Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : Infratech Building Journal

Evaluasi Kinerja Struktur Dinding Bata dengan Metode Analisis Pushover pada Bangunan Sederhana Suci Dwi Wahyuni; Abdul Khamid; Wahidin Wahidin; Imron Imron; Yulia Feriska
Infratech Building Journal Vol. 2 No. 2 (2021): September
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/ibj.v2i2.1363

Abstract

Kerusakan terbanyak akibat gempa yang terjadi d Indonesia adalah pada bangunan sederhana dengan dinding pengisi batu bata. Hal ini disebabkan bangunan sederhana termasuk sebagai nonengineering building. Penetapan dinding bata sebagai komponen nonstruktural dalam SNI juga menyebabkan kekuatan dan kekakuan yang dimiliki dinding bata tidak diperhitungkan dalam perencanaan. Namun kenyataannya, dinding bata memiliki nilai kekuatan dan kekakuan yang berpengaruh secara signifikan untuk bangunan sederhana. Dalam studi ini dibuat 3 buah model panel struktur beton bertulang yaitu dengan lebar 4 m, 3 m, dan 2 m, terdiri dari satu tingkat, berfungsi sebagai hunian, berada di zona gempa 6 tanah lunak, dan direncanakan menggunakan analisa struktur berbasis gaya (Force Based Design). Konfigurasi balok dan kolom yang didapatkan, selanjutnya dianalisa dengan dinding yang divariasi susunan dan pembatasnya. Ketebalan dinding diasumsikan sebagai susunan satu bata dan setengah bata dengan tiga dan empat pembatas. Pada analisa struktur, dinding bata pengisi dimodelkan sebagai bracing tekan. Sehingga jumlah total model yang dianalisa adalah sejumlah 12 buah. Hasil studi menunjukan bahwa struktur dengan dinding pengisi batu bata memiliki nilai daktilitas yang lebih baik dan kapasitas base share yang lebih besar bila dibandingkan dengan struktur open frame. Dari evaluasi kinerjanya, struktur dengan dinding pengisi batu bata mampu mencapai range life safety-collapse prevention sedangkan struktur open frame hanya mampu berada pada daerah immediate occupancy. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa struktur dengan dinding pengisi batu bata memiliki perilaku yang lebih baik bila dibandingkan dengan struktur open frame. Karenanya kekuatan dan kekakuan dinding bata pengisi perlu diperhatikan dalam proses desain bangunan rumah sederhana.
Analisis Sedimentasi di Hulu Waduk Malahayu Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes Ahmad Muzaeni; Abdul Khamid; Wahidin Wahidin; Wahudin Diantoro; Yulia Feriska
Infratech Building Journal Vol. 2 No. 2 (2021): September
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/ibj.v2i2.1364

Abstract

Sedimen adalah hasil proses erosi, baik berupa erosi permukaan, erosi parit, atau jenis erosi tanah lainnya. Kenaikan persentasi sedimen pada waduk yang tiap waktu meningkat pesat sehingga menimbulkan pendangkalan waduk dan berpengaruh terhadap kapasitas waduk serta umur layanan waduk. Penelitian ini tentang volume endapan sedimen, laju sedimentasi, distribusi sedimen, dan estimasi umur layanan waduk di bendungan malahayu Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Volume endapan Sedimen yang mengendap pada tiap tiap elevasi yang ditandai demgan berkurangnya volume tampungan waduk. Laju sedimentasi yang terjadi berdasar pada volume sedimen yang mengendap setiap tahunnya. Umur layanan waduk ditandai dengan berkurangnya tampungan mati waduk tersebut. Volume sedimen yang terjadi di bendungan malahayu pada tahun 2016 mencapai 8.7965437 juta m3. Laju sedimentasi yang terjadi berkisar 1.2566491 juta m3/tahun. Umur usia waduk yang di rencanakan 85 tahun namun hasil pengukuran bergerak lebih cepat. Dengan membandingkan laju sedimentasi aktual dengan data perencanaan waduk, jika terjadi kesesuaian maka perlu di lakukan pemeliharaan dan jika terjadi perkiraan yang lebih cepat dengan perencanaan, maka perlu dilakukan penanganan sedimen yang terjadi.
Kajian Aspek Pengendalian Banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Babakan Kabupaten Brebes Mukhyidinil Qoyyim; Wahidin Wahidin; Muhammad Taufiq; Imron Imron; Yulia Feriska
Infratech Building Journal Vol. 2 No. 2 (2021): September
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/ibj.v2i2.1370

