Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Independent Travel Melalui Prinsip Orientasi Mobilitas Pada Murid Tunanetra Syamsuddin; Triyanto Pristiwawaluyo; Usman Fitri Srirahayu; Nur Fadhilah Umar
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 5 No. 1 (2022): September
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v5i1.1783

Abstract

The purpose of the study was to improve independent travel skills through the principle of mobility orientation for students with visual impairments in Elementary Class VI SLB Bulukumba. The research subject was 1 student with visual impairment in elementary grade VI SLB Negeri Bulukumba. The research method used is Single Subject Research with design A (Baseline 1) --- B (Intervention) --- A (Baseline 2). The data obtained were processed descriptively quantitatively. The results of this study indicate that there is an increase in independent travel skills with the principle of mobility orientation. based on the graph of independent travel skills on the subject, there is an upward/increasing trend (+). Thus, the results of this study suggest an increase in independent travel skills based on the principle of orientation for students with visual impairments in elementary grade VI SLB Negeri Bulukumba, South Sulawesi. Suggestions 1) In providing students with independent travel skills through the principle of mobility orientation, the following stages of the technique are carried out properly so that the results achieved are maximized. 2). For schools and orphanages, especially SLB Negeri Bulukumba, this independent travel skills training can be used as an alternative in improving mobility orientation abilities
Bimbingan Konseling Bagi Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri Polewali Syamsuddin; Nurul Mutahara; Zulfitrah; Wizerti Ariastuti Saleh; Awayundu Said; Chaerani Awinar
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 : Juni (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh orang tua Anak berkebutuhan khusus yaitu rendahnya keterlibatan orang tua dalam pengasuhan anak. Ketidaktahuan dan kurangnya pemahaman orang tua terkait kebutuhan khusus anak menyebabkan orang tua mengalami kesulitan dalam pengasuhan dan perawatan yang tepat. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan Sekolah menjadi tempat yang bisa memberikan edukasi kepada orang tua anak mereka dan membantu orangtua memahami kebutuhan belajar dan perkembangan anak. Memberikan dukungan orang tua anak berkebutuhan khusus dalam pengasuhan dengan mengedukasi orang tua tentang karakteristik, kebutuhan belajar, keterampilan yang bisa dilatihkan kepada anak berkebutuhan khusus dan memberikan panduan aktivitas orang tua bersama anak di rumah.
Program Edukasi Perlindungan Anak Tunarungu Terhadap Kekerasan Seksual Wizerti Ariastuti Saleh; Nurul Mutahara; Syamsuddin; Tatiana Meidina; Zulfitrah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 : Juni (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deaf children in Indonesia are more vulnerable to sexual abuse due to communication difficulties and a lack of knowledge about self-protection concepts. This community service programme aims to raise awareness about the prevention of sexual violence through a visual media and sign language-based education programme for deaf students at SLB-B YPPLB Makassar. Fifteen children and teachers took part in a one-day interactive training and socialisation activity involving a visual approach, sign language and hands-on practice. Pre- and post-test evaluation techniques showed a significant improvement in students' understanding, as evidenced by an increase in the average score from 3.5 to 10.7. Topics covered in the learning materials included identifying private body parts, recognising safe and unsafe touch, the different forms of sexual abuse (verbal, physical and digital) and reporting techniques. The main challenge lies in the insufficient involvement of parents and teachers. Continuous collaboration between schools, families and the community is necessary to achieve long-term results. This programme demonstrates the effectiveness of visual and sign language-based approaches in teaching deaf children about preventing sexual violence.
Pengembangan Media Abjad Audio Braille Untuk Mengenal Huruf Braille Pada Anak Tunanetra Kelas VII Di SLB A Yapti Makassar Nuzul Fitria Novitasari; Syamsuddin; Kasmawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15778

Abstract

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan media yang dapat mendukung proses pembelajaran mengenal huruf braille. Selain itu, ditemukan siswa tunanetra kelas VII yang mengalami kesulitan dalam akademiknya yaitu kesulitan dalam mengenal huruf braille. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimanakah hasil analisis kebutuhan, tahap pengembangan, prototype, validitas dan keefektifan media abjad audio braille untuk mengenal huruf braille pada siswa tunanetra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kebutuhan, tahap pengembangan, prototype, validitas dan keefektifan media abjad audio braille untuk mengenal huruf braille pada siswa tunanetra. Penelitian ini menerapkan model pengembangan 4-D (Four D Models) yang terdiri dari 4 tahapan: tahap pendefinisian (define), tahap desain (design), tahap pengembangan (development), dan tahap desiminasi (disseminate). Hasil penelitian yaitu: (1) Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa tunanetra kelas VII membutuhkan media abjad audio braille yang memiliki tampilan yang menarik dan interaktif sehingga membuat anak lebih semangat dalam belajar; (1) Tahap pengembangan dimulai dari pendefinisian, tahap desain dan pengembangan, dalam penelitian pengembangan ini hanya sampai pengembangan; (3) Prototype media abjad audio braille yang didesain digunakan untuk memberikan gambaran visual awal sebelum lanjut ke tahap pengembangan.; (4) Hasil validitas media abjad audio braille berada pada kriteria sangat baik dan Keefektifan media abjad audio braille berada pada kategori sangat efektif.