Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Teori Motivasi Terhadap Kreativitas Individu Karyawan: Hasil Sebuah Review Nilawati, Levi
EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol. 18 No. 2 (2024): EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi (EJBA)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/ejba.v18i2.650

Abstract

Banyak perusahaan telah memfokuskan beragam upayanya untuk meningkaykan kreativitas individu karyawan. Kreativitas secara luas dianggap sebagai factor penting untuk mendapatkan keunggulan bersaing dalam mencapai keberhasilan Perusahaan. Implikasinya, banyak Perusahaan melalui manajer untuk mengembangkan system yang dapat meningkatkan kreativitas karyawan melalui pemberian motivasi ekstrinsik. Akan tetapi, literatur memberikan pandangan yang berbeda terkait hubungan antara penghargaan dan kreativitas karyawan. Para peneliti menganggap penting bahwa individu karyawan perlu termotivasi secara intrinsik untuk menjadi kreatif, sementara yang lain menganggap motivasi ekstrinsik (misalnya penghargaan) penting untuk meningkatkan kreativitas. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif dengan menyajikan teori-teori populer yang membahas peran motivasi intrinsik dan ekstrinsik dalam meningkatkan kreativitas karyawan.
Mengejar Karir yang Berkelanjutan: Bagaimana Digital Leadership Mengembangkan Kemampuan Beradaptasi Karir dan Mengimbangi Orientasi Karir Protean Nilawati, Levi
EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol. 19 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM - Jurnal Bisnis dan Akuntansi (EJBA)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/ejba.v19i1.731

Abstract

Dalam era revolusi industry 4.0 yang menjadikan lingkungan kerja yang semakin intensif dan bergejolak, menuntut karyawan dan organisasi untuk mengenali dan menghargai berbagai cara yang mendukung karier yang dapat meningkatkan happiness, health, dan produktivitas. Career sustainable yang merupakan salah satu model karier kontemporer yang dapat menjadi pilihan individu karyawan atau organisasi. Tentu model karier ini tidak terlepas dari berbagai tantangan yang harus dihadapi. Peran pemimpin dalam konteks organisasi digital menjadi buffer untuk menghadapi tantangan tersebut. Tulisan ini menggunakan lensa teori Conservation of Resources (COR) untuk menjelaskan bahwa individu berusaha untuk memperoleh, mempertahankan, melindungi, dan mengembangkan hal-hal yang mereka hargai dan entitas yang bernilai yang disebut sebagai sumber daya, misalnya sumber daya pribadi, organisasi, terkait pekerjaan, dan terkait karier. Sumber daya career merupakan sumber daya terkait karier yang tertanam dalam diri individu yang diperlukan untuk menavigasi karier seseorang atau kompetensi karier. Sumber daya individu dapat diidentifikasikan sebagai rasa individu atas kemampuan mereka untuk mengendalikan dan mempengaruhi lingkungan, yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan kariernya.
PELATIHAN MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN BAGI KARYAWAN RUMAH SAKIT KARTIKA HUSADA Diana Purba, Sylvia; Arianto Budi Nugroho, Yohanes; Nilawati, Levi; Darmoyo, Syarief; Winstinindah Sandroto, Christine
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2302-2309

Abstract

RS-KHJ ingin merasa perlu untuk meningkatkan kemampuan manajemen dan kepemimpinan bagi para karyawannya teristimewa mereka yang menduduki level supervisor ke atas. Hal ini dirasa perlu agar  karyawan di level manajemen mampu mengelola unit nya dan mengembangkan karyawannya agar dapat bekerja untuk mencapai tujuan unit dan melakukan inovasi berkelanjutan. Untuk itulah UAJ terpanggil untuk mendarmabaktikan ilmu untuk turut mengembangkan karyawan di RS-KHJ dalam bentuk    melakukan pengabdian Masyarakat dengan memberikan pelatihan manajemen dan kepemimpinan  di RS-KHJ. Peserta dalam pelatihan ini adalah para pimpinan unit di RS-KHJ. Pelatihan yang dilaksanakan tatap muka berjalan dengan lancar dan evaluasi untuk tiap kriteria pelatihan yang dinilai mayoritas mendapatkan hasil sangat baik. Ke depannya pengabdian Masyarakat dari UAJ terhadap RS-KHJ akan tetap dilaksanakan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan RS-KHJ.
Pengaruh Motivasi pada Kinerja Belajar: Pengujian Terhadap Sebuah Model Nilawati, Levi; Bimo, I. Dwinanto
International Research Journal of Business Studies Vol. 3 No. 3 (2010): December 2010 - March 2011
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/

