Luqyana Azmiya Putri
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Role Model; Karakteristik Pendidik Sebagai Sosok Teladan Luqyana Azmiya Putri; Nurul Alamin; Muhamad Yusuf
Milenial Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v2i1.180

Abstract

Di pundak seorang pendidik, terdapat amanah besar yang dititipkan dalam mencetak generasi yang berkarakter. Keberhasilan proses pendidikan akan bergantung pada subyek pendidikan itu sendiri. Subyek pendidikan merupakan individu yang memberikan bimbingan kepada peserta didik. Berangkat dari tugas-tugas pendidik dalam perspektif Islam, setidaknya terdapat enam karakteristik pendidik yang meliputi tugas pendidik sebagai ustadz, muallim, murabbi, mursyid, mudarris dan muaddib. Salah satu karakteristik yang paling berpengaruh ialah pendidik sebagai mursyid, dimana pendidik memiliki karakteristik sebagai seorang figur yang memberi sikap dan keteladan yang baik kepada para siswa dan siswinya. Pendidik sebagai role model akan berdampak pada perilaku peserta didik. Metode penelitian yang digunakan mengaju pada pendekatan library research dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pendidik dalam perspektif Islam dengan berdasarkan dari sumber-sumber al-Quran dan Hadis. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik teladan harus dimiliki oleh pendidik. Sebab, pendidik akan menjadi pusat perhatian bagi peserta didik sebagai sosok yang dijadikan patokan, pedoman, dan acuan dalam bersikap.
Religious Moderation Curriculum Reception Based On Qur’ani Principles Eva Ardinal; Nurul Alamin; Luqyana Azmiya Putri; Ainil Khuryati; Oki Mitra
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 001 Februari (2023): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v5i2.152

Abstract

Religious life in Indonesia has recently been under intense scrutiny both from within and outside the country. All of this is because social conflicts originating from religion continue to emerge. They start from cases of religious blasphemy, hate speech, suicide attacks, insults, destruction of places of worship, and terrorism. This paper offers a reception of a religious moderation curriculum based on Qur'anic principles. The research method used is qualitative research with a library research approach. The results of this study indicate that the reception of religious moderation curriculum can be formed from the exploration of verses of the Qur'an such as Tawassuth in surah Al-Baqarah verse 143, Tasamuh in surah Al-Mumtahanah verse 8, I'tidal contained in surah Al- Maidah verse 8, Tawazun in surah Al-Hadid verse 25, and Musawah in surah al-Hujurat verse 13. The results of the analysis and exploration of the verses of the Qur'an finally led to the creation of Basic Competency recommendations (KD) or Learning Achievement (CP). Sequentially the KD or CP consists of 1) building students' awareness so they don't easily blame others and always put forward a middle attitude; 2) application of respect for religious, ethnic, cultural, social, and community differences; 3) strengthening faith in the holy Qur'an and respecting the existence of other people's holy books 4) instilling the paradigm that general knowledge and religion are equally essential to learn; 5) raise awareness that there is no discrimination against opportunities for achievement and increase self-capacity.