Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kajian Model Fisik Pengaruh Freeboard dan Susunan Buis Beton Sebagai Pemecah Gelombang Tenggelam Ambang Rendah (Pegar) Dalam Mereduksi Gelombang Zulkarnain, Zulkarnain; Anwar, Nadjadji
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 1, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.306 KB) | DOI: 10.35334/be.v1i2.600

Abstract

The Research Center and Development of Water (Puslitbang) is currently developing the Submerged Breakwater in shallow sea area (PEGAR). The author is interested to examine the material that easily obtained in the field of RCP concrete cylinder. The observation is how it to be ability in function as submerged breakwater an go green and low cost. The physical model of wave transmission test is how the response to the structure in ability to damping of wave as the breakwater function. In this research breakwater used is submerged breakwater type by using concrete cylinder (buis beton). The purpose from this research is to know how the response of breakwater structure to the waves through it, with some variation of the structure by creating a structure with three variations of the arrangement and freeboard that is the relative depth with the crest width is constant. The wave generated test in this study is using regular waves in wave flume at FTSP Civil Engineering Department of Institute Technology Ten November. From the analysis of the effect of the installation of submerged breakwater by using concrete cylinder to the wave damping value, it can be concluded that the factors that are very influential is the freeboard and the composition of concrete cylinder. Scenario A (rigid vertical massive) is capable of producing the smallest value of kt is 0.33. As for scenario B (rigid horyzontal massive) with a damping value of 0.5, while the scenario C (rigid permeable) is only able to produce kt value of 0.71. Scenario A is better than scenario B and C Because the position of arrangement of A is very good used to damp wave in small or big freeboard conditions.
Kajian Model Fisik Pengaruh Freeboard dan Susunan Buis Beton Sebagai Pemecah Gelombang Tenggelam Ambang Rendah (Pegar) Dalam Mereduksi Gelombang Zulkarnain Zulkarnain; Nadjadji Anwar
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v1i2.600