Abstract

Academic success predictor consists of cognitive measurement, mental intelligence and noncognitive measurement such as personality traits. The desire to accomplish study on time with satisfying achievement is a motivation to study for students. This impetus is a crucial factor for proactive students to attain academic performance. Even if a student has a high intelligence level,without learning motiviation, he or she most likely will fail. Studies of the influence of proactive personality traits on learning performance have received little attention. This research developed and tested a model linking proactive personality to learning performance through a learning motivation by surveying a sample of 272 economics students from a private university in Jakarta. Results from simple regression showed that proactive personality was related to learning performance and learning motivation. Then, learning motivation was related to learning performance. Hierarchical regression analysis demonstrated that learning motivation wasn’t mediating the relationship between proactive personality and learning performance. Future research direction and practical implication (for business) of the result are discussed.
KONSEPTUALISASI DAN PENGEMBANGAN PENGUKURAN SIKAP KARIER PROTEAN: PENDEKATAN TEORI KOGNITIF SOSIAL KARIER Levi Nilawati; Gugup Kismono; T Hani Handoko; Reni Rosari
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 7 No 1 (2023): March
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2023.v7.i1.4958

Abstract

Artikel ini menganalisis definisi konseptual dan pengembangan pengukuran sikap karier protean. Beragam definisi dan alat ukur yang diperkenalkan para peneliti sering kali menimbulkan kebingungan. Akibatnya pemahaman dan kebijakan yang dikembangkan terkait karier protean menimbulkan kerancuan. Masing-masing definisi dan alat ukur fokus pada bidang tertentu, sehingga meninggalkan lubang yang harus mendapat perhatian dari peneliti lainnya. Artikel ini menawarkan alternatif definisi karier protean yang lebih komprehensif berdasarkan studi literatur atas 118 artikel. Studi literatur secara sistematis dan komprehensif menghasilkan 34 artikel konseptual yang mengerucut pada tiga pendekatan pengukuran karier protean, yaitu orientasi, sikap, dan konsep karier protean. Penulis merumuskan definisi konseptual karier protean sebagai sikap individu terhadap karier yang melibatkan nilai-nilai diri individu sebagai komponen kognitif dan perilaku pengarahan diri sendiri sebagai komponen perilaku. Artikel ini menawarkan pengembangan pengukuran sikap karier protean, yang mengeksplorasi kecintaan terhadap pekerjaan sebagai bagian dari proses afeksi. Ketiadaan komponen afeksi dalam mendefinisikan dan mengukur sikap karier protean yang selama ini terjadi dapat menyesatkan dan memberikan arah kebijakan operasional yang keliru. Teori kognisi social karier menjadi dasar analisis literatur untuk menyusun artikel ini. Penelitian mendatang perlu mengeksplorasi pengembangan pengukuran dengan menguji kegunaan sikap karier protean dalam kaitannya dengan faktor penentu dan konsekuensi sikap karier protean.
Iklim kerja yang etis dan intensi melakukan whistleblowing Ahmad Lidiono Nur; Endang Sulistyaningsih; Levi Nilawati
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Maranatha
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v23i2.7817

Abstract

The purpose of this study is to examine the impact of an ethical work environment on the intention to report wrongdoing, with job satisfaction and self-efficacy as mediating factors, drawing from the Theory of Planned Behavior. The research was conducted at a state-owned bank, employing purposive sampling to gather data from 210 banking employees in Jakarta, Indonesia. Hypothesis testing utilized Structural Equation Modeling (SEM) with the Lisrel 8.80 program. The findings indicate that an ethical work climate has a positive influence on job satisfaction, self-efficacy, and whistleblowing intention. However, job satisfaction exerts a negative impact on whistleblowing intention, and therefore does not mediate the relationship between the ethical work environment and whistleblowing intention. Meanwhile, self-efficacy positively affects whistleblowing intention, but similarly does not mediate the relationship with ethical work climate. This study demonstrates that the intention to behave is the primary determinant of a person's actions and is not significantly influenced by the two tested mediating variables, following the Theory of Planned Behavior.
The effect analysis of mediation variable of task productivity on the self-efficacy and employees’ performance Annissa Chairum Soebandono; Levi Nilawati
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 19 No. 2 (2016): August - November 2016
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v19i2.587

Abstract

This research was conducted for analyzing the effect of mediating variable that is individual task proactivity as one of the proactivities of behavior towards the relationship between self-efficacy and the employees’ performance in the logistics companies of shipping the goods. It uses convenience sampling, which is a non-probability sampling method for getting the sample of 52 employees. They were divided into two divisions, namely infrastructure and quality assurance. The questionnaire consists of two parts, in which some were assessed by themselves and others that were assessed by the supervisor. They were analyzed using path analysis using analytical tools developed by Hayes, Preacher-Hayes with the simple mediation models. It was found that employees have self-efficacy, individual task proactivity, and relatively high performance, in which individual task proactivity can be a mediating variable on the effect self-efficacy on performance.