Jumadil Nangi
Jurusan Teknik Informatika Universitas Halu Oleo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN ANALISIS BIVARIATE CORRELATION DAN METODE LEAST SQUARE UNTUK PREDIKSI PENJUALAN BAHAN BANGUNAN (STUDI KASUS TOKO MITRA JAYA BANGUNAN) Umar Ramdani; Jumadil Nangi; Natalis Ransi
semanTIK Vol 6, No 2 (2020): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.808 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v6i2.8905

Abstract

Toko Mitra Jaya Bangunan seringkali mengalami ketidakcocokan data yang besar antara pemesanan barang dengan banyaknya penjualan yang laku. Maka dari itu, toko memerlukan sebuah sistem untuk menghasilkan informasi prediksi penjualan barang. Untuk memudahkan dalam memprediksi penjualan barang tersebut maka dibuat penelitian yang bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi yang dapat memprediksi penjualan barang dengan cara menerapkan analisis Korelasi Bivariat dan metode Least Square. Korelasi Bivariat merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh suatu produk (produk 1 = variabel Y) terhadap produk yang lain (produk 2 = variabel X) dalam banyaknya penjualan yang diketahui melalui persamaan korelasi (r). Sedangkan Least Square merupakan metode peramalan yang digunakan untuk melihat trend dari data deret waktu yang diketahui melalui persamaan Least Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis korelasi yang diuji ternyata semen bosowa dipengaruhi oleh produk semen tonasa karena memiliki korelasi paling tinggi yakni 0,7724 dan hasil prediksi dibulan ke-13 sebesar 557,224 yang lebih besar dari nilai aktual di bulan sebelumnya yaitu 513. Dilihat dari grafik prediksi kurva data real penjualan mengalami fluktuasi setiap bulannya dan kurva data prediksi mengalami kenaikan penjualan tetapi tidak mengalami kenaikan yang signifikan.Kata kunci: Korelasi Bivariat, Least Square, Toko Mitra Jaya Bangunan
ANALISIS SPASIOTEMPORAL INDEKS KEKRITISAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA LAND SURFACE TEMPERATURE DAN NORMALIZED DIFFERENCE VEGATATION INDEX DI KOTA MAKASSAR Feri Fadlin; Suparjo Suparjo; Adha Mashur Sajiah; Natalis Ransi; Jumadil Nangi
semanTIK Vol 6, No 1 (2020): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1231.325 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v6i1.8643

Abstract

Pembangunan infrastruktur dan jumlah penduduk yang terus meningkat di wilayah Kota Makassar memberikan dampak negatif berupa penurunan kualitas lingkungan dan peningkatan suhu udara yang dikenal dengan fenomena Urban Heat Island (UHI). Peningkatan suhu udara akibat fenomena UHI berdampak pada kualitas hidup manusia, kesehatan, kenyamanan masayarakat kota, dan peningkatan kekritisan lingkungan/Environmental Criticality Index (ECI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial dan multitemporal ECI di Kota Makassar menggunakan algoritma Land Surface Temperature dan Normalized Difference Vegetation Index. Penelitian ini menggunakan citra satelit Landsat 8 OLI/TIRS perekaman tahun 2013 – 2018 path 114 row 64 untuk menghitung suhu permukaan dan kerapatan vegetasi menggunakan algoritma Land Surface Temperature (LST) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Indeks kekritisan lingkungan dihitung dan dianalisis menggunakan persamaan deduktif ECI dan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan LST pada wilayah dengan tutupan lahan bangunan dan indeks kerapatan vegetasi NDVI rendah dan membentuk formasi pulau bahang perkotaan (UHI). Hasil analisis ECI juga menunjukkan adanya tren peningkatan area lahan teridentifikasi kritis di Kota Makassar yaitu sebesar 20,69 Km2 dalam rentang waktu 2013 - 2018.Kata kunci; Land Surface Temperature (LST), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Environmental Criticality Index (ECI), Sistem Informasi Geografis (SIG)
PERANCANGAN GAME MAZE 3D DENGAN MENGGUNKAN ALGORITMA BACKTRACKING Muhamad Anan Makrifsyah Gani; Bambang Pramono; Jumadil Nangi
semanTIK Vol 6, No 2 (2020): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.161 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v6i2.9545

Abstract

Game merupakan hiburan yang sangat di kagumi oleh masyarakat saat ini mulai dari anak hingga orang tua. Permainan sering dilakukan masyarakat pada jaman sekarang adalah permainan mengasah otak yang dilakukan di komputer dan di handphone seperti game labirin. Labirin adalah sebuah permainan mencari jalan keluar dimana dalam perjalanan labirin ini banyak mendapat rintangan/halangan untuk sampai pada tujuan tetapi dalam menempuh perjalanan tersedia bonus skor apabila dapat menghemat waktu yang ditentukan agar mendapat bonus skor dan dapat menaikkan ke level berikutnya maka untuk mencapai tujuan diperlukan sebuah solusi, solusi yang dipakai adalah algoritma backtracking. Algoritma backtracking (runut-balik) merupakan sebuah algoritma yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi game labirin karena cara kerjanya mencari jalan keluar yang bertujuan untuk menentukan jalur yang tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Selama proses penentuan jalur tersebut, jika menemui jalan buntu maka akan dilakukan proses backtrack sampai kembali menemukan jalur yang tepat untuk mencapai tujuan. Proses mencari jalan keluar permainan labirin dengan cara membentuk lintasan dari akar ke daun dan simpul-simpul yang sudah dilahirkan dinamakan simpul hidup, jika lintasan yang diperluas yang sedang dibentuk tidak mengarah ke solusi, maka simpul tersebut “dibunuh” sehingga menjadi simpul mati (dead node). Simpul yang sudah mati ini tidak akan diperluas lagi.Kata kunci; Unity, C#, Algoritma Backtracking