Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS IV SD Nela Rofisian
El Midad Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v12i2.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan model pembelajaran mind mapping pada siswa kelas IV SD Sribit. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan desain penelitian dari Kemmis & McTaggart yang setiap siklusnya meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.. Subjek penelitian adalah siswa siswi kelas IV SD Sribit sebanyak 25 siswa, meliputi 13 siswi dan 12 siswa. Teknik dan instrument pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu observasi dengan lembar observasi, dokumentasi dengan foto, wawancara dengan pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Data yang diperoleh disajikan dalam tabel dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas IV SD Sribit. Terbukti dengan persentase hasil observasi pada tahap pra siklus sebelum dilaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran mind mapping hanya sebesar 18,65%. Persentase keaktifan siswa setelah dilakukan tindakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran mind mapping pada siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 27,16% dari sebelum dilakukan tindakan hanya sebesar 18,65% menjadi sebesar 45,81% pada siklus 1. Selanjutnya pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 30,76% dari siklus 1, yaitu menjadi 76,67% siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran mind mapping
THE EFFECT OF THE CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) APPROACH ON THE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES IN ELEMENTARY SCHOOL Rifqi Asiah; Putri Zudhah Ferryka; Nela Rofisian
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i1.14775

Abstract

This study aims to determine the effect of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach on the mathematics learning outcomes of third-grade students at SDN 2 Planggu. The CRT approach is a teaching approach that emphasizes the importance of integrating students’ cultural backgrounds into the learning process. This study employed a quantitative research design with a quasi-experimental design. The sample for this study consisted of 19 third-grade students from SDN 2 Planggu as the experimental class and 20 third-grade students from SDN 1 Canan as the control class. The results of this study indicate that, based on the descriptive analysis of the experimental class, the average pretest learning outcomes were 65.65 and the posttest 86.05, meaning there was an improvement in students’ mathematics learning outcomes using the CRT approach. Based on the descriptive analysis of the control class, the average pretest score was 59.05, and the posttest score was 79.12, indicating an improvement in students’ mathematics learning outcomes using the TPACK approach. Based on the results of the Independent Samples t-Test, the significance value (Sig., two-tailed) was 0.003 < 0.05, meaning H0 is rejected, and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that the CRT approach has an effect on students’ mathematics learning outcomes. As the average learning outcomes in the experimental using the CRT approach were 86.05, and in the control class using the TPACK approach were 79.12, this indicates that there is a difference in mathematics learning outcomes the CRT and TPACK approaches in third-grade elementary school.
Development of Interactive PowerPoint Media to Improve Science Learning Outcomes of Grade V Students of SDN 2 Gumulan Academic Year 2024/2025 Nova Sugiana Purwaningrum; Isna Rahmawati; Nela Rofisian
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): April : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v4i1.1984

Abstract

This study aims to create and evaluate interactive PowerPoint learning media used to help fifth grade students at SDN 2 Gumulan to understand lessons more easily and improve learning outcomes. The problems faced are low learning motivation and monotonous teaching methods for science. As a solution, interactive PowerPoint media is used for fifth grade science material, Chapter 6 "Indonesia is Rich" with the topic "How is My Indonesia?". This study uses the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the study showed that this media was very feasible to use, with a feasibility value of 92% from material experts and 88% from media experts. This media has also proven effective because it can increase student learning scores by 65% ​​from pre-test to post-test. In addition, students feel more enthusiastic and interested when learning using this media. However, this study still has shortcomings, such as only being conducted in one school, only covering one topic, and the time is short. For this reason, further research is needed with more participants and a longer time so that the results are stronger and more comprehensive.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV SD Salma Nanda Ardelia; Isna Rahmawati; Nela Rofisian
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.477

Abstract

Perancangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPAS materi Keanekaragaman Budaya di Indonesia diarahkan untuk menilai tingkat kelayakan, kemudahan penggunaan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 02 Sraten. Proses pengembangan mengikuti pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk, implementasi, serta evaluasi secara berkelanjutan. Produk yang dihasilkan memperoleh tingkat kevalidan sangat tinggi, ditunjukkan oleh hasil validasi ahli materi sebesar 95% dan ahli praktisi sebesar 93%, sehingga layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Aspek kepraktisan tercermin dari respon peserta didik yang mencapai 85,80% dan termasuk kategori sangat praktis. Selain itu, instrumen yang digunakan telah memenuhi kriteria valid dan reliabel dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,868 yang menunjukkan konsistensi internal yang kuat. Efektivitas penggunaan LKPD tampak dari peningkatan hasil belajar peserta didik, di mana rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,80 dalam kategori tinggi, lebih unggul dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh 0,53 dalam kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan LKPD berbasis PBL mampu memperdalam pemahaman konsep sekaligus meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik di sekolah dasar.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 1 Barenglor Marhamatus Sa’adah; Nela Rofisian; Putri Zudhah Ferryka
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS materi “Daerahku Kebanggaanku” guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Barenglor. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, serta tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, dengan persentase penilaian ahli materi sebesar 90%, ahli media sebesar 93%, dan ahli praktisi sebesar 96%, sehingga dinyatakan layak tanpa revisi. Uji efektivitas melalui analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai sebesar 0,77 yang termasuk kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai sebesar 0,53 dengan kategori sedang. Selain itu, hasil angket menunjukkan respons siswa yang positif terhadap penggunaan LKPD, serta instrumen penelitian dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,895. Temuan ini mengindikasikan bahwa LKPD berbasis PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, melatih kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada materi lain sesuai kebutuhan pembelajaran.