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang secara periodik mengancam Kabupaten Brebes, terutama di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Babakan. DAS Babakan memiliki karakteristik hidrologi yang kompleks, dengan topografi yang datar dan tingkat hujan yang tinggi, sehingga meningkatkan risiko banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek pengendalian banjir di DAS Babakan Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan mengumpulkan data hidrologi, topografi, tata guna lahan, dan infrastruktur pengendalian banjir yang ada di DAS Babakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik SIG (Sistem Informasi Geografis) untuk memahami pola aliran sungai, tingkat kerentanan, dan tingkat kesiapan infrastruktur pengendalian banjir yang telah ada. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas dan frekuensi banjir di DAS Babakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DAS Babakan memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap banjir, terutama di musim hujan. Faktor-faktor seperti perubahan tata guna lahan, pembangunan tidak terkontrol, dan perubahan iklim merupakan faktor utama yang mempengaruhi intensitas dan frekuensi banjir di wilayah ini. Infrastruktur pengendalian banjir yang telah ada belum sepenuhnya memadai untuk mengatasi masalah banjir di DAS Babakan. Dalam rangka mengurangi risiko banjir di DAS Babakan, penelitian ini memberikan rekomendasi berupa perluasan dan perbaikan infrastruktur pengendalian banjir, pengelolaan tata guna lahan yang lebih bijaksana, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko banjir. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pengendalian banjir dan pengelolaan DAS Babakan, serta memberikan panduan bagi pihak terkait dalam merencanakan langkah-langkah pengendalian banjir yang efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS LAJU SEDIMENTASI DAN KONSERVASI DI HULU WADUK MALAHAYU Wahidin, Wahidin
Infratech Building Journal Vol. 1 No. 02 (2020): September
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/ibj.v1i01.299

Abstract

Sedimen adalah hasil proses erosi, baik berupa erosi permukaan, erosi parit, atau jenis erosi tanah lainnya. Kenaikan persentasi sedimen pada waduk yang tiap waktu meningkat pesat sehingga menimbulkan pendangkalan waduk dan berpengaruh terhadap kapasitas waduk serta umur layanan waduk. Pada skripsi ini akan membahas tentang volume endapan sedimen, laju sedimentasi, distribusi sedimen, dan estimasi umur layanan waduk di bendungan malahayu Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Volume endapan Sedimen yang mengendap pada tiap tiap elevasi yang di tandai dengan berkurangnya volume tampungan waduk. Laju sedimentasi yang terjadi berdasar pada volume sedimen yang mengendap setiap tahunnya. Umur layanan waduk ditandai dengan berkurangnya tampungan mati waduk tersebut. Volume sedimen yang terjadi di bendungan malahayu pada tahun 2016 mencapai 8.7965437 juta m3. Laju sedimentasi yang terjadi berkisar 1.2566491 juta m3/tahun. Umur usia waduk yang di rencanakan 85 tahun namun hasil pengukuran bergerak lebih cepat. Dengan membandingkan laju sedimentasi aktual dengan data perencanaan waduk, jika terjadi kesesuaian maka perlu di lakukan pemeliharaan dan jika terjadi perkiraan yang lebih cepat dengan perencanaan maka perlu dilakukan penanganan sedimen yang terjadi.
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PERUMAHAN SAPPHIRE REGENCY DESA PULOSARI KECAMATAN BREBES Wahidin, Wahidin
Infratech Building Journal Vol. 1 No. 01 (2020): Maret
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/ibj.v1i01.301

