Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Penjernih Air Model Filtrasi Pada Panti Asuhan Amal Jariyah Sekunder C Kecamatan Rasau Jaya Umum Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Gunarto Gunarto; Eko Julianto; Eko Sarwono; Muhammad Iwan; Ya'Zaid Munandar
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4510

Abstract

Tujuan khusus kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memperkenalkan teknologi tepat guna penjernih air sederhana untuk menjernihkan air kotor dan keruh menjadi air bersih yang bisa digunakan untuk mandi,cuci dan kakus (MCK) di panti asuhan Amal Jariyah dengan filtering serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang beberapa alternatif cara untuk memeperoleh air yang bersihTarget yang ingin dicapai dari pengabdian pada masyarakat  ini adalