Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN FINANCIAL DIGITAL TRANSFORMATION PENGURUS PANTI ASUHAN BERKAH PALANGKA RAYA Dibyo Waskito Guntoro; Haris Munandar; Herman Herman; Wening Mustikaningsih
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.3077-3084

Abstract

Peningkatan pemahaman kepada pengurus di Panti Asuhan Berkah Kota Palangka Raya diperlukan sebagai langkah awal dalam menghadapi transformasi keuangan digital (financial digital transformation) terutama dalam Lembaga Kesehateraan Sosial (LPS). LPS merupakan Lembaga yang menjalankan konsep filantropi (philanthropy) yaitu sebagai media untuk mempertemukan antara golongan kelebihan dana dengan kekurangan dana. Panti asuhan tidak terlepas dari adanya sistem perputaran dana terutama dalam pengumpulan dana dari para donator. Melalui pemberian pelatihan mengenai perkembangan financial digital transformation yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing tim pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari bidang ekonomi, psikologi, sosial dan administrai negara. Menggunakan analisis Wilcoxon dilakukan terhadap delapan pengurus panti asuhan didapatkan hasil peningkatan terhadap nilai pre-test dan post-test yang dilakukan.
POLITIK KESEJAHTERAAN; ANALISA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM KONDISI TRIPLE DISRUPTION (KAJIAN PARA PEDANGANG KULINER LOKAL DESA WISATA; ANTARA PELABUHAN RAMBANG DAN DERMAGA KERENG BENGKIRAI) Muhammad Anzarach Pratama; Wening Mustikaningsih
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.2223

Abstract

This paper is a research of welfare politics, the focus of this research is related to the condition of society facing triple disruption. The purpose of this research is to find out how the welfare conditions of culinary traders face the disruptions of the industrial revolution, the COVID-19 pandemic and climate change,and what is the strategy of culinary traders to dealing with the disruption conditions of this era.This research is a descriptive qualitative research, using a case study approach.The technique of data collecting in this research is analysis primary data, by using depth interviews with 10 research informants.The result of this research is that the welfare of culinary traders in tourist areas is in a condition of triple disruption, both Rambang Port and Kereng Bengkirai Pier are facing a decline in welfare levels. Disruption that is very influential on welfare is the condition of the COVID-19 Pandemic.
ANALISIS REVITALISASI SARANA DAN PRASARANA PASAR TRADISIONAL RAJAWALI KOTA PALANGKARAYA Vella Vaenasti; Wening Mustikaningsih
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): (November) As Siyasah - Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v8i2.13115

Abstract

The research focuses on the analysis of issues related to traditional market facilities and infrastructure, specifically in Rajawali market in Palangka Raya, Central Kalimantan, Indonesia. The study examines the experiences of traditional market traders who have used these facilities within the past five years. Using a theoretical approach, the research finds several problematic aspects. Firstly, the amount of sales space is not an accurate indicator of profitability. Secondly, there is a lack of security facilities for sellers who rent stalls, resulting in additional expenses for stall repairs to ensure safety. Lastly, although certain market facilities are available, they are not being utilized effectively by market consumers, such as parking lots. These findings highlight the need for improvements in the design and management of traditional market facilities and infrastructure to better meet the needs of traders and consumers alike.
KAJIAN KEBIJAKAN VAKSINASI TERHADAP ANGKA PENURUNAN CORONA VIRUS 19 BERBASIS BIG DATA TABLEAU ANALISIS DI INDONESIA 2023: STUDY OF VACCINATION POLICY ON REDUCING RATE OF CORONA VIRUS 19 BASED ON BIG DATA TABLEAU ANALYSIS IN INDONESIA 2023 Mustikaningsih, Wening
Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 2 (2023): Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/restorica.v9i2.6046

Abstract

This study analyzes Minister of Health Regulation Number 10 of 2021, which focuses on COVID-19 vaccination implementation in Indonesia. The research combines qualitative and quantitative data using Big Data Analysis techniques such as data mining and text mining. The study reveals that the graph comparison of fully vaccinated individuals in Indonesia demonstrates a reduction in new cases of the COVID-19 variant, indicating a high level of public participation in the vaccination policy. These findings highlight the effectiveness of the vaccination program in combating the COVID-19 pandemic in Indonesia
Analisis Collaborative Governance Pengelolaan Sampah di Wilayah Mendawai Kota Palangka Raya Tahun 2024 Syifa, Olfia Noor; Mustikaningsih, Wening
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i1.785

