Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Akibat Pelebaran Pedestrian Ruas Jalan Supu Yusuf-Tabaununggu Kota Kendari Irwan Lakawa; Vickky Anggara Ilham; Syamsuddin Syamsuddin; Heru Dwi Fitriawan
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 7 No 1 (2026): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v7i1.1482

Abstract

This study analyzes the impact of the implementation of pedestrian zones on the level of road services on two road sections, namely Jalan Tabaununggu and Jalan Supu Yusuf. Results Before the pedestrianization, Jalan Tabaununggu had a capacity of 2586 PCU/h per direction with a degree of saturation (Q/C) of 0.49, at Service Level C. After the pedestrian zone was enforced, the capacity decreased to 2674 PCU/h with Q/C of 0.33, which indicates an increase to Service Level B. On the other hand, on Jalan Supu Yusuf, before pedestrianization, the capacity was recorded at 2998 PCU/h per direction with a Q/C of 0.43 (Service Level B). After pedestrianization, the capacity increased to 2676 PCU/h per direction and Q/C decreased to 0.34, so that the service level increased to B. These results show that the implementation of pedestrian zones has a positive impact on the stability and efficiency of traffic flow, especially on Jalan Supu Yusuf-Tabaununggu Kendari City.
Analisis Tarikan Perjalanan Pegawai Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara Syamsuddin Syamsuddin; Sufrianto Sufrianto; Egi Wijaya Kusuma
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 7 No 1 (2026): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v7i1.1486

Abstract

This study aims to determine: (1) To analyze the factors influencing employee travel in the travel attraction at the Southeast Sulawesi Governor's Office, (2) To obtain and analyze the employee travel attraction model at the Southeast Sulawesi Governor's Office. The population and sample in this study were 80 employees at the Southeast Sulawesi Governor's Office. The data collection techniques used were questionnaires and surveys. Data analysis techniques used validity tests, reliability tests, classical assumption tests (normality tests, multicollinearity tests, heteroscedasticity tests), multiple linear regression tests, correlation analysis, and multiple coefficients of determination. The results of the study indicate that: The variable number of employees (X1) has a coefficient value of 0.657, indicating a dominant influence of (X1) on (Y) of 65.7%. The variable office area (X2) has a coefficient value of 0.663, indicating a dominant influence of (X2) on (Y) of 66.3%. The trip attraction analysis model includes the number of employees (X1), office area (X2), parking area (X3), number of car owners (X4), number of motorcycle owners (X5), distance to destination (X6), and travel time to destination (X7). Therefore, it can be concluded that (X1) and (X2) influence the trip attraction of employees at the Southeast Sulawesi Governor's Office. The resulting model is as follows: Y = 1.264 + 0.657 (X1) + 0.663 (X2).
Bimbingan Teknis pada Masyarakat dalam Pemanfaatan Sumur Resapan dipekarangan sebagai alternatif upaya pencegahan banjir di Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari hujiyanto hujiyanto; Irwan Lakawa; Hado Hado; Catrin Sudardjat; Syamsuddin Syamsuddin; Sri Jayani Safitri; Nurmaida Nurmaida
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1205

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat dalam tridharma perguruan tinggi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Kelurahan Benu-Benua, kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, perihal pentingnya pemanfaatan sumur resapan di pekarangan rumah masyarakat sebagai salah satu alternatif dalam upaya pencegahan atau banjir, mengurangi durasi terjadinya genangan air atau mengurangi limpasan air hujan. Genangan air atau banjir sering terjadi pada kawasan lingkungan dataran rendah, jadi genangan air banjir merupakan suatu hal yang sulit di hindari karena faktor topografi suatu kawasan, hal yang perlu dilakukan adalah melakukan pengendalian agar banjir itu tidak meluas atau atau menggenangi kawasan yang menggangu aktifitas manusia sehari hari, Dengan semakin meningkatnya curah hujan dan perubahan iklim, banjir menjadi masalah yang serius di daerah perkotaan. Dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat metode yang digunakan dapat berupa bimbingan teknis meliputi sosialisasi, pelatihan dalam merencanakan kebutuhan, pembuatan dan pemeliharaan sumur resapan. Melalui bimbingan teknis ini dan kerja sama dengan masyarakat setempat, program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang cara merencanakan sumur resapan dan manfaatnya dalam pengelolaan air hujan. Pembuatan sumur resapan pada suatu kawasan tidak hanya bertujuan untuk mencegah banjir, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi air. Dengan penerapan sumur resapan secara luas, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas infiltrasi air ke dalam tanah dan mendukung keberlanjutan lingkungan dikawasan itu.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sindang Kasih melalui Pendampingan Infrastruktur, Sosial, dan Ekonomi Berbasis KKN Sufrianto Sufrianto; Irwan Lakawa; Andi Makkawaru Isazarni Jassin; Hado Hado; Vickky Anggara Ilham; Hujiyanto Hujiyanto; Syamsuddin Syamsuddin
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i2.1410

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sindang Kasih dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan terpadu pada aspek infrastruktur, sosial kemasyarakatan, dan ekonomi lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kualitas fasilitas publik, rendahnya partisipasi sosial terorganisir, serta belum optimalnya pengelolaan dan promosi potensi ekonomi desa, khususnya UMKM. Solusi yang diterapkan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, serta mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Pada aspek infrastruktur, kegiatan difokuskan pada penataan lingkungan Balai Desa, pembuatan peta wilayah desa, penyusunan denah sekolah, serta penyediaan plang nama aparatur desa sebagai sarana keterbukaan informasi publik. Pada aspek sosial, pendampingan dilakukan melalui kegiatan gotong royong, Jumat bersih, pelayanan posyandu, dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan untuk memperkuat kohesi sosial dan kesadaran kolektif masyarakat. Sementara itu, pada aspek ekonomi, dilakukan pendampingan promosi UMKM melalui pemasangan banner di lokasi strategis guna meningkatkan visibilitas produk lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas lingkungan desa, partisipasi masyarakat, serta kesadaran terhadap pentingnya pembangunan berbasis kebersamaan dan potensi lokal. Secara integratif, PKM berbasis KKN ini terbukti mampu menjadi katalisator pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat