Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Sifat Mekanik Bata Ringan Cellular Lightweight Concrete Menggunakan Program LUSAS V17 Roma Dearni; Reni Suryanita; Ismediyanto Ismediyanto
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat pada perkembangan dunia konstruksi modern, sehingga memunculkan inovasi baru dalam dunia konstruksi. Salah satunya adalah pembuatan bata ringan Cellular Lightweight Concrete (CLC). Density yang rendah memungkinkan resiko ketika terkena getaran atau percepatan tanah, salah satunya getaran yang disebabkan oleh gempa bumi dapat diperkecil. Untuk itu, penggunaan bata ringan efektif dalam konstruksi bangunan tinggi maka perlu dilakukan simulasi numerik pada bata ringan agar mempermudah kita menganalisis sifat mekanik bata ringan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan nilai penurunan pada uji laboratorium serta menganalisis sifat mekanik tegangan, regangan dan modulus elastisitas pada pemberian beban yang bervariasi. Pemberian beban berdarkan data optimum pada uji laboratorium maka di pakai rentang beban dimulai dari 20 kN hingga 35 kN dengan variabel beban 0,5 kN. Pemodelan benda uji memiliki panjang 60 cm, lebar 10 cm dan tinggi 20 cm. Parameter input pada program menggunakan hasil uji laboratorium yang telah dilakukan pada penelitian sebelumnya berupa nilai modulus elastisitas, poisson ratio dan densitas. Hasil penelitian didapatkan nilai penurunan permukaan pada pemberian beban 26 kN saat uji laboratorium sebesar 4,82 mm, sedangkan secara numerik menghasilkan 4,94 mm. Pemberian beban 35 kN menimbulkan penurunan permukaan maksimal sebesar 6,65 mm. Nilai tegangan maksimal yang ditimbulkan pada saat simulasi numerik sebesar 0,82 N/mm2, sedangkan nilai regangan dihasilkan sebesar 0,026. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa nilai penurunan pada eksperimental lebih kecil dibandingkan dengan analisis menggunakan pemrograman LUSAS V.17 dan disimpulkan bahwa semakin besar beban yang diberikan maka semakin besar juga nilai tegangan regangan dan penurunannya.
Analisis Biaya Operasional Kendaraan Angkutan Sekolah Di Kota Pekanbaru Roma Dearni; Ari Sandhyavitri; Lita Darmayanti
SAINSTEK Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i2.150

Abstract

Pertambahan penduduk di Kota Pekanbaru yang semakin meningkat menimbulkan banyak kemacetan dibeberapa titik daerah. Salah satu titik rawan kemacetan berada pada daerah kawasan pendidikan. Kemacetan terjadi dikarenakan adanya proses antar jemput anak sekolah. Pemerintah sudah mengatasi kemacetan dengan menyediakan alat tranportasi umum yaitu bus trans metro Pekanbaru, namun hal ini belum sepenuhnya dapat mengatasi kemacetan khususnya dalam kasus antar jemput anak sekolah. Butuh rute khusus dan ketersediaan fasilitas yang sesuai dengan kenyaman, keselamatan serta ketepatan waktu bagi pelajar. Maka perlu dilakukan analisis perhitungan biaya operasional kendaraan angkutan sekolah untuk mengetahui kelayakan secara ekonomi dalam perencanaan angkutan sekolah. Hasil penelitian pada perhitungan biaya operasional kendaraan dapat menentukan tarif pada setiap rute. Besar tarif berdasarkan perhitungan BOK pada setiap rute adalah pada rute 1 sebesar Rp.7.000, rute 2 sebesar Rp.7.100, rute 3 sebesar Rp. 5.600, rute 4 sebesar Rp. 9.800, rute 5 sebesar Rp. 7.100 dan rute 6 sebesar Rp. 9.400. Nilai tarif berdasarkan BOK yang didapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk memberi subsidi penuh atau setengah dalam perencanaan angkutan sekolah di Kota Pekanbaru.
Desain Gazebo Ramah Lingkungan untuk Mendukung Objek Wisata Pantai Desa Pambang Pesisir Kecamatan Bantan Zulkarnain; Dearni, Roma; Enda, Dedi
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/6wqgjj87

Abstract

Pantai Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, merupakan salah satu potensi wisata alam di Kabupaten Bengkalis. Keindahan alam pantai ini memiliki daya tarik yang besar, tetapi belum didukung dengan fasilitas yang memadai untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Melalui program pengabdian yang dilakukan oleh Tim dari Politeknik Negeri bengkalis khususnya Jurusan Teknik Sipil, bertujuan untuk merancang dan membangun gazebo ramah lingkungan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan kawasan wisata Pantai Desa Pambang Pesisir. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui proses Identifikasi dan Analisis Lokasi, Perancangan Desain, Pelaksanaan Pembangunan dan Monitoring serta Evaluasi, Hasil desain Gazebo yang dibangun memiliki struktur berbahan kayu sebagai rangka utama, atap asbes, dan lantai dari kayu. Struktur ini tidak hanya menyatu dengan lingkungan pantai, tetapi juga tahan terhadap cuaca pesisir. Realisasi dari gazebo ramah lingkungan ini mendukung pengembangan objek wisata pantai Desa Pambang Pesisir. Gazebo ini tidak hanya memberikan manfaat praktis sebagai fasilitas wisata, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat setempat.
BIM-BASED STEEL QUANTITY TAKE-OFF EVALUATION FOR STEEL FRAME BRIDGES: A COMPARISON BETWEEN AUTODESK REVIT AND CONVENTIONAL CALCULATIONS Mutiara Ramadhanis; Gunawan; Roma Dearni
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 5 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21485754

Abstract

Building Information Modeling (BIM) has become an effective approach for improving the efficiency and accuracy of quantity take-off (QTO) in construction projects, including steel truss bridges. This study evaluates the accuracy of steel weight quantity take-off generated using Autodesk Revit 2025 by comparing it with conventional calculations based on the Detail Engineering Design (DED). The comparison was conducted on 34 steel profile groups consisting of 210 structural members. Steel weight obtained from Autodesk Revit was compared with conventional calculations using percentage difference and statistical indicators, including Mean Error (ME), Mean Absolute Error (MAE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), and the Coefficient of Determination (R²). The results show that Autodesk Revit produced a total steel weight of 27,526.57 kg, while the conventional calculation yielded 27,478.92 kg, resulting in a percentage difference of only 0.17%. The statistical evaluation produced an ME of 1.40 kg, an MAE of 9.31 kg, a MAPE of 1.89%, and an R² value of 0.9996, indicating excellent agreement between the two methods. Unlike previous studies that mainly compared total quantities, this study evaluates steel weight quantity take-off at the individual profile level, providing a more detailed assessment of Autodesk Revit accuracy for steel truss bridge structures. The findings demonstrate that Autodesk Revit 2025 is a reliable and effective tool for BIM-based steel quantity take-off.