Abstract

Kondisi drainase yang ada di perumahan Sapphire Regency saat ini masih kurang baik secara keseluruhan. Ini terbukti dengan masih banyaknya endapan sampah dedaunan. Pembangunan yang terus meningkat dan kurang ditunjang dengan kelengkapan fasilitas penunjangnya seperti halnya saluran drainase menyebabkan permasalahan genangan yang terjadi ketika musim hujan. Sehingga perlu adanya suatu perencanaan saluran drainase yang baik. Penelitian ini merupakan Perencanaan Sistem Jaringan Drainase dengan sistem pengukuran lapangan yang dilakukan pada Perumahan Sapphire Regency Pulosari, Kecamatan Brebes. Perencanaan dilakukan dengan cara melakukan analisis perhitungan terhadap data Cross Section dan Data curah hujan sehingga didapat dimensi saluran drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Periode ulang yang dipakai pada perencanaan saluran drainase Jalan di Perumahan Sapphire Regency adalah kala ulang 8 tahun. Hasil dari analisis curah hujan adan analisis buangan air kotor rumah tangga dapat besarnya debit pada saluran drainase adalah 0,1885 m3/detik, Dari hasil perencanaan saluran drainase pada Perumahan Sapphire Regency didapatkan dimensi saluran ekomonis untuk saluran drainase dengan lebar dasar B = 0,3 m dan tinggi air h = 0,293 m dengan tinggi jagaan w = 0,2 m.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DRAINASE DI DESA CIAWI KECAMATAN BANJARHARJO KABUPATEN BREBES: PERENCANAAN PEMBANGUNAN DRAINASE DI DESA CIAWI KECAMATAN BANJARHARJO KABUPATEN BREBES Gilang Ramadhon. F.G; Wahidin, Wahidin
Infratech Building Journal Vol. 1 No. 01 (2020): Maret
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Ciawi merupakan salah satu desa dari kecamtan Banjarharjo Kabupaten Brebes termasuk dalam bagian pengunungan yang memiliki curah hujan tinggi yang menjadikan desa ciawi kaya akan sumber daya air yang sekaligus menjadi ancaman, berupa banjir longsor dan bencana lainnya. Drainase sering tidak pernah direncanakan secara detail dalam proses pembangunan oleh Karena itu, perencanaan sistem drainase di desa ciawi perlu mendapat perhatian yang penting guna terhindar dari bencana banjir atau genangan air hujan. Sehingga penilitian ini mengarah pada perencangan dan pembangunan kembali drainase di Desa Ciawi menggunakan pasangan batu kali sebagai pondasi drainase agar menjadi lebih kokoh dan tahan lama serta tahap perancangan dan perhitungan rencana anggaran biaya atau RAB sebagai tahap awal melakukan analisa total biaya anggaran yang diperlukan dalam proses pembangunan drainase. Perencanaan pembangunan meliputi analisa anggaran biaya menghitung dari pekerja,tenaga bahan, alat dan biaya BOP sehingga menghasilkan rekapitulasi anggaran biaya mencapai biaya Rp. 209.627.000 sebagai acuan anggaran pembuatan drainase di desa ciawi.
ANALISIS PERBANDINGAN RAB METODE SNI DAN BOW JALAN RIGID DESA BANJARHARJO: ANALISIS PERBANDINGAN RAB METODE SNI DAN BOW JALAN RIGID DESA BANJARHARJO M Gilan Alfarizi; Wahidin, Wahidin; M Yunus
Infratech Building Journal Vol. 1 No. 01 (2020): Maret
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana anggaran biaya jalan (RAB) adalah cara menghitung biaya jalan dan dengan harga tersebut jalan dapat dilaksanakan sesuai rencana. Dalam memperkirakan harga material dan upah tenaga kerja, di Indonesia menggunakan analisis harga satuan dan upah berdasarkan buku atau peraturan BOW (Burgeslijke Open Werken). Namun sebagian besar desainer masih sering menggunakan metode BOW untuk menentukan harga satuan pekerjaan, karena koefisien yang digunakan lebih tinggi sehingga dapat mencapai keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode SNI. Jenis penelitian ini adalah kegiatan studi kasus. Peneliti melakukan studi kasus untuk meneliti biaya pembangunan peningkatan Jalan Rigid Beton di Dusun Longkrang Desa Banjarharjo. hasil penelitian dan pembahasan yang telah di lakukan penulis maka dapat disimpulkan yaitu biaya kontruksi peningkatan jalan di Dusun Longkrang Desa Banjarharjo panjang 650 meter dengan menggunakan metode SNI sebesar Rp. 1.725.071.292,73 sedangkan dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp. 1.823.196.880,00. Di dapat perbandingan biaya konstruksi antara metode SNI dengan BOW sebesar Rp.98.125.587,27.
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI DI DESA CIKUYA: PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI DI DESA CIKUYA Willy Sulistiyo; Wahidin, Wahidin; Imron
Infratech Building Journal Vol. 1 No. 01 (2020): Maret
