Ni Komang Sutriyanti
UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Praktik Pendidikan Keagamaan pada SMA Negeri 8 Denpasar I Putu Agus Aryatnaya Giri; I Nyoman Alit Supandi; Ni Komang Sutriyanti; Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi; I Made Sukma Muniksu
Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/sevanam.v1i2.1472

Abstract

Untuk mengantisipasi segala bentuk implikasi negatif dari Postmodernisme di kalangan pemuda Hindu, Prodi Pendidikan Agama Hindu Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar mengakselerasikan program pengabdian masyarakat berbasis program studi yang mengusung tema “Pendampingan Praktik Pendidikan Keagamaan di SMA Negeri 8 Denpasar”, yang memfokuskan pada kegiatan praktek Yoga, Upakara, dan Dharma Gita. Yoga yang dipraktekkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri 8 Denpasar yakni Yoga Surya Namaskara. Surya Namaskara adalah seperangkat 12 postur dalam asana yoga. Yoga Surya Namaskara adalah memuja Dewa matahari sebagai satu-satunya pemberi kehidupan di alam semesta ini. Praktek upakara yang fokus dalam pembuatan banten Pejati dan Kelatkat. Mulai dari penyediaan sarana prasarana yang berkualitas sampai dengan mekanisme pembuatan yang berpedoman pada tattwa dan susila. Dharma Gita yang dipraktekkan dalam kegiatan Pengabdian masyarakat di SMA Negeri 8 Denpasar mengkhusus pada Kidung Dewa Yadnya. Dengan waktu yang sangat singkat dan tentunya karena minat, bakat, dan potensi siswa yang berbeda-beda terkait dengan Dharma Gita tersebut maka difokuskan pada Kidung Dewa Yadnya yang paling sering dinyanyikan ketika melaksanakan upacara Dewa Yadnya seperti persembahyangan maupun Piodalan/Pujawali di Pura.
PERBEDAAN AGAMA DENGAN AKULTURASI TRADISI SUBAK DALAM MEMPENGARUHI PSIKOLOGIS, KARAKTER, DAN PERILAKU MASYARAKAT Kadek Ari Setia Utama Putra; Kadek Ari Anggarini; Putu Pande Pinandia Eka Putri; Ni Komang Sutriyanti
Pangkaja: Jurnal Agama Hindu Vol 24 No 2 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali is inseparable from its culture and local wisdom which is combined with the culture of other religious communities, one of which is the acculturation of Subak culture carried out by Hindus and Muslims. Various things happened in Indonesia regarding the incidence of diversity intolerance, so that the community formed a community organization in Bali that regulates water for rice fields from a water source in an area whose members consist of a combination of Hindus and Muslims living in rural areas. This organization was formed by the community to maintain community harmony and was used as a forum for forming cultural acculturation. The maintenance of the Subak cultural acculturation carried out in Yeh Embang Village, Mendoyo, Jembrana is able to change the psychology of the community in influencing the character and behavior of the community. The objectives to be achieved in this study are to describe the existence of Subak culture in today's modern era, to analyze the process of cultural acculturation between Hindus and Muslims in Subak Yeh Santang, and to analyze the impact of acculturation of Subak culture between Hindus and Muslims on the psychological and character of society. The research instruments include interviews, questionnaires, documentation, objects of observation and books and journals. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive methods. The results of this study are as follows; Acculturation of Subak culture can strengthen harmony between residents or the community and there is a positive impact of acculturation of Subak culture on the psychology, mindset, and behavior of the community which affects the character of the community in a better direction with a percentage of the influence of Subak cultural acculturation on the psychology of society by 87% and the role of the community 78.11% indicates that the community plays a very important role in the implementation of this cultural acculturation.
PENDAMPINGAN PRAKTIK PENDIDIKAN KEAGAMAAN PADA SDN 3 PADANGKERTA, KELURAHAN PADANGKERTA, KECAMATAN KARANGASEM, KABUPATEN KARANGASEM Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi; Ni Komang Sutriyanti; I Wayan Lali Yogantara; Ni Nyoman Mariani; Ida Ayu Gde Wulandari
Jurnal Lentera Widya Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Lantera Widya Desember 2022
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v4i1.465

Abstract

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam bidang pendidikan Agama Hindu, melalui praktik keberagamaan Hindu yakni; Yoga Asanas, Dharmagita dan Upakara yang disesuaikan dengan kebutuhan dan rentang usia peserta. Pengabdian masyarakat ini didasari atas permintaan pihak sekolah, sebab melihat potensi, peluang dan kebutuhan siswa. Selama ini, pihak sekolah telah rutin memberikan pelatihan yoga asanas, yang dilatih langsung oleh guru sekolah, namun belum adanya pengembangan lebih lanjut, sehingga diperlukan pendampingan dalam praktik agar keterampilan siswa SDN 3 Padangkerta dapat berkembang. Mengenai pendampingan praktik Dharmagita dan Upakara selain untuk memberi pemahaman atas Budaya Bali yang sarat akan Nilai Agama Hindu. Ruang lingkup pengabdian ini terdiri dari: penyampaian materi atau sharing Yoga asanas, Dharmagita dan Upakara. Masing-masing dilaksanakan sebanyak 10 kali pertemuan dengan sub materi; 1) Astangga Yoga (Hatha Yoga dan Iyengar Yoga), 2) Sekar Rare, Sekar Alit dan Sekar Madya, serta 3) upakara (Banten Pejati). Setelah mengikuti keseluruhan rangkaian pelatihan ini, siswa kemudian dievaluasi pada akhir sesi pertemuan dan diikutsertakan dalam lomba tiga materi pelatihan yang dimaksud. Setelah mengikuti keseluruhan materi pengabdian, diharapkan siswa SDN 3 Padangkerta bertransformasi menjadi pelajar Hindu yang kompetitif. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Praktik Keberagamaan Hindu, Pelajar Hindu Kompetitif