Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Usaha Mikro di Kalangan Perempuan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Ditinjau Pada Perspektif Keuangan Islam Afdalia, A; Abdulahanaa, Abdulahanaa; Hasni, Hasni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v5i1.542

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh usaha mikro yang dikelola oleh perempuan di Desa Mattanete Bua, Kecamatan Palakka, terhadap kesejahteraan keluarga dalam konteks keuangan Islam. Masalah utama yang diangkat adalah kontribusi usaha mikro terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan penerapan prinsip keuangan Islam dalam pengelolaannya. Metode yang digunakan adalah wawancara dengan pelaku usaha mikro perempuan. Hasilnya menunjukkan bahwa usaha mikro secara signifikan meningkatkan pendapatan, memenuhi kebutuhan dasar, dan mendukung pendidikan anak. Dari perspektif keuangan Islam, pelaku usaha umumnya memahami pentingnya menghindari riba dan menerapkan prinsip halal, meskipun akses ke pembiayaan syariah masih terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa usaha mikro berkontribusi pada kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan perempuan melalui nilai- nilai keuangan Islam.
FIKIH PERLINDUNGAN ANAK DALAM KELUARGA DI ERA PERDAGANGAN BEBAS Abdulahanaa, Abdulahanaa
Jurnal Ar-Risalah Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1, 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/arrisalah.v2i1.4173

Abstract

In the eyes of Islamic law (fikih) the future of child education require to get the special attention. Children is inclusive of faction’s man that straw from all aspect. Therefore, protection and construction passed to exceed the protection to adult. Law sanction given to one who conduct the badness to child at era of free trade have to be adapted for a modus character act the criminal expanding, so that earn effective prevent the disservice of future of child education. When needed law sanction given by earn the heavy penalization, considering weak children condition, so that ought to more protected In principle in Islamic law ( fikih) have been arranged by a special law for children, good concerning penalization which is passed to arsonist to child, and also penalization given to naughty child. Principal specialty punish for child is for the shake of taking care of education future and its prosperity as heir of responsibility of religion router, nation and state. Any conducted by children basically not yet been incured by the burden punish.
ANALISIS KEMISKINAN STRUKTURAL NELAYAN ETNIS SUKU BAJO PERSPEKTIF PEMIKIRAN IBNU KHALDUN Nurfadia, Nurfadia; Abdulahanaa, Abdulahanaa; S., Arifin
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v5i1.10844

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kemiskinan struktural pada nelayan etnis Suku Bajo di Kelurahan Bajoe, Kabupaten Bone, serta menganalisis fenomena tersebut dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan ekonomi Islam. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan Etnis Suku Bajo dan akademisi bidang ekonomi syariah. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penyebab kemiskinan struktural yang dialami nelayan Suku Bajo di Kelurahan Bajoe Kabupaten Bone bukan sekadar akibat keterbatasan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti marginalisasi sosial, kebijakan yang tidak berpihak, serta ketimpangan ekonomi. Pola hidup tradisional, keterbatasan akses terhadap pendidikan dan modal, serta perubahan iklim semakin memperburuk kondisi nelayan, dan (2) Kemiskinan struktural yang dialami oleh nelayan etnis Suku Bajo di Kelurahan Bajoe, Kabupaten Bone, dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun dapat dijelaskan melalui konsep ashabiyyah, yakni solidaritas sosial atau ikatan kekelompokan yang menjadi dasar kekuatan dan ketahanan suatu komunitas, struktur sosial, dan siklus peradaban. Solidaritas sosial yang kuat dalam komunitas Bajo memiliki peran penting dalam ketahanan ekonomi para nelayan, namun dalam praktiknya, hal ini sangat bergantung pada kepemimpinan dan kebijakan yang diterapkan. Melemahnya ashabiyyah, akibat kepemimpinan yang tidak inklusif serta tekanan eksternal seperti modernisasi tanpa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, semakin memperburuk kondisi kemiskinan nelayan Suku Bajo. Kata Kunci: ibnu khaldun; kemiskinan struktural; suku bajo. Abstract: This study aims to identify the causes of structural poverty among fishermen of the Bajo ethnic group in Bajoe Village, Bone Regency, and to analyze this phenomenon from the perspective of Ibn Khaldun's thinking. The type of research used is qualitative with an Islamic economic approach. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. The subjects in this study are the Bajo ethnic fishing community and academics. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that: (1) The causes of structural poverty experienced by Bajo fishermen in Bajoe Village, Bone Regency are not only due to individual limitations, but are also influenced by external factors such as social marginalization, impartial policies, and economic inequality. Traditional lifestyles, limited access to education and capital, and climate change further worsen their conditions, and (2) The structural poverty experienced by fishermen of the Bajo ethnic group in Bajoe Village, Bone Regency, from the perspective of Ibn Khaldun's thinking can be explained through the concept of ʿashabiyyah, namely social solidarity or group ties which are the basis for the strength and resilience of a community, social structure, and cycle of civilization, social structure, and civilizational cycles. Strong social solidarity within the Bajo community plays an important role in their economic resilience, but in practice, it is highly dependent on leadership and policies implemented. The weakening of the ashabiyyah, due to non-inclusive leadership and external pressures such as modernization without increasing the capacity of human resources, further worsens their poverty conditions. Keywords: ibnu khaldun; structural poverty; bajo tribe
Pengaruh Penerapan Green Accounting Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar di ISSI) Tahun 2019 – 2023 Mustika, Yuni Awalia; Abdulahanaa, Abdulahanaa; Hasbi, Hartas
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2441