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan tidak hanya dari sisi ekonomi masyarakat akan tetapi dari sisi fasilitas, seperti rumah layak huni. , rumah sederhana layak huni ini hadir sebagai upaya memperbaiki rumah warga yang tidak layak karena kemiskinan. Untuk mewujudkan program ini rumah layak huni diperlukan kepedulian dari semua pihak seperti elemen masyarakat. Program rumah layak huni juga dilaksanakan oleh TNI (Tentara Nasional Indonesia) hususnya TNI Angkatan Darat, Pemerintah daerah Brebes di Desa Cikuya Kecamatan Banjarhajo, Kabupaten Brebes. Penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Lokasi penelitian di Desa Cikuya, Kecamatan banjarharjo, Kabupaten Brebes. penelitian dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan pembangunan rumah tidak layak huni program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sudah dilaksanakan dengan baik melalui tahapan-tahapan yang sesuai. Kegiatan program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Pelaksanaan kegiatan TMMD dilaksanakan di Desa Cikuya yaitu fisik dan non fisik pada tanggal 27 September 2017 sampai 26 Oktober 2017 terlaksana dengan baik. Masyarakat pun sangat senang dengan adanya program TMMD yang bersinergi dengan Pemerintah Daerah dengan dukungan berbagai pihak, seperti APBN, Bank Jateng, dan Baznas. Rehab RTLH tidak asal-asalan dan sangat memperhatikan faktor awal (pondasi) dalam membuat atau merehab suatu bangunan.
PERENCANAAN BIAYA PENGADAAN SUMUR BOR DALAM UNTUK DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA CIGADUNG: PERENCANAAN BIAYA PENGADAAN SUMUR BOR DALAM UNTUK DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA CIGADUNG Wahidin, Wahidin
Infratech Building Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air bersih setiap tahunnya meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan terbatasnya Kebutuhan air bagi penduduk juga dirasa perlu bagi penduduk Desa Cigadung, Brebes. seperti minum dan memasak. Air yang dibutuhkan itu harus mempunyai persyaratan khusus agar tidak menimbulkan penyakit bagi yang mengonsumsinya, Tujuan dari penelitian yaitu menghasilkan dugaan lapisan geologi yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan sumur bor dalam, mengetahui kondisi hidrolis system jaringan air bersih dan menghitung besarnya RAB pada tahap perencanaan. langkah-langkah pengerjaan studi sebagai yaitu pengumpulan data-data primer dan data sekunder yang berupa data teknis maupun data pendukung lainnya yang digunakan dalam analisa sistem jaringan distribusi air bersih, mengolah data penduduk dan layanan, dan perhitungan RAB. Kesimpulannya pertama, perencanaan Sumur Bor Dalam dengan memanfaatkan kedalaman air tanah 80m. Konstruksi sumur pompa terdiri dari Pipa Cassing PVC 4 inch (79 m), Pipa Hisap PVC 2,5 inch (78 m). Kedua, hasil analisa jaringan perpipaan distribusi air bersih Desa Cigadung diusahakan tetap dalam titik duga pengukuran geolistrik. Ketiga, fasilitas sumur bor yang akan dibangun sangat membantu warga yang berada di daerah sekitar fasilitas sumur tersebut. Keempat, rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan jaringan air bersih di Desa Cigadung dengan total biaya sebesar Rp. 52.602.000 untuk satu Unit Pengeboran.
Analisis Faktor Penyebab Kerusaka Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan Desa Cikakak) Wahidin, Wahidin
Infratech Building Journal Vol. 2 No. 2 (2021): September
Publisher : Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan yang baik dapat mempermudah segala aktivitas masyarakat. Sebaliknya, jika jalan kurang baik atau mengalami kerusakan maka dapat menghambat segala aktivitas masyarakat. Perlu dilakukannya perencanaan, pengawasan, pelaksanaan, dan pemeliharaan yang baik agar jalan senantiasa memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan jalan yang terjadi pada ruas Jalan Desa Cikakak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Cikakak (Sta. 0.00 dimulai dari gerbang Desa Cikakak sampai Sta. 1100 pada ujung desa Cikakak). Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus 10 Oktober 2020. Berdasarkan survei kondisi jalan jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Desa Cikakak adalah retak melintang, retak memanjang, retak kulit buaya, retak pinggir, retak berkelok-kelok, bergelombang, kegemukan, pengelupasan, lubang dan tambalan. Jenis kerusakan yang paling dominan pada ruas Jalan Desa Cikakak adalah retak memanjang yang terdapat pada 18 segmen. Kemungkinan faktor-faktor penyebab secara umum disebabkan sistem drainase yang tidak baik, sifat material konstruksi perkerasan yang kurang baik, iklim, kondisi tanah yang tidak stabil, perencanaan lapis perkerasan yang tipis, proses pelaksanaan pekerjaan konstruksi perkerasan yang kurang sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam spesifikasi, yang saling terkait dan mempengaruhi. Berdasarkan jenis kerusakan yang terjadi di lapangan maka tindakan perbaikan