Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing Kaki Bagian Dalam Melalui Gaya Mengajar Resiprokal Dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Kelas IX 4 SMP Negeri 40 Makassar Altanius Manduli; Wahyu Munandar; Supriadi Sahibu; Ferawati
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 2 No. 1 (2022): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v2i1.26

Abstract

Gaya mengajar Resiprokal yang tepat dalam proses pembelajarannya tentu itu akan menarik minat serta perhatian siswa terhadap pembelajaran tersebut dan bila siswa mulai menaruh minat dalam pembelajaran tersebut maka siswa pasti akan lebih mudah memahami dan mengerti tentang pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, melalui gaya mengajar resiprokal passing dalam pembelajaran passing kaki bagian dalam pada permainan sepak bola SMP Negeri 40 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakaan sebanyak 3 kali pertemuan masing-masing di siklus I dan siklus II yang dirancangkan penelitian ini adalah kemampuan dasar passing kaki bagian dalam sebagai data (psikomotor) dan nilai soal-soal latihan sebagai nilai pengetahuan (kognitif). Pengamatan sebagai data sikap (afektif). Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas IX 4 SMP Negeri 40 Makassar yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data hasil belajar passing kaki bagian dalam dengan menggunakan lembar penilaian isian pada siklus I dan siklus II data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif. Hasil analisis kuantitatif data hasil belajar passing kaki bagian dalam menunjukkan bahwa jumlah siswa yang tuntas pada siklus I adalah 16 siswa dengan persentase 50%, sedangkan jumlah siswa yang tuntas di siklus II adalah 32 siswa dengan persentase 100%. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan : bahwa pembelajaran Pendidikan Jasmani melalui gaya mengajar resiprokal passing dapat meningkatkan hasil belajar passing kaki bagian dalam pada siswa kelas IX 4 SMP Negeri 40 Makassar.
Upaya Meningkatan Hasil Belajar Keterampilan Servis Backhand Dalam Permainan Bulutangkis Melalui Metode Pembelajaran Distributed Practice pada Siswa Kelas XI (2) SMA Negeri 19 Makassar Yogi Arianto; Wahyu Munandar; Abdul Rahman Sutte
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 6 No 2 (2026): August (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v6i2.585

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar servis backhand bulutangkis pada siswa kelas XI(2) SMA Negeri 19 Makassar. Dari 35 siswa, hanya 10 siswa (28,57%) yang mencapai KKM 75 dengan nilai rata-rata kelas 68,5. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh kesulitan koordinasi gerak, ketidaktepatan pukulan, serta metode konvensional (massed practice) yang membuat siswa cepat lelah dan kurang fokus. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar servis backhand melalui penerapan metode distributed practice. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dilaksanakan dalam dua siklus (perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi). Subjek penelitian 35 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes praktik (short service test), observasi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: nilai rata-rata Data Awal 68,5 (ketuntasan 28,57%), siklus I meningkat menjadi 75,3 (ketuntasan 51,43%). Setelah perbaikan tindakan pada siklus II (rasio latihan:istirahat 1:1,5, umpan balik individual), nilai rata-rata mencapai 86,29 (peningkatan 10,9 poin dari siklus I) dengan ketuntasan klasikal 94,28% (33 siswa tuntas), melampaui indikator keberhasilan 80%. Kesimpulannya, penerapan metode pembelajaran distributed practice efektif meningkatkan hasil belajar keterampilan servis backhand bulutangkis pada siswa kelas XI(2) SMA Negeri 19 Makassar. Hipotesis tindakan dinyatakan diterima.