Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal ELTEK

Implementasi algoritma elgamal untuk pengamanan data pada wireless sensor network Zakaria, M. Nanak; Isnomo, Yoyok Heru Prasetyo; Prasetyo, Junaedi Adi; Rosyidan, Dwinnar
JURNAL ELTEK Vol. 23 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v23i1.6910

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menimbulkan tantangan keamanan data, terutama pada Wireless Sensor Network (WSN) yang rentan terhadap penyadapan. LoRa (Long Range) sering digunakan dalam WSN, tetapi memiliki kelemahan dalam keamanan komunikasi antar node. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan sistem autentikasi yang kuat, seperti manajemen kunci. Algoritma ElGamal dipilih karena keamanannya berbasis logaritma diskret dan fleksibilitasnya dalam pengaturan ukuran kunci. Penelitian ini mengimplementasikan Algoritma ElGamal pada WSN dengan LoRa sebagai media transmisi. Perangkat yang digunakan adalah ESP32 Devkit V1 dan LoRa Ra-2 SX1278 pada node master, serta sensor HC-SR04 dan Flame Sensor pada node slave. Hasil menunjukkan Algoritma ElGamal mencapai ketepatan 100% dalam pengiriman data dengan delay 0,289 detik. Daya tahan baterai mencapai 2 jam 58 menit 38 detik. Pengujian intrusi membuktikan Algoritma ElGamal mampu mengamankan data melalui enkripsi dan dekripsi. Kesimpulannya, implementasi Algoritma ElGamal berhasil menjaga keamanan komunikasi dalam WSN, memastikan keaslian pesan, serta menjaga kinerja perangkat selama proses pengiriman dan penerimaan data.   ABSTRACT   The advancement of information technology presents data security challenges, especially in Wireless Sensor Networks (WSN), which are vulnerable to eavesdropping. LoRa (Long Range) is commonly used in WSN but has weaknesses in securing node communication. To address this, a strong authentication system is required, such as key management. The ElGamal algorithm is chosen for its security based on discrete logarithms and flexibility in key size configuration. This study implements the ElGamal algorithm in a WSN system using LoRa as the transmission medium. Devices used include the ESP32 Devkit V1 and LoRa Ra-2 SX1278 on the master node, along with the HC-SR04 sensor and Flame Sensor on the slave node. Results show that the ElGamal algorithm achieves 100% accuracy in data transmission with a delay of 0.289 seconds. The battery lasts for 2 hours, 58 minutes, and 38 seconds. Intrusion testing proves that the ElGamal algorithm secures data through encryption and decryption. In conclusion, implementing the ElGamal algorithm successfully ensures secure communication in WSN, maintains message authenticity, and sustains device performance during data transmission and reception.
Perbandingan performansi pengiriman data antar node wireless sensor menggunakan kriptografi RSA dan RC 4 Zakaria, M. Nanak; Isnomo, Yoyok Heru Prasetyo; Rahayu, Martanti Puri
JURNAL ELTEK Vol. 23 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v23i2.8614

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) adalah teknologi jaringan nirkabel untuk mengumpulkan dan mengirimkan data, namun rentan terhadap penyadapan sehingga memerlukan pengamanan menggunakan kriptografi. Penelitian ini membandingkan algoritma RSA (asimetris) dan RC4 (simetris) pada komunikasi antar node berbasis LoRa E220, menggunakan Arduino Nano, sensor DHT22, sensor tegangan, dan sensor arus ACS712 pada node pengirim serta node penerima untuk dekripsi. Pengujian menggunakan data sensor dan data string sepanjang 8–100 karakter, dengan kedua algoritma mencapai keberhasilan enkripsi dan dekripsi 100%. Waktu enkripsi rata-rata RSA adalah 0,0104 detik dan dekripsi 9,1284 detik, sedangkan RC4 mencatat 0,1894 detik untuk enkripsi dan 0,1616 detik untuk dekripsi. RC4 lebih cepat pada data pendek hingga menengah (0,027–0,132 ms) namun lebih lambat pada data besar (0,389 ms vs RSA: 0,092 ms).  Dari sisi keamanan, pengujian brute force menunjukkan RSA sangat tahan karena tidak terbobol hingga 952,871–1001,652 s (±15 16 menit) pada berbagai variasi pesan dan kunci, sedangkan RC4 lebih rentan dengan kunci ditemukan dalam 52,871–85,983 s (±0,88–1,43 menit) dan seluruh pesan berhasil didekripsi. RC4 mengonsumsi energi lebih rendah (0,233–0,322 joule) dibanding RSA (0,2954–0,4024 joule). Kesimpulannya, RC4 unggul untuk komunikasi data pendek yang efisien, sedangkan RSA lebih andal dalam keamanan distribusi kunci.   ABSTRACT Wireless Sensor Network (WSN) is a wireless network technology for collecting and transmitting data, but it is vulnerable to interception and therefore requires security using cryptography. This study compares the RSA (asymmetric) and RC4 (symmetric) algorithms in LoRa E220-based node-to-node communication, using an Arduino Nano, DHT22 sensor, voltage sensor, and ACS712 current sensor on both the transmitter and receiver nodes for decryption. Testing was conducted using sensor data and string data ranging from 8 to 100 characters, with both algorithms achieving 100% encryption and decryption success rates. The average encryption time for RSA was 0.0104 seconds and decryption was 9.1284 seconds, while RC4 recorded 0.1894 seconds for encryption and 0.1616 seconds for decryption. RC4 is faster for short to medium-length data (0.027–0.132 ms) but slower for large data (0.389 ms vs. RSA: 0.092 ms). In terms of security, brute force testing showed that RSA is highly resistant, as it remained unbroken for 952.871–1001.652 seconds (±15–16 minutes) across various message and key variations, while RC4 is more vulnerable, with keys found in 52,871–85,983 s (±0.88–1.43 minutes) and all messages successfully decrypted. RC4 consumes less energy (0.233–0.322 joules) compared to RSA (0.2954–0.4024 joules). In conclusion, RC4 is superior for efficient short-term data communication, while RSA is more reliable in key distribution security.