Abstract

  Studi ini berfokus pada analisis hubungan antara penerapan green accounting dan kinerja keuangan perusahaan yang termasuk dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama periode 2019–2023. Melalui pendekatan kuantitatif, analisis melalui regresi linier sederhana, dengan perangkat lunak SPSS versi 25. Sampel terdiri dari 10 perusahaan manufaktur yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan. Hasil analisis statistik memperlihatkan adanya pengaruh negatif yang signifikan antara green accounting pada kinerja keuangan, dengan nilai signifikansi 0,009, mengindikasikan bahwa peningkatan pengeluaran untuk aspek lingkungan berkorelasi dengan penurunan tingkat profitabilitas perusahaan (ROA). Koefisien determinasi (R²) 13,4% menunjukkan bahwa green accounting hanya menjelaskan sebagian kecil variasi ROA. Salah satu perusahaan, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) memiliki pengaruh paling signifikan dengan R² sebesar 84,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa biaya lingkungan yang lebih besar berhubungan dengan penurunan profitabilitas jangka pendek, namun mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya literatur terkait pengaruh green accounting terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada manajer perusahaan, investor, dan pembuat kebijakan dalam mempertimbangkan faktor lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis untuk mencapai keberlanjutan dan kinerja keuangan yang lebih baik.
ANALISIS KEMISKINAN STRUKTURAL NELAYAN ETNIS SUKU BAJO PERSPEKTIF PEMIKIRAN IBNU KHALDUN Nurfadia, Nurfadia; Abdulahanaa, Abdulahanaa; S., Arifin
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v5i1.10844

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kemiskinan struktural pada nelayan etnis Suku Bajo di Kelurahan Bajoe, Kabupaten Bone, serta menganalisis fenomena tersebut dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan ekonomi Islam. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan Etnis Suku Bajo dan akademisi bidang ekonomi syariah. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penyebab kemiskinan struktural yang dialami nelayan Suku Bajo di Kelurahan Bajoe Kabupaten Bone bukan sekadar akibat keterbatasan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti marginalisasi sosial, kebijakan yang tidak berpihak, serta ketimpangan ekonomi. Pola hidup tradisional, keterbatasan akses terhadap pendidikan dan modal, serta perubahan iklim semakin memperburuk kondisi nelayan, dan (2) Kemiskinan struktural yang dialami oleh nelayan etnis Suku Bajo di Kelurahan Bajoe, Kabupaten Bone, dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun dapat dijelaskan melalui konsep ashabiyyah, yakni solidaritas sosial atau ikatan kekelompokan yang menjadi dasar kekuatan dan ketahanan suatu komunitas, struktur sosial, dan siklus peradaban. Solidaritas sosial yang kuat dalam komunitas Bajo memiliki peran penting dalam ketahanan ekonomi para nelayan, namun dalam praktiknya, hal ini sangat bergantung pada kepemimpinan dan kebijakan yang diterapkan. Melemahnya ashabiyyah, akibat kepemimpinan yang tidak inklusif serta tekanan eksternal seperti modernisasi tanpa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, semakin memperburuk kondisi kemiskinan nelayan Suku Bajo. Kata Kunci: ibnu khaldun; kemiskinan struktural; suku bajo. Abstract: This study aims to identify the causes of structural poverty among fishermen of the Bajo ethnic group in Bajoe Village, Bone Regency, and to analyze this phenomenon from the perspective of Ibn Khaldun's thinking. The type of research used is qualitative with an Islamic economic approach. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. The subjects in this study are the Bajo ethnic fishing community and academics. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that: (1) The causes of structural poverty experienced by Bajo fishermen in Bajoe Village, Bone Regency are not only due to individual limitations, but are also influenced by external factors such as social marginalization, impartial policies, and economic inequality. Traditional lifestyles, limited access to education and capital, and climate change further worsen their conditions, and (2) The structural poverty experienced by fishermen of the Bajo ethnic group in Bajoe Village, Bone Regency, from the perspective of Ibn Khaldun's thinking can be explained through the concept of ʿashabiyyah, namely social solidarity or group ties which are the basis for the strength and resilience of a community, social structure, and cycle of civilization, social structure, and civilizational cycles. Strong social solidarity within the Bajo community plays an important role in their economic resilience, but in practice, it is highly dependent on leadership and policies implemented. The weakening of the ashabiyyah, due to non-inclusive leadership and external pressures such as modernization without increasing the capacity of human resources, further worsens their poverty conditions. Keywords: ibnu khaldun; structural poverty; bajo tribe
Analisis Faktor Sosial dan Ekonomi yang Mempengaruhi Keputusan Masyarakat Memilih Koperasi Sebagai Lembaga Simpan Pinjam (Studi Pada Masyarakat Kecamatan Tanete Riattang Barat) Aditya, Nurfadhila; Abdulahanaa, Abdulahanaa; Muis, Musrini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosial dan ekonomi yang mempengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih koperasi sebagai lembaga simpan pinjam di Kecamatan Tanete Riattang Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan masyarakat yang menjadi anggota koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses dan persyaratan yang tidak memberatkan menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memilih koperasi. Selain itu, kepercayaan terhadap koperasi yang dibangun melalui transparansi dan interaksi positif antar anggota juga berperan penting. Dari segi ekonomi, suku bunga yang terjangkau dan fleksibilitas dalam layanan keuangan memperkuat pilihan masyarakat untuk menggunakan koperasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengelola koperasi dalam meningkatkan layanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.