Fatimatul Munawaroh
Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN TEORI POLYA PADA SISWA KELAS VIII SMP DITINJAU DARI GENDER Nuriyatul Isnaini; Mochammad Ahied; Nur Qomaria; Fatimatul Munawaroh
Natural Science Education Research Vol 4, No 1 (2021): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.115 KB) | DOI: 10.21107/nser.v4i1.8489

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan pemecahan pemecahan masalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Klampis berdasarkan teori Polya ditinjau dari gender. Jenis penelitian ini yaitu mixed methods dengan menggunakan explanatory sequential mixed methods design. Subjek penelitiannya yaitu 21 siswa kelas VIII-A dengan sampel wawancara 3 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa laki-laki lebih baik daripada siswa perempuan dan secara keseluruhan, siswa laki-laki dan siswa perempuan belum memenuhi semua indikator Polya dikarenakan siswa sering melupakan indikator memeriksa kembali.
Analisis Miskonsepsi Siswa pada Konsep Tekanan Zat di SMP Negeri 2 Bangkalan Muhabbatun Nisa'; Fatimatul Munawaroh; Mochammad Yasir; Ana Yuniasti Retno Wulandari
Natural Science Education Research Vol 4, No 3 (2022): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.243 KB) | DOI: 10.21107/nser.v4i3.8365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase miskonsepsi dan penyebab terjadinya miskonsepsi pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian gabungan dengan desain penelitian Explanatory Sequential Design dan dilaksanakan di UPTD SMPN 2 Bangkalan kelas VIII Tahun Ajaran 2019/2020. Sampel penelitian yaitu kelas VIII G menggunakan teknik Purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah soal tes berupa Four Tier Diagnostik Test dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 27% siswa mengalami miskonsepsi pada materi tekanan zat. Persentase miskonsepsi siswa pada sub-konsep tekanan zat padat sebesar 30%, tekanan hidrostatis 28%, hukum Archimedes 18%, hukum pascal 16%, tekanan zat gas 38% dan tekanan zat pada makhluk hidup sebesar 25%.
Rasch Model: Prediksi Kecurangan Siswa Penilaian Akhir Semester Genap SMPN 1 Lenteng Lizazatul Jamiliya; Irsad Rosidi; Fatimatul Munawaroh; Nur Qomaria; Aida Fikriyah
Natural Science Education Research Vol 9, No 1 (2026): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v9i1.11603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kecurangan siswa penilaian akhir semester genap di SMPN 1 Lenteng. berdasarkan aspek daya beda dan efektifitas pengecoh serta faktor penyebab terjadinya kecurangan. Jenis penelitian  ini adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory design. Sampel yang digunakan yaitu 25 butir soal IPA dan 75 siswa kelas VII. dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kecurangan siswa  penilaian akhir semester genap IPA dalam aspek daya beda  diprediksi melalui hasil pola respon yang sama pada skalogram pada kategori curang persentase 11%  dan kategori tidak curang persentase 89% (2) Kecurangan siswa  penilaian akhir semester genap IPA dalam aspek efektivitas pengecoh diprediksi melalui hasil yang sama pada nilai person DPF (differential person functioning) pada kategori curang persentase 11%  dan kategori tidak curang persentase 89% (3) Faktor penyebab terjadinya kecurangan siswa terdapat tiga aspek yaitu tekanan, peluang dan rasionalisasi.