Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA) DAN MADU (APIS MELLIFERA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI KLINIK PRATAMA BERTHA TAHUN 2025 sihaloho, wilfa muslimah; Sari, Husna; Br Barus, Yudica Hagaina
JURNAL ILMIAH DHDT - KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Kebidanan & Kespro
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpk2r.v7i2.2271

Abstract

Anemia pada masa kehamilan merupakan kondisi dimana kadar hemoglobin ibu hamil kurang dari 11 g/dL. Anemia pada masa kehamilan merupakan risiko yang cukup besar bagi ibu dan anak sehingga memerlukan perhatian khusus dari seluruh penyedia layanan kesehatan terkait. Survei anemia telah dilakukan di empat kecamatan yaitu Medan, Binjai, Langkat, dan Deli Serdang sesuai dengan Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (2019). Hasil survei menunjukkan bahwa anemia terjadi pada 40,50% ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jintan hitam (nigella sativa) dan madu (apis mallifera) terhadap kadar hemoglobin ibu hamil yang menderita anemia di Klinik Bertha Pratama tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimental design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pretest-posttest design untuk satu kelompok. Penelitian ini melibatkan 16 partisipan yang dipilih melalui metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, sebelum pemberian jintan hitam dan madu, rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil adalah 9,71 g/dL. Namun, rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil meningkat menjadi 10,71 g/dL setelah pemberian jintan hitam dan madu. Hasil uji Paired Sample T-Statistical pada penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian jintan hitam dan madu memberikan pengaruh yang cukup besar. Nilai p yang dihasilkan adalah 0,000, lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (p < 0,05). Secara keseluruhan, pemberian jintan hitam dan madu memberikan pengaruh terhadap kadar hemoglobin ibu hamil. Tujuan dari klinik ini adalah untuk meningkatkan peran serta bidan dalam memberikan pendampingan kepada ibu hamil dalam mengelola kesehatannya dan mengatasi anemia selama kehamilan.
PENGARUH DAUN UBI JALAR UNGU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI KLINIK CINDY TAHUN 2025 sihaloho, wilfa muslimah; Krisna, Putri; Insani, Septa Dwi; Samosir, Tiona Sampri
JURNAL ILMIAH DHDT - KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2025): JURNAL PENELITIAN KEBIDANAN & KESPRO
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpk2r.v8i1.2697

Abstract

Pregnancy-related anemia represents a significant contributor to maternal mortality in Indonesia.Haemoglobin is pregnant women affects fetal growth and development. Pregnant women need higher nutrition than women who are not pregnant because malnutrition during pregnancy can cause iron deficiency anemia, low birth weight babies and birth defects. Iron is very important this increase is attributed to the maternal blood volume expanding by 25% during gestation. Purple sweet potato leaves in every 100 gram’s , carotene 2700 μg, calcium 75- 183 mg, iron 1,8 – 3,9 mg, riboflavin 0,35 mg, and ascrorbic acid 32 – 136 mg ( Motsa,2015). Sweet potato leaves contain 47 kilocalories of energy, 2,8 gram’s protein, 10,4 gram’s carbohydrates, 0,4 gram fat, 79 miligrams calcium, 66 miligrams phosphorus and 10 miligram of iron. In addition, sweet potato leaves also contain 6016 IU of vitamin A, 0,12 miligram’s of vitamin B1 and 22 miligram’s of vitamin C. The presence of vitamin C enhances the absorption of non-heme iron by a factor of four because vitamin C plays a role in transferring iron from ransferin in plasma to fereitin in the liver, the process of forming haemoglobin and helping patossium absorption by keeping potassium in solution form. A Static Group Comparison methodology, employing a two-group pre-test and post-test framework, was utilized in this investigation. The study encompassed a research population of 47 individuals, with a sample size of 32 participants. Findings from this research reveal that the mean score prior to the administration of sweet potato leaves was 8.88 (standard deviation = 1.360), and the mean score subsequent to the administration of sweet potato leaves was 10.19 (standard deviation = 1.223), with a significance value of less than 0.05. In conclusion, this study demonstrates the impact of sweet potato leaves (Ipomoea Batatas) on the hemoglobin levels of pregnant women at the Cindy clinic in 2025.
EDUKASI MANFAAT AROMATERAPI LEMON DAN LAVENDER TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI Nasution, Naimah; Natalia, Kristin; Krisna, Putri; Sihaloho, Wilfa Muslimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v6i1.2664

Abstract

Adolescence is the transition period from childhood to adulthood, is a crucial developmental period due to rapid physical, psychological, emotional and social changes, typically occurring between the ages of 10 and 19. This period begins with puberty, one of the symptoms of which is menstruation in adolescent girls. Menstruation is the release of blood from the uterus through the vagina, which can lead to dysmenorrhea. Dysmenorrhea is menstrual pain characterized by cramps in the lower abdomen that typically occur before menstruation. This menstrual pain can range from mild to severe. This education on the benefits of lemon and lavender aromatherapy was conducted on evidence based from previous research. It was stated that lemon and lavender aromatherapy had an effect on reducing primary dysmenorrhea pain in adolescents. Therefore, this outreach was conducted with adolescents in Sidodadi Village, Deli Serdang Regency. Community service plays a crucial role in improving the quality of adolescent health. Through this activity, adolescent learned that lemon and lavender aromatherapy can reduce primary dysmenorrhea
IMPLEMENTASI PIJAT LAKTASI SEBAGAI PRAKTIK KOMPLEMENTER KEBIDANAN UNTUK OPTIMALISASI ASI EKSKLUSIF DI DESA MEKAR SARI TAHUN 2025 sihaloho, wilfa muslimah; Ariani, Peny; uswatun, Uswatun; Hariaty, Erni; Siregar, Agnes Rahel Brigitha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v6i1.2795

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam menyukseskan pemberian ASI Eksklusif melalui edukasi dan praktik pijat laktasi. ASI Eksklusif merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang bayi hingga usia dua tahun. Namun, masih banyak ibu hamil yang belum memahami teknik perawatan payudara dan pijat laktasi untuk mendukung produksi ASI. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan menggunakan media leaflet serta demonstrasi pijat laktasi dengan media pantom. Kegiatan dilaksanakan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang dengan sasaran seluruh ibu hamil yang hadir pada pertemuan tersebut. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap utama, yaitu pemberian edukasi mengenai ASI Eksklusif, pendampingan praktik pijat laktasi secara langsung, serta sesi diskusi dan tanya jawab untuk menggali pemahaman peserta. Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan bidan koordinator dari Puskesmas Deli Tua, para kader kesehatan desa, tim pendokumentasian, serta perangkat desa yang membantu pelaksanaan acara. Selama kegiatan, ibu hamil tampak aktif dalam berdiskusi dan menunjukkan ketertarikan untuk mempraktikkan pijat laktasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai manfaat ASI Eksklusif, teknik pijat laktasi, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung produksi ASI sejak masa kehamilan. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesiapan ibu hamil dalam memPersiapkan pemberian ASI setelah melahirkan. Edukasi dan praktik langsung yang diberikan diharapkan dapat berkontribusi pada meningkatnya keberhasilan program ASI Eksklusif di wilayah tersebut. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dinilai bermanfaat dan dapat dijadikan model dalam upaya peningkatan pengetahuan kesehatan ibu dan anak di lingkungan masyarakat.