Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS IV SD Nela Rofisian
El Midad Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v12i2.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan model pembelajaran mind mapping pada siswa kelas IV SD Sribit. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan desain penelitian dari Kemmis & McTaggart yang setiap siklusnya meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.. Subjek penelitian adalah siswa siswi kelas IV SD Sribit sebanyak 25 siswa, meliputi 13 siswi dan 12 siswa. Teknik dan instrument pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu observasi dengan lembar observasi, dokumentasi dengan foto, wawancara dengan pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Data yang diperoleh disajikan dalam tabel dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas IV SD Sribit. Terbukti dengan persentase hasil observasi pada tahap pra siklus sebelum dilaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran mind mapping hanya sebesar 18,65%. Persentase keaktifan siswa setelah dilakukan tindakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran mind mapping pada siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 27,16% dari sebelum dilakukan tindakan hanya sebesar 18,65% menjadi sebesar 45,81% pada siklus 1. Selanjutnya pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 30,76% dari siklus 1, yaitu menjadi 76,67% siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran mind mapping
THE EFFECT OF THE CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) APPROACH ON THE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES IN ELEMENTARY SCHOOL Rifqi Asiah; Putri Zudhah Ferryka; Nela Rofisian
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i1.14775

Abstract

This study aims to determine the effect of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach on the mathematics learning outcomes of third-grade students at SDN 2 Planggu. The CRT approach is a teaching approach that emphasizes the importance of integrating students’ cultural backgrounds into the learning process. This study employed a quantitative research design with a quasi-experimental design. The sample for this study consisted of 19 third-grade students from SDN 2 Planggu as the experimental class and 20 third-grade students from SDN 1 Canan as the control class. The results of this study indicate that, based on the descriptive analysis of the experimental class, the average pretest learning outcomes were 65.65 and the posttest 86.05, meaning there was an improvement in students’ mathematics learning outcomes using the CRT approach. Based on the descriptive analysis of the control class, the average pretest score was 59.05, and the posttest score was 79.12, indicating an improvement in students’ mathematics learning outcomes using the TPACK approach. Based on the results of the Independent Samples t-Test, the significance value (Sig., two-tailed) was 0.003 < 0.05, meaning H0 is rejected, and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that the CRT approach has an effect on students’ mathematics learning outcomes. As the average learning outcomes in the experimental using the CRT approach were 86.05, and in the control class using the TPACK approach were 79.12, this indicates that there is a difference in mathematics learning outcomes the CRT and TPACK approaches in third-grade elementary school.
Development of Interactive PowerPoint Media to Improve Science Learning Outcomes of Grade V Students of SDN 2 Gumulan Academic Year 2024/2025 Nova Sugiana Purwaningrum; Isna Rahmawati; Nela Rofisian
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): April : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v4i1.1984

Abstract

This study aims to create and evaluate interactive PowerPoint learning media used to help fifth grade students at SDN 2 Gumulan to understand lessons more easily and improve learning outcomes. The problems faced are low learning motivation and monotonous teaching methods for science. As a solution, interactive PowerPoint media is used for fifth grade science material, Chapter 6 "Indonesia is Rich" with the topic "How is My Indonesia?". This study uses the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the study showed that this media was very feasible to use, with a feasibility value of 92% from material experts and 88% from media experts. This media has also proven effective because it can increase student learning scores by 65% ​​from pre-test to post-test. In addition, students feel more enthusiastic and interested when learning using this media. However, this study still has shortcomings, such as only being conducted in one school, only covering one topic, and the time is short. For this reason, further research is needed with more participants and a longer time so that the results are stronger and more comprehensive.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV SD Salma Nanda Ardelia; Isna Rahmawati; Nela Rofisian
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.477

Abstract

Perancangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPAS materi Keanekaragaman Budaya di Indonesia diarahkan untuk menilai tingkat kelayakan, kemudahan penggunaan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 02 Sraten. Proses pengembangan mengikuti pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk, implementasi, serta evaluasi secara berkelanjutan. Produk yang dihasilkan memperoleh tingkat kevalidan sangat tinggi, ditunjukkan oleh hasil validasi ahli materi sebesar 95% dan ahli praktisi sebesar 93%, sehingga layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Aspek kepraktisan tercermin dari respon peserta didik yang mencapai 85,80% dan termasuk kategori sangat praktis. Selain itu, instrumen yang digunakan telah memenuhi kriteria valid dan reliabel dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,868 yang menunjukkan konsistensi internal yang kuat. Efektivitas penggunaan LKPD tampak dari peningkatan hasil belajar peserta didik, di mana rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,80 dalam kategori tinggi, lebih unggul dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh 0,53 dalam kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan LKPD berbasis PBL mampu memperdalam pemahaman konsep sekaligus meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik di sekolah dasar.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 1 Barenglor Marhamatus Sa’adah; Nela Rofisian; Putri Zudhah Ferryka
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS materi “Daerahku Kebanggaanku” guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Barenglor. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, serta tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, dengan persentase penilaian ahli materi sebesar 90%, ahli media sebesar 93%, dan ahli praktisi sebesar 96%, sehingga dinyatakan layak tanpa revisi. Uji efektivitas melalui analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai sebesar 0,77 yang termasuk kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai sebesar 0,53 dengan kategori sedang. Selain itu, hasil angket menunjukkan respons siswa yang positif terhadap penggunaan LKPD, serta instrumen penelitian dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,895. Temuan ini mengindikasikan bahwa LKPD berbasis PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, melatih kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada materi lain sesuai kebutuhan pembelajaran.
Pengaruh LKPD Berbasis Problem-Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas III SDN 1 Barenglor Tahun Pelajaran 2025/2026 Ayu Syarifah Lestari; Nela Rofisian; Sri Suwartini
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16754