Abstract

The Research Center and Development of Water (Puslitbang) is currently developing the Submerged Breakwater in shallow sea area (PEGAR). The author is interested to examine the material that easily obtained in the field of RCP concrete cylinder. The observation is how it to be ability in function as submerged breakwater an go green and low cost. The physical model of wave transmission test is how the response to the structure in ability to damping of wave as the breakwater function. In this research breakwater used is submerged breakwater type by using concrete cylinder (buis beton). The purpose from this research is to know how the response of breakwater structure to the waves through it, with some variation of the structure by creating a structure with three variations of the arrangement and freeboard that is the relative depth with the crest width is constant. The wave generated test in this study is using regular waves in wave flume at FTSP Civil Engineering Department of Institute Technology Ten November. From the analysis of the effect of the installation of submerged breakwater by using concrete cylinder to the wave damping value, it can be concluded that the factors that are very influential is the freeboard and the composition of concrete cylinder. Scenario A (rigid vertical massive) is capable of producing the smallest value of kt is 0.33. As for scenario B (rigid horyzontal massive) with a damping value of 0.5, while the scenario C (rigid permeable) is only able to produce kt value of 0.71. Scenario A is better than scenario B and C Because the position of arrangement of A is very good used to damp wave in small or big freeboard conditions.
IDENTIFIKASI TANAH DI WILAYAH PANTAI (PELABUHAN RO-RO PENYEBERANGAN BAGIAN TIMUR) DESA AIR PUTIH KECAMATAN BENGKALIS (24 - 30) Zulkarnain Zulkarnain; Herlinawati Herlinawati; Muhammad Rizki
PILAR Vol. 15 No. 1 (2020): Pilar: Maret 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis Riau, khsususnya di wilayah Pelabuhan Ro-Ro Penyeberangan dari Pulau Bengkalis ke Sungai Pakning (daratan sumatera) memiliki permasalahan pendangkalan di area dermaga nya. Hal ini tentu menjadi masalah bagi pemerintah dan akan merugikan masyarakat dalam keberlangsungan dan kelancaran arus pergerakan penyeberaengan yang menghubungkan pulau Bengkalis dan daratan sumatera. Untuk itu penulis ingin mengwetahui jenis tanah di wilayah pantai Ro-Ro penyeberangan agar dapat menjadi bahan pertimbangan mengeani material yang diangkut dan menjadi sedimen di wilayah dermaga tersebut. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan survey di lapangan dan melakukan serangakian penggujian di Laboratorium Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis. Pengujian yang dilakukan antara lain adalah kadar air tanah, berat jenis tanah, analisa saringan dan hydrometer, indeks plasitisitas tanah. Sampel tanah yang diambil adalah tanah di wilayah pantai yang mengalami permsalahan pendangakalan dari surut terendah hingga pada posisi pasang tertinggi masing-masing diambil mengguakan hand boring. Berdasarkan hasil analisa uji distribusi ukuran butiran tanah > 90 % lolos saringan No. 200, nilai Bj berkisar 2,58 – 2,65, nilai PL < 30, dan nilai IP diatas 11. Seperti yang disebutkan pada klasifikasi AASHTOO bahwasanya tanah ini tergolong ked lam A-7-6 yakni tanah berlempung.
TINJAUAN ULANG KAPASITAS LIMBAH AIR KOTOR PADA TANGKI SEPTIK DI RUSUNAWA POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS (26-32) Zulkarnain Zulkarnain; Nice Otofiani
PILAR Vol. 16 No. 1 (2021): Pilar: Maret 2021
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusunawa Politeknik Negeri Bengkalis merupakan rumah susun mahasiswa yang terletak di Desa Sungai Alam Kecamatan Bengkalis, saat ini Politeknik Negeri Bengkalis telah menyediakan tempat tinggal sementara yang dapat di sewa oleh para mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis dengan menyediakan fasilitas yang nyaman untuk belajar dan mengembangkan kreativitas mahasiswa. Saat ini telah tersedia dua buah tangki septic yang diperuntukkan menampung limbah air kotor dari Rusunawa tersebut dengan dimensi eksisting 4 m x 2 m x 2,5 m, dengan jumlah penghuni yang akan menghuni Rusunawa berjumlah 150 orang. Penelitian ini akan melakukan beberapa pengujian dan pengukuran yakni kedalaman muka air tanah dengan alat hand boring, kemudian melakukan perhitungan kapasitas tampungan dari limbah air kotor pada septic tank. Hasil pengujian permeabilitas tanah pada lokasi adalah 0,27 m/jam, dengan kondisi tanah lanau dan memiliki kedalaman permukaan air tanah 0,8 m. Kemudian melakukan perhitungan kebutuhan air, volume limbah cair, padat dan ruang bebas pada septic. Hasil perhitungan yang dilakukan berdasarkan SNI-2398-2017 diperoleh volume air 43 m3 dengan perkiraan waktu detensi 3 hari. Sedangkan untuk limbah padat/lumpur sebesar 11,25 m3 dengan perkiraan waktu pengurasan selama 3 tahun dan produksi lumpur 25 ltr/org/tahun, dan ruang ambang bebas diperkirakan 0,3 m ketinggian ruang bebas diperoleh volume ruang bebas nya 2,4 m3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tangka septic yang ada tidak mencukupi untuk menampung limbah kotor dari 150 orang mahasiswa di rusunawa dengan waktu pengurasan selama 3 tahun. Sebaiknya dilakukan perencanaan pembuatan pengolahan limbah lanjutan seperti sumur resapan atau kolam sanita agar kelebihan volume tersebut bisa diatasi dan waktu pengurasan bisa dilakukan dalam waktu 3 tahun sesuai rencana.
KEBUTUHAN ANGKUTAN PADA KORIDOR BUS RAPID TRANSIT (BRT) KOTA PALEMBANG: BRT di kota Palembang herlinawati herlinawati; Zulkarnain; Bazar
PILAR Vol. 16 No. 2 (2021): Pilar: September 2021
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKota Palembang sebagai salah satu kota besar yang mengalami peningkatan jumlah kendaraan pribadi. Sehingga mengakibatkan kemacetan diruas-ruas jalan Palembang. Pertumbuhan kendaraan pribadi baik mobil atau sepeda motor mengakibatkan tidak nyamannya lingkungan meningkat, kemacetan dan kapasitas jalan yang sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan-kendaraan di masa mendatang. Oleh karena itu pemerintah Kota Palembang mengembangkan transportasi misal yaitu Bus Rapid Transit. Namun masyarakat kurang minat untuk menggunakan angkutan umum karena merasa pelayanan yang tidak baik. Studi ini bertujuan untuk merumuskan kinerja pelayanan BRT Koridor Kota Palembang secara berkelanjutan dengan pengoptimalisasi penggunaan BRT rute Pusri – PS Mall. Sehingga dapat menemukan faktor – faktor permasalahan yang mempengaruhinya sehingga dapat dirumuskan langkah – langkah perbaikan dan peningkatan mutu pelayanannya, dan rekomendasi perbaikan kualitas pelayanan kepada operator. Studi ini dengan menerapkannya sustainable transportation atau transportasi berkelanjutan. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kinerja pelayanan berdasarkan persepsi menunjukkan cukup memuaskan. Namun ada beberapa persepsi yang merasa kurang yaitu pelayanan operator, perpindahan moda, ketetapan waktu dan waktu tunggu. Sedangkan berdasarkan penelitian dengan standar Departemen Perhubungan telah menunjukkan baik.Kata kunci : BRT, Kinerja Pelayanan, Load Factor, jumlah armada, frekuensi
PENGGUNAAN PLASTIK TIPE PET SEBAGAI PENGGANTI SEMEN PADA PEMBUATAN PAVING BLOCK Zulkarnain Zulkarnain
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.071 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1010