Abstract

Penelitian ini menganalisa tentang hubungan kerjasama beberapa aktor yang berkepentingan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan publik, penelitian ini menganalisa tentang pengelolaan dan pemberdayaan sampah rumah tangga tingkat perkotaan. Pengelolaan dan pemberdayaan sampah di wilayah Mendawai, Kota Palangka Raya ini dikelola oleh tiga aktor, yaitu 1) Pemerintah dibawah wewenang Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 2) Sektor Privat, yaitu pengelola Bank Sampah Induk (BSI) wilayah Mendawai. Dan 3) Kalangan Masyarakat sipil, yang diinisiasi oleh Founder “Kelas PKY”. Bentuk kerjasama dari beberapa aktor ini disebut dengan Collaborative Governance. Tata kelola kolaboratif yang sering disebut sebagai mekanisme untuk mengembangkan rencana pengelolaan antar daerah secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif deskriptif untuk melihat fenomena sosial yang terjadi, teknik pengambilan data dilakukan dengan cara interview secara mendalam, Observasi penelitian lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tata kelola pemberdayaan sampah secara kolaboratif (Collaborative Governance) yang dilakukan dengan optimal, akan memberikan solusi dan inovasi dalam permasalaan sampah perkotaan secara efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS REVITALISASI SARANA DAN PRASARANA PASAR TRADISIONAL RAJAWALI KOTA PALANGKARAYA Vella Vaenasti; Wening Mustikaningsih
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): (November) As Siyasah - Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v8i2.13115

Abstract

The research focuses on the analysis of issues related to traditional market facilities and infrastructure, specifically in Rajawali market in Palangka Raya, Central Kalimantan, Indonesia. The study examines the experiences of traditional market traders who have used these facilities within the past five years. Using a theoretical approach, the research finds several problematic aspects. Firstly, the amount of sales space is not an accurate indicator of profitability. Secondly, there is a lack of security facilities for sellers who rent stalls, resulting in additional expenses for stall repairs to ensure safety. Lastly, although certain market facilities are available, they are not being utilized effectively by market consumers, such as parking lots. These findings highlight the need for improvements in the design and management of traditional market facilities and infrastructure to better meet the needs of traders and consumers alike.
Politik Ketahanan Iklim: Analisis Tata Kelola Bencana Banjir dan Transformasi Kerentanan Sosial – Ekonomi Masyarakat Urban di Era Disrupsi Perubahan Iklim Mustikaningsih, Wening; Ananda, Annisa Rizki
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i8.1197

Abstract

Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana banjir, terutama di wilayah urban dengan kerentanan sosial–ekonomi tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kerentanan sosial–ekonomi pedagang pasar kuliner Pelabuhan Rambang, Kota Palangkaraya, dalam menghadapi bencana banjir di era disrupsi perubahan iklim, serta mengkaji peran tata kelola bencana dalam membangun ketahanan iklim. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan Social–Ecological Vulnerability Theory, data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan NVivo 15 untuk proses pengkodean dan pemaknaan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan pedagang dipengaruhi oleh interaksi faktor fisik (topografi, curah hujan, tanah gambut), faktor ekonomi (ketergantungan pendapatan harian), dan faktor tata kelola (ketidaksinkronan kebijakan makro–mikro). Meskipun menghadapi keterbatasan, komunitas pedagang mengembangkan kapasitas adaptif berbasis modal sosial melalui jaringan solidaritas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan ketahanan iklim memerlukan tata kelola bencana yang terintegrasi dan responsif, dengan kolaborasi pemerintah–komunitas, penataan ruang berbasis risiko, penguatan sistem peringatan dini, dan pengembangan infrastruktur adaptif.
Bhinneka Tunggal Ika in the Frame of Huma Betang's Philosophy Herman, Herman; Noor, Ady Ferdian; Rusmaniah, Rusmaniah; Mustikaningsih, Wening
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v9i1.6245