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS pada jenjang sekolah dasar menunjukkan perlunya bahan ajar yang mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem-Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar IPAS pada materi keragaman bentang alam di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest–posttest control group. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji komparatif dan analisis peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan LKPD berbasis PBL memperoleh peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penerapan LKPD berbasis PBL mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi LKPD berbasis PBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta mendukung implementasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Peran Literasi Digital Dalam Meningkatkan Karakter Gemar Membaca Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Tambongwetan Tahun Pelajaran 2023/2024 Wulan Wilanten; Nela Rofisian; Sri Suwartini
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i2.1275

Abstract

This study aims to determine the role of digital literacy in improving the character of fond of reading of fourth grade students of SD Negeri 2 Tambongwetan. The research method used is descriptive qualitative, which is a research method used to examine the condition of natural objects. The data feeder technique used is triangulation. Data collection through observation, in-depth interviews with principals, homeroom teachers, parents, and students. The results of this study show that digital literacy through the use of digital books, learning videos and interactive learning applications plays an important role in increasing students' interest and character in reading. Students showed an increase in the frequency of reading, the desire to find information, and the ease of access in finding subject matter and reading resources. Digital literacy also makes the reading process more interesting and interactive, so students feel more engaged and motivated to read independently. From the results of this study, it can be concluded that digital literacy has an important role in shaping the character of fond of reading in grade IV students. Effective use of digital literacy can support an innovative learning process and increase students' interest in reading. It is hoped that these findings can be a reference for schools and teachers in developing literacy programs based on digital technology.
Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar Sebagai Implementasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Ayu Syarifah Lestari; Cindy Putri Widyawati; Ferdinan Tegar Wicaksono; Nela Rofisian
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i3.1802

Abstract

Character education is an important aspect in children's development, especially at the elementary school (SD) level, which plays a fundamental role in shaping students' personality and morality from an early age. Character education aims to build positive attitudes and values, such as honesty, discipline, responsibility, and tolerance needed in social life. The implementation of character education through Citizenship Education (PKn) at the elementary school level is very relevant, considering that Civics focuses on instilling moral, social and nationalist values. The implementation methods used include integrating character material in the curriculum, contextual approaches that are relevant to the student's environment, and extracurricular activities that support the formation of positive character. The results of this study show the effectiveness of character education implemented through Civics in increasing students' understanding of moral and ethical values, as well as strengthening social relationships between students. Thus, character education in elementary schools as a form of implementation of Civics not only provides a scientific basis, but also shapes students into individuals with integrity and social sensitivity.
Implementasi Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Sekolah Dasar Salma Nanda Ardelia; Gloria Yulianti; Vicky Fatmawati; Nela Rofisian
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i3.1803

Abstract

This journal discusses the implementation of learning media on improving student learning outcomes in elementary schools. The purpose of this study is to understand how effective the use of learning media is in supporting students in understanding the material presented. With the development of the modernization era, teachers can now take advantage of learning media to create innovations and improve teaching methods in the classroom. The results of the literature study conducted show that learning media has a significant influence. This is because the media allows students to see firsthand the material being taught, which makes learning easier to understand and more engaging for them.
Pengaruh LKPD Berbasis Problem-Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas III SD Negeri 1 Barenglor Tahun Pelajaran 2025/2026 Ayu Syarifah Lestari; Nela Rofisian; Sri Suwartini
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17253

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem-Based Learning terhadap hasil belajar IPAS pada peserta didik sekolah dasar, dalam konteks keterbatasan metode pembelajaran konvensional dan penggunaan LKPD yang kurang variatif. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis efektivitas pendekatan tersebut dalam meningkatkan hasil belajar pada materi ragam bentang alam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest–posttest control group. Populasi penelitian mencakup peserta didik kelas III dari dua sekolah dasar, dengan teknik pengambilan sampel secara purposive. Data dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji perbedaan rata-rata, serta analisis peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan LKPD berbasis Problem-Based Learning mengalami peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan pendekatan konvensional. Perbedaan tersebut terbukti signifikan secara statistik, yang mengindikasikan bahwa penerapan LKPD berbasis Problem-Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi pembelajaran berbasis pemecahan masalah untuk mendorong keterlibatan aktif dan pemahaman konseptual peserta didik.