Abstract

Salah satu penanganan peningkatan jumlah sampah plastik adalah dengan pemanfaatan kembali limbah plastik dijadikan paving block. Pembuatan paving block plastik dengan bahan baku utama plastis menggunakan metode pemanasan. Dalam penelitian ini akan dilakukan pembuatan paving block dengan memanfaatkan limbah plastik tipe PET (polyethylene terephthalate), dengan tujuan untuk mengetahui kuat tekan paving block plastik dengan penambahan pasir dengan persentase dari pasir yang digunakan yaitu 0%, 25%, 50% dari volume plastik yang telah dilelehkan. Dari hasil pengujian, kuat tekan rata-rata tertinggi yang didapat dari penggunaan pasir dengan persentase pasir 0% yaitu sebesar 15,623 MPa,  sedangkan untuk kadar pasir 25 % dan 50 % masing – masing 6,888 MPa dan 10,737 Mpa, sehingga paving block 0% pasir dapat digunakan untuk pejalan kaki dan untuk paving block 50% dapat digunakan untuk taman kota, tetapi untuk paving block 25% belum memenuhi syarat standar SNI 03-0691-1996.
Analisis Pegujian Tarik Pada Penyambungan Aluminium-Tembaga Dengan Proses Friction Stir Welding jupri jupri; Muhammad Ikhsan; Siswandi B Siswandi B; Zulkarnain Zulkarnain
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2476

Abstract

Abstrak Pengaruh bentuk sisi sambungan las antara aluminium A 5083 dan tembaga C 11000 yang diproses dengan friction stir welding terhadap sifat mekanik dan struktur mikro telah dievaluasi. Jenis sisi sambungan yang digunakan adalah linier-shaped, tooth-shaped dan saw-shaped. Tool yang digunakan berbentuk trapesium yang memiliki pin berulir dengan jarak pitch 0,5 mm. Parameter proses dibuat konstan yaitu putaran spindle 1500 rpm, traverse speed 24 mm/min, kemiringan tool 2°. Hasil pengujian menunjukkan nilai kekuatan tarik sambungan las dengan bentuk sisi linier-shaped adalah 151 MPa, tooth-shaped 113 MPa dan saw-shaped 167 MPa. Kata Kunci: Las, struktur mikro, rpm, kekuatan, sambungan. Abstract The effect of welding joint side between aluminum A 5083 and copper C 11000 processed by friction stir welding on mechanical properties and microstructure were observed. Linear shaped, tooth shaped, and saw shaped were used as welding joint side. The trapesium tool with pin screw was used in distance pitch of 0.5 mm. The parameter process was set constant for 1500 rpm, transverse speed 24 mm/min, and tilt angle 2˚. The results show that the tensile strength of linear shaped welded joints with 151 MPa, tooth shaped 113 MPa, and saw shaped 167 MPa. Keyword: Welding, microstructure, rpm, strength, joint.
Behaviour Of Bamboo Reinforcement In Flexural Strength Of Sea Water Concrete Slab Alamsyah Alamsyah; Hery Waluyo; Muhammad Zulkarnain; Faisal Ananda; Zev Aljauhari
Journal of Green Science and Technology Vol 3, No 2 (2019): JOURNAL OF GREEN SCIENCE AND TECHNOLOGY
Publisher : FAKULTAS TEKNNIK UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jgst.v3i2.2385

