Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kuat Tekan Beton Dengan Menggunakan Material Lokal Dari Kaledupa Kabupaten Wakatobi Muhammad Muhsar; Hujiyanto Hujiyanto; Suratman Aldin
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 7 No 1 (2026): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v7i1.1484

Abstract

The Kaledupa subdistrict, located within the Wakatobi National Park, is a marine and coastal conservation area that restricts the use of construction materials. This condition necessitates a technical study on the sustainable use of local materials. This study aims to analyze the physical characteristics of coarse and fine aggregates from Kaledupa and fine aggregates from Malaoge, as well as to compare the compressive strength of concrete using local materials and aggregates from outside the region. The research was conducted experimentally with a planned concrete quality of fc' 20 MPa. The tests included aggregate characteristics based on SNI standards and compressive strength tests on 18 cylindrical test specimens at 7, 14, and 28 days of age. The test results showed that coarse aggregates from Kaledupa met the requirements, while fine aggregates from Kaledupa did not meet the standards due to their low specific gravity and high mud content (15.22%). Fine aggregates from Malaoge also did not meet the requirements for apparent specific gravity and high water absorption (3.88%). Compressive strength tests showed that concrete with fine aggregate from Kaledupa had higher compressive strength at all testing ages, namely 14.91 MPa (7 days), 20.48 MPa (14 days), and 22.93 MPa (28 days), compared to concrete with fine aggregate from Malaoge fine aggregate, which was 11.32 MPa, 13.87 MPa, and 17.17 MPa
Perancangan Sistem Drainase Yang Efektif Guna Mengatasi Masalah Banjir Pada Daerah Bundaran Tank Jalan Martandu Kota Kendari Annisa Puji Lestari Thahir; hujiyanto Hujiyanto; Rizaldi Wahab Dharmawan
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 7 No 1 (2026): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v7i1.1488

Abstract

Flooding is a natural phenomenon that often causes significant losses, influenced by both natural factors and human activities. One of the flood-prone areas is Martandu Street in Kendari, Southeast Sulawesi. This study aims to analyze the drainage capacity along a 1,550 m channel using a quantitative approach based on rainfall data, channel measurements, and hydrological analysis. The results show that the design discharge (4.298 m³/s) exceeds the existing channel capacity (2.913 m³/s), indicating that the drainage system can only accommodate 68% of runoff from a 305.495 ha catchment area. To address this issue, a redesign of the channel was proposed with improved dimensions. The redesigned channel is capable of accommodating a discharge of 4.301 m³/s, ensuring effective drainage performance and reducing flood risk in the area.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Perencanaan Infrastruktur Sederhana di Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari Irwan Lakawa; Hujiyanto Hujiyanto; Sufrianto Sufrianto; Vickky Anggara Ilham; Andi Makkawaru; Komang Agus Saputra; Andi Kukuh Setiawan
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i2.877

Abstract

Kelurahan Benu-Benua, terletak di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, merupakan kawasan urban dengan pertumbuhan pesat yang memicu kebutuhan akan perencanaan dan pengelolaan infrastruktur sederhana. Tantangan utama yang dihadapi meliputi penyediaan akses jalan lingkungan, saluran drainase, fasilitas sanitasi, dan ruang publik yang mendukung aktivitas warga. Untuk menjawab kebutuhan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Perencanaan Infrastruktur Sederhana di Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari" dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan memelihara infrastruktur sederhana berbasis kebutuhan lokal. Melalui pelatihan, pendampingan teknis, dan simulasi perencanaan, kegiatan ini berhasil menciptakan dampak positif berupa peningkatan pemahaman masyarakat terhadap perencanaan berbasis teknologi sederhana. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat bersama aparat kelurahan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan menunjukkan keberhasilan dalam membangun kolaborasi yang efektif. Hasil kegiatan ini memberikan kontribusi jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Benu-Benua melalui peningkatan kapasitas masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan secara mandiri dan partisipatif.
Bimbingan Teknis pada Masyarakat dalam Pemanfaatan Sumur Resapan dipekarangan sebagai alternatif upaya pencegahan banjir di Kelurahan Benu-Benua Kota Kendari hujiyanto hujiyanto; Irwan Lakawa; Hado Hado; Catrin Sudardjat; Syamsuddin Syamsuddin; Sri Jayani Safitri; Nurmaida Nurmaida
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i1.1205

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat dalam tridharma perguruan tinggi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Kelurahan Benu-Benua, kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, perihal pentingnya pemanfaatan sumur resapan di pekarangan rumah masyarakat sebagai salah satu alternatif dalam upaya pencegahan atau banjir, mengurangi durasi terjadinya genangan air atau mengurangi limpasan air hujan. Genangan air atau banjir sering terjadi pada kawasan lingkungan dataran rendah, jadi genangan air banjir merupakan suatu hal yang sulit di hindari karena faktor topografi suatu kawasan, hal yang perlu dilakukan adalah melakukan pengendalian agar banjir itu tidak meluas atau atau menggenangi kawasan yang menggangu aktifitas manusia sehari hari, Dengan semakin meningkatnya curah hujan dan perubahan iklim, banjir menjadi masalah yang serius di daerah perkotaan. Dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat metode yang digunakan dapat berupa bimbingan teknis meliputi sosialisasi, pelatihan dalam merencanakan kebutuhan, pembuatan dan pemeliharaan sumur resapan. Melalui bimbingan teknis ini dan kerja sama dengan masyarakat setempat, program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang cara merencanakan sumur resapan dan manfaatnya dalam pengelolaan air hujan. Pembuatan sumur resapan pada suatu kawasan tidak hanya bertujuan untuk mencegah banjir, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi air. Dengan penerapan sumur resapan secara luas, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas infiltrasi air ke dalam tanah dan mendukung keberlanjutan lingkungan dikawasan itu.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sindang Kasih melalui Pendampingan Infrastruktur, Sosial, dan Ekonomi Berbasis KKN Sufrianto Sufrianto; Irwan Lakawa; Andi Makkawaru Isazarni Jassin; Hado Hado; Vickky Anggara Ilham; Hujiyanto Hujiyanto; Syamsuddin Syamsuddin
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i2.1410

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sindang Kasih dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan terpadu pada aspek infrastruktur, sosial kemasyarakatan, dan ekonomi lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kualitas fasilitas publik, rendahnya partisipasi sosial terorganisir, serta belum optimalnya pengelolaan dan promosi potensi ekonomi desa, khususnya UMKM. Solusi yang diterapkan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, serta mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Pada aspek infrastruktur, kegiatan difokuskan pada penataan lingkungan Balai Desa, pembuatan peta wilayah desa, penyusunan denah sekolah, serta penyediaan plang nama aparatur desa sebagai sarana keterbukaan informasi publik. Pada aspek sosial, pendampingan dilakukan melalui kegiatan gotong royong, Jumat bersih, pelayanan posyandu, dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan untuk memperkuat kohesi sosial dan kesadaran kolektif masyarakat. Sementara itu, pada aspek ekonomi, dilakukan pendampingan promosi UMKM melalui pemasangan banner di lokasi strategis guna meningkatkan visibilitas produk lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas lingkungan desa, partisipasi masyarakat, serta kesadaran terhadap pentingnya pembangunan berbasis kebersamaan dan potensi lokal. Secara integratif, PKM berbasis KKN ini terbukti mampu menjadi katalisator pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat