Oki Mitra
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Application of Remedial Teaching Method to Improve Students' Arabic Reading Skills Oki Mitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4957

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil observasi awal yang peneliti lakukan dimana pembelajaran Bahasa Arab di MTsS Tanah Kampung mengalami kesulitan. Untuk melihat prestasi atau ketuntasan belajar siswa, maka diperlukannya perbaikan terhadap pembelajarannya. Bantuan yang dapat direalisasikan dalam proses ini salah satunya adalah dengan menerapkan pembelajaran remedial kepada siswa yang mengalami masalah ataupun kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana penerapan metode pembelajaran remedial Bahasa Arab di kelas VIII B di MTsS Tanah Kampung; (2) Apakah metode pembelajaran remedial mampu meningkatkan keterampilan membaca Bahasa Arab siswa kelas VIII B di MTsS Tanah Kampung. Penelitian ini merupakan penelitian mix methods, yaitu suatu langkah penelitian yang menggabungkan dua bentuk pendekatan dalam penelitian, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil penelitian menggunakan penerapan metode pembelajaran remedial untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas VIII di MTsS Tanah Kampung, telah meningkatkan keterampilan membaca Bahasa Arab siswa MTsS Tanah Kampung secara signifikan sebesar 23%. Dengan demikian penerapan metode pembelajaran remedial telah meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran membaca bahasa Arab.
Pedoman Etika dan Adab Menuntut Ilmu dalam Islam Darsi Darsi; Oki Mitra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7804

Abstract

Dalam Islam, menuntut ilmu menjadi suatu kewajiban. Dalam menuntut ilmu, banyak adab dan etika yang harus diperhatikan, agar memudahkan dalam mendapat pemahaman dan keberkahan serta pahala dari Allah SWT. Untuk itu, dalam penelitian ini, peneliti akan mengkaji pedoman etika dan metode Islami dalam menuntut ilmu, sehingga dapat dijadikan referensi bagi setiap individu dalam menuntut ilmu sesuai dengan adab yang telah diajarkan dalam Islam, agar individu diberikan kemudahan dalam mendapatkan pemahaman dan memperoleh keberkahan serta pahala dalam menuntut ilmu dari Allah SWT. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Adapun etika dan adab dalam menuntut ilmu yaitu, dalam menuntut ilmu sebaiknya diniatkan untuk mensyukuri akal dan kesehatan badan bukan untuk mencari popularitas, harta dan kekuasaan. Orang berilmu harus bersikap rendah hati tidak boleh tamak, jangan menukar ilmu dengan duniawi yang fana dan hina ini. Adapun dalam memilih guru, sebaiknya memilih sosok pengajar yang paling alim, paling wara’ dan paling tua. Adapun dalam memilih teman seorang penuntut ilmu hendaknya memilih rekan yang rajin, berperilaku wara’, memiliki kepribadian yang konsisten dan pemahaman yang baik Untuk memperoleh keberkahan dalam menuntut ilmu, para pelajar harus menghormati ilmu dan guru. Sebagai bentuk menghormati ilmu adalah dengan menghormati guru. Dalam menuntut ilmu hendaknya memiliki kesungguhan yang kuat dan cita-cita tinggi.
Kontribusi Mudir Ma’had dalam Pengembangan Kompetensi Pendidik melalui Pelatihan dan Penguasaan Materi Muhlasin Muhlasin; M. Murzen; Oki Mitra
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i1.2380

Abstract

Abstract: Initial observations at IAIN Kerinci's Ma'had showed that many educators still struggle to master the material and apply effective learning methods. The purpose of this study is to analyse the contribution of Mudir Ma'had IAIN Kerinci in developing the competence of teaching staff through training and mastery of learning materials, and provide recommendations that can be applied in improving the quality of education in Ma'had IAIN Kerinci. This research uses a field research method (field reseach). The research was conducted at Ma'had IAIN Kerinci. This study proposes several recommendations: First, Mudir needs to develop a sustainable and measurable training program. Second, involving the teaching staff in the training design process is very important so that the program is more relevant and by their needs. Third, Mudir needs to conduct regular evaluations to measure the effectiveness of the training and its impact on the learning process in Ma'had. With a systematic and relevant training program, involving educators in the design process, Mudir can create an environment that supports continuous professional development. This study emphasizes the need for regular evaluation to measure the effectiveness of training and its impact on teaching practices.Keywords: competency development; Mudir Ma'had; training program. Abstrak: Observasi awal di Ma'had IAIN Kerinci menunjukkan bahwa banyak tenaga pendidik masih mengalami kesulitan dalam menguasai materi dan menerapkan metode pembelajaran yang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi Mudir Ma'had IAIN Kerinci dalam pengembangan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan dan penguasaan materi pembelajaran dan memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Ma'had IAIN Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field reseach). Penelitian dilaksanakan di Ma'had IAIN Kerinci. Penelitian ini mengajukan beberapa rekomendasi: Pertama, penting bagi Mudir untuk menyusun program pelatihan yang berkelanjutan dan terukur. Kedua, melibatkan tenaga pendidik dalam proses perancangan pelatihan sangat penting agar program yang disusun lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Ketiga, Mudir perlu melakukan evaluasi secara berkala untuk mengukur efektivitas pelatihan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran di Ma'had. Dengan program pelatihan yang sistematis dan relevan, melibatkan tenaga pendidik dalam proses perancangannya, Mudir dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan profesional yang berkelanjutan. Penelitian ini menekankan perlunya evaluasi yang berkala untuk mengukur efektivitas pelatihan dan dampaknya terhadap praktik mengajar.Kata kunci: Mudir Ma’had; pengembangan kompetensi; program pelatihan
Religious Moderation Curriculum Reception Based On Qur’ani Principles Eva Ardinal; Nurul Alamin; Luqyana Azmiya Putri; Ainil Khuryati; Oki Mitra
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 001 Februari (2023): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v5i2.152

Abstract

Religious life in Indonesia has recently been under intense scrutiny both from within and outside the country. All of this is because social conflicts originating from religion continue to emerge. They start from cases of religious blasphemy, hate speech, suicide attacks, insults, destruction of places of worship, and terrorism. This paper offers a reception of a religious moderation curriculum based on Qur'anic principles. The research method used is qualitative research with a library research approach. The results of this study indicate that the reception of religious moderation curriculum can be formed from the exploration of verses of the Qur'an such as Tawassuth in surah Al-Baqarah verse 143, Tasamuh in surah Al-Mumtahanah verse 8, I'tidal contained in surah Al- Maidah verse 8, Tawazun in surah Al-Hadid verse 25, and Musawah in surah al-Hujurat verse 13. The results of the analysis and exploration of the verses of the Qur'an finally led to the creation of Basic Competency recommendations (KD) or Learning Achievement (CP). Sequentially the KD or CP consists of 1) building students' awareness so they don't easily blame others and always put forward a middle attitude; 2) application of respect for religious, ethnic, cultural, social, and community differences; 3) strengthening faith in the holy Qur'an and respecting the existence of other people's holy books 4) instilling the paradigm that general knowledge and religion are equally essential to learn; 5) raise awareness that there is no discrimination against opportunities for achievement and increase self-capacity.