for innovative solutions such as artificial intelligence (AI)-based cybercounseling. A hybrid AI-human counselor model promises effectiveness and scalability, but its impact on academic burnout and psychological well-being in the Indonesian context has not been thoroughly tested. This quasi-experimental pretest-posttest study involved 50 students from the Guidance and Counseling Department at Pancasakti University in Tegal. The experimental group received hybrid AI-human cybercounseling intervention (4 sessions/2 weeks), while the control group received conventional cybercounseling. Instruments: Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS) and Ryff Psychological Well-Being Scale. Data were analyzed using paired-sample t-test and ANCOVA, enriched with qualitative interviews. The experimental group showed a significant decrease (*p* < 0.01) in burnout scores (MBI-SS) of 27% (Pretest: 68.20 ± 6.1; Posttest: 49.85 ± 5.3) and an increase in psychological well-being scores of 20. 7% (Pretest: 54.10 ± 7.5; Posttest: 65.30 ± 6.2). The control group did not show significant changes. Qualitative analysis revealed the mechanisms of success: (1) flexibility of time and 24/7 access through AI, (2) emotional validation and reflective deepening by human counselors, and (3) increased psychological safety. As many as 88% of participants expressed a desire to continue using the hybrid service. Hybrid AI-human cybercounseling has proven effective in significantly reducing academic burnout and improving students' psychological well-being, with high acceptance rates. This model addresses service gaps in Indonesia by combining the efficiency of AI with the depth of human intervention, offering a scalable, affordable, and sustainable solution to the student mental health crisis.
Optimalisasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Dengan Penerapan Media Robotika Berbasis Starter Pack Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Prasetya, Yovian Yustiko
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 5 No. 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1755

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting dalam pembelajaran, namun seringkali siswa yang kurang memiliki kemampuan ini mengalami kesulitan akademik. SMK Syntax Business School (SBS) Kuningan menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini mengusulkan integrasi penerapan media robotika starter pack dalam layanan BK untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas integrasi tersebut, menggunakan metode quasi-eksperimen dengan siswa kelas XI sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen menerima layanan bimbingan dan konseling dengan intervensi penerapan media robotika, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima layanan BK. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis pada kedua kelompok, Analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan signifikansi statistik, dengan nilai p 0.042 dan Skor N-Gain menunjukkan bahwa integrasi media tersebut efektif, dengan nilai rata-rata N-gain score untuk kelompok eksperimen sebesar 75.20%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa integrasi media robotika starter pack dalam layanan bimbingan dan konseling terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Rekomendasi diberikan untuk mengadopsi pendekatan ini sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan prestasi akademik dan keterampilan berpikir kritis siswa.
Bimbingan Dan Konseling Belajar Pada Anak Usia Dini Selamet, Moh Rizal; Khaidar Sukmara, Firdan; Sulistianingsih, Sulistianingsih; Yustiko Prasetya, Yovian
Generasi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): Generasi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/generasi.v1i01.7

Abstract

Dalam penelitian ini menjelaskan tentang  layanan bimbingan konseling belajar pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kepustakaan yaitu suatu teknik yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data yang sesuai dengan topik atau masalah yang sedang diteliti. Adapun sumber data diperoleh dari jurnal dan buku ilmiah.  PAUD adalah lembaga pendidikan sebelum jenjang sekolah dasar (SD) sebagai upaya pembinaan dan pengajaran bagi anak sejak lahir sampai usia enam tahun dengan cara tertentu, dengan tujuan guna membantu pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara jasmani ataupun ruhani agar  memiliki kesiapan dalam melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya pada jalur formal, non formal atau informal. Bimbingan konseling di lembaga PAUD ini harus diberikan kepada semua anak didik, tidak hanya kepada anak yang bermasalah saja. Karena  anak yang tidak bermasalahpun perlu mendapatkan layanan bimbingan agar lebih mudah dalam mengembangkan bakat, minat dan potensinya. Dengan begitu bimbingan konseling bukan saja untuk mengatasi anak didik yang bermasalah, namun juga sebagai tindakan untuk terpenuhinya kebutuhan dalam perkembangan anak secara maksimal. Adapun Aplikasi belajar pada pendidikan anak usia dini bisa melalui media mainan seperti yang dikatakan Lestari (2014) bahwa media bimbingan dan konseling berbasis islami terhadap anak usia dini dalam pembentukan karakter kemandirian bisa dilakukan dengan media permainan.
Enhancing vocational school counseling program supervision through data-driven feedback Sudibyo, Hanung; Yustiko Prasetya, Yovian
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1117900

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of a data-driven structured feedback mechanism in the supervision of guidance and counseling (BK) programs in vocational high schools (SMK) in Central Java, Indonesia. Using a quasi-experimental design with pretest-posttest control group approach, the study involved 10 vocational high schools, with 5 schools each in the experimental and control groups. The experimental group comprised 5 supervisors and 10 counseling teachers, while the control group had the same number of participants. Results showed a significant improvement in supervisory effectiveness in the experimental group, with a mean difference of 1.25 (p < 0.001), compared to a minimal increase of 0.15 in the control group. The findings highlight the importance of integrating data in educational supervision and contribute to the development of more effective supervision models.
UNDERSTANDING MODEL BY DESIGN FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS' DEEP UNDERSTANDING Suriswo; Hastin Budisiwi; Yovian Yustiko Prasetya
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v9i1.2315

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Understanding by Design (UbD) model in improving the in-depth understanding of fifth-grade students in four elementary schools. Using a qualitative approach with a case study design, the study was conducted for six months (January-June 2025) at Slawi Wetan 03 Elementary School, Slawi Wetan 05 Elementary School, Kagok 01 Elementary School, and Procot Elementary School. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with eight classroom teachers, lesson plan documentation, student assignments, and authentic project analysis. The results showed that the implementation of UbD significantly improved the quality of teachers' lesson plans, particularly in formulating learning objectives and designing authentic assessments. Students demonstrated improved ability to connect concepts, think critically, and apply knowledge in real contexts. Classroom interactions became more active and learning motivation increased. The main challenges were teacher workload and limited infrastructure. The study concluded that UbD is effective as a meaningful learning model in elementary schools, in line with the spirit of the Independent Curriculum. Research recommendations include ongoing training and the development of local UbD modules
THE EFFECTIVENESS OF COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY WITH COGNITION RESTRUCTURING TECHNIQUES TO OVERCOME STUDENTS' ANXIETY IN FACING THE NATIONAL EXAM AT SMPN 1 WANASARI Yovian Yustiko Prasetya
International Conference on Economic Business and Social Science Vol. 1 No. 1 (2023): Proceeding International Conference on Economic Business and Social Science (IC
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/icebss.v1i1.17

Abstract

This study aimed to determine whether the Cognitive Behavior Therapy with cognitive restructuring technique could lower the anxiety of student’s facing the national examination at SMPN 1 Wanasari. The type of this research was pre-experiment research by using quantitative approach. The design in this study used one group pre-test post-test only. This experimental study referred to the high level anxiety of learners in facing national examination at SMPN 1 Wanasari from year to year. Anxiety learners to the national exam was due to misinterpretation by learners of the national examination moment. The research subjects were 5 students who entered the category of very anxious based on pre-test score. Data collection technique used was questionnaire. The statistical analysis technique used was Wilcoxon non-parametric statistics. The results showed that Wilcoxon's "test statistic" output table was known Asymp.Sig. (2tailed) was 0.042. Because of the value of Asymp.Sig. (2tailed) was smaller than 0.05, it was concluded that H0 was rejected and Ha was accepted or in other words that the use of Cognitive Behavior Counseling with cognitive restructuring technique was effective to overcome the anxiety of learners in facing the national examination in SMPN 1 Wanasari