Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Meningkatkan Kesadaran Hukum Nelayan Terhadap Penggunaan Kompresor Sebagai Alat Bantu Penangkapan Ikan di Ujung Pancu Junaidi M. Affan; M. Syahrul Ramadhan Siregar; Rahmat Rizqi; Eko Prasetyo Ritanto
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 2, No 2: Agustus (2022)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v2i2.28217

Abstract

Penggunaan kompresor sebagai alat bantu penangkapan sangat populer digunakan oleh para nelayan di seluruh Indonesia karena kompresor sebagai indikator penggunaan alat tangkap yang merusak lingkungan dengan hasil tangkapan yang melimpah. Keterkaitan keberlangsungan hidup masyarakat yang menggantungkan hidup dari menangkap ikan dilaut rupanya menjadikan para nelayan nekat untuk menggunakan kompresor demi mendapatkan hasil tangkapan yang banyak tanpa memperdulikan keselamatan diri dan lingkungan alam disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat kesadaran hukum nelayan serta untuk mengetahui strategi peningkatan kesadaran hukum nelayan terhadap penggunaan kompresor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis strength, weaknes, Opportunity, threats (SWOT). Berdasarkan analisis diketahui faktor faktor yang mempengarahui kesadaran hukum nelayan meliputi: tingkat pendidikan nelayan, lama menjadi nelayan, tingkat pemahaman nelayan terhadap aturan penggunaan kompresor, tingkat pemahaman nelayan terhadap efek penggunaan kompresor. Strategi peningkattan kesadaran hukum nelayan kompresor adalah dengan menggunakan strategi W-O (Weakness – Opportunity) yaitu dengan memberikan bantuan alat tangkap pengganti sesuai kebutuhan nelayan, memberikan pelatihan terhadap penggunaan alat tangkap yang baru, sosialisasi kepada nelayan efek penggunaan kompresor.
Oceanographic studies as the basis for shipyard development at the Fish Landing Port of Sabang Thaib Rizwan; Rianjuanda Djamani; Ilham Zulfahmi; Ayana Rizki; Razali Thaib; Akhyar Akhyar; Muhammad Muhammad; Rahmat Rizqi
Depik Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.33365

Abstract

Shipbuilding is one of the marine industries which in development needs to pay attention to various parameters from the sea and land. This research was conducted in March to May 2022 with the aim of identifying the influence of oceanographic factors and water quality on the development of the shipbuilding industry at the fishing port of Sabang City. The oceanographic data used includes tides, wind, bathymetry, and sediment composition observed at 12 station points. The depth and tide data are then processed using QGIS. Wind data was analyzed using the Wind Rose Plot and sediment using the Wentworth scale. Oceanographic factors in Sabang Bay have shown very satisfactory results for the development of fish landing bases. The wind in the waters of Sabang Bay blows northwest with high speeds ranging from 10.00 m/s. The depth of the waters indicates a potential location for ship mooring. Sandy sediment is the most common type of sediment found. The tides that occur in the bay of Sabang are relatively stable. Oceanographic factors in Sabang Bay have shown very satisfactory results for the development of fish landing bases.Keywords:OceanographyShipyardSabang Bay