Abstract

Background: Indonesia is rich in diversity, which is caused by the spread of the population across many islands, so it has many differences in religion, ethnicity, race, and culture. The large number of differences will be vulnerable to division and intimidation. Aim: This research aims to integrate the values of the Huma Betang philosophy which is also embodied in the Bhinneka Tunggal Ika frame. This research uses a qualitative descriptive and literature study approach where researchers collect data from various literature sources and journals. Results and Dıscussion: The results of the research show that the philosophy of Huma Betang has the same meaning as the five precepts that Huma Betang has meaning 1) Belief in the Almighty God or Religious Values (Hatala) Dayak people believe in the existence of God; 2) Just and Civilized Humanity, the Value of Justice and Belom Bahadat which has the meaning of life must be fair to all God's people and have good manners; 3) Indonesian Unity or called Handep Hapakat & Isen Mulang, namely the spirit of cooperation and the spirit of never giving up; 4) Democracy led by the wisdom of decisions in representative deliberations, Hapakat Basara & Hupungkal Lingu Nalatai Hapangajan Karendem Malempang means uniting in resolving a problem by consensus so that everything can reach a common agreement; 5) Social Justice for all Indonesian People, also called Belum penyang hinje simpei or living in harmony and peace for the sake of shared prosperity. Conclusion: Huma Betang's philosophy has values that are relevant to Bhinneka Tunggal Ika, which is contained in the motto and ideological foundation of the Indonesian state. In the Huma Betang philosophy, it has the same meaning as the five precepts contained in Pancasila.
ANALYSIS OF WORK PATTERNS BETWEEN WORKERS AND ENTERPRISES BASED ON ECONOMIC PLATFORM (Study Of "Parkur Delivery" Drivers in Palangka Raya City Area) Mustikaningsih, Wening
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 12: Juli 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i12.851

Abstract

Penelitian ini mengeksporasi tentang Analisis Pola Kerja yang dilaksanakan Tenaga Kerja Era Revolusi Industri, fokus kajian Para Pengendara Kendaraan (Driver) perusahaan berbasis platform “Parkur Delivery”, perusahaan tingkat lokal Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumulan data penelitian diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD), Narasumber penelitian ini adalah pihak customer – pihak mitra driver – pihak owner UMKM yang secara tidak langsung mendapatkan manfaat dari kehadiran perusahan berbasis platform ekonomi. Validasi penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam (in depth interview) pada sebagian narasumber yang turut andil kegiatan FGD untuk melakukan pendalaman dan crosscheck data, kemudian selanjutnya menggunakan teknik trianguasi data sebagai tahap kedua validitas penelitian. Penelitian ini menghasilkan bentuk pola – hubungan kerja baru dan entitas buruh baru yang hadir dari Perusahaan lokal berbasis platform. Kebaruan penelitian ini menjadi menarik untuk dilakukan pengkajian secara mendalam, terkait dengan perlindungan kerja dan tingkat kesejahteraan “entitas buruh baru”, dari perusahaan berbasis platform tingkat Daerah.
PENINGKATAN PEMAHAMAN FINANCIAL DIGITAL TRANSFORMATION PENGURUS PANTI ASUHAN BERKAH PALANGKA RAYA Guntoro, Dibyo Waskito; Munandar, Haris; Herman, Herman; Mustikaningsih, Wening
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.3077-3084

Abstract

Peningkatan pemahaman kepada pengurus di Panti Asuhan Berkah Kota Palangka Raya diperlukan sebagai langkah awal dalam menghadapi transformasi keuangan digital (financial digital transformation) terutama dalam Lembaga Kesehateraan Sosial (LPS). LPS merupakan Lembaga yang menjalankan konsep filantropi (philanthropy) yaitu sebagai media untuk mempertemukan antara golongan kelebihan dana dengan kekurangan dana. Panti asuhan tidak terlepas dari adanya sistem perputaran dana terutama dalam pengumpulan dana dari para donator. Melalui pemberian pelatihan mengenai perkembangan financial digital transformation yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing tim pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari bidang ekonomi, psikologi, sosial dan administrai negara. Menggunakan analisis Wilcoxon dilakukan terhadap delapan pengurus panti asuhan didapatkan hasil peningkatan terhadap nilai pre-test dan post-test yang dilakukan.