Abstract

World Resources Institute data shows that there will be a fresh water crisis in 2040 including Indonesia. Responding to the above, many studies have been carried out using seawater, one of which is on concrete. Several studies have shown that seawater does not reduce the quality of concrete, but provides a corrosion effect on reinforcement.In this study, sea water concrete slabs have been made using bamboo as a reinforcement that will not corrode due to seawater. For concrete mix design refers to SNI SNI 03-2834-2000 and for slab flexural strength refers to 03-2847-2002. Slab specimens with sea water concrete that have been made consist of Slab concrete of steel reinforcement (SCS), Slab concrete of bamboo reinforcement V type notch (SCBV)  and Slab concrete of bamboo reinforcement  U type notch (SCBU).The result of the compressive strength of sea water concrete can reach the compressive strength of the plan. Tensile strength of bamboo reaches 223.5MPaand approaching the tensile strength of steel reinforcement. The maximum load of SCBV and SCBU were decrease than theoretical analysis of0.14% and 21.51% respectively. Otherwise, the maximum load of SCS greater than theoretical analysis with a difference of 14.67%. The flexural strength of the concrete slab was not affected by sea water as in compressive strength of cylinder.Keywords: Bamboo reinforcement slab, Flexural strength, Seawater concrete
PERENCANAAN NORMALISASI SUNGAI UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR DI SUNGAI SIMPANG BARU DESA TELUK LATAK KECAMATAN BENGKALIS Zulkarnain Zulkarnain; Oni Febriani; Suhendra Suhendra
Jurnal TeKLA Vol 2, No 2 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.226 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v2i2.1829

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa kondisi eksisting sungai untuk perencanaan normalisasi sungai pada sungai Simpang Baru Desa Teluk Latak Kecamatan Bengkalis. Kondisi eksisting yang mengalami pendangkalan akibat dari runtuhan tebing sungai dan curah hujan tinggi di bulan tertentu hal ini merupakan salahsatu faktor penyebab terjadinya peluapan aliran pada sungai simpang baru. Pendekatan empiris dalam menganalisa intensitas curah hujan adalah Metode distribusi Gumbel dan metode Mononobe dengan data curah hujan yang diperoleh dari sesame.system, stasiun yang berada di Selat Baru tahun 2014-2018. Sedangkan untuk menganalisa debit curah hujan menggunakan metode rasional, dan debit saluran sungai berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan, diantaranya data pengukuran profil sungai, pengukuran kecepatan aliran dan pengukuran muka air eksisting. Hasil dari perhitungan diperoleh kapasitas eksisting pada saluran sungai Simpang Baru Desa Teluk Latak Kecamatan Bengkalis sebesar 52.4287 m³/detik, sedangkan debit banjir sebesar 9.6276 m³/detik. Dimensi rencana normalisasi berdasarkan perhitungan mampu menampung aliran sebesar 107,730 m³/detik.
ABU KULIT PINANG SEBAGAI PENGGANTI FILLER PADA CAMPURAN AC-BC Andika Utami; Marhadi Sastra; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal TeKLA Vol 2, No 1 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 1
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.604 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v2i1.1431

Abstract

AbstrakAC-BC merupakan salah satu bagian dari lapis perkerasan yang berfungsi sebagai lapis antara yang menahan beban maksimum akibat beban lalu lintas. Bahanperkerasan campuran AC-BC terdiri dari agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi (Filler) dan aspal. Penelitian ini merupakan eksperimen untuk mencarialternatif   pengganti   filler   dengan   memanfaatkan   limbah   abu   kulit   pinang   karena semakin meningkatnya harga material menjadi kendala dalammewujudkan pembangunan jalan aspal beton yang lebih layak. Dalam menanggapi hal ini perlu dipikirkan suatu bahan pengganti yang dapat diperoleh denganmudah serta diproduksi misalnya memanfaatkan limbah kulit pinang sebagai filler campuran beton aspal. Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah untukmengetahui karakteristik campuran AC-BC dengan abu pinang sebagai filler melalui pengujian marshall sehingga diketahuinya nilai Stabilitas, VIM, VMA,VFWA, Flow, MQ. Aspal yang digunakan adalah aspal pen 60/70, berdasarkan hasil pengujian didapat kadar aspal yaitu 5,0% dengan variasi campuran abupinang 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Untuk komposisi agregat untuk AC-BC  :  agregat  kasar  60,5%,  agregat  halus  33,5%. Hasil  pengujian  abu  kulitpinang  sebagai  berikut  : Stabilitas (kg) = 3517,91> 800, VIM (%) = 4,20 >3-5%, VMA (%) = 14,26>14, VFWA (%) = 70,77>63, Flow (mm) = 2,50> 2-4,Density = 2,32 MQ (kg) = 1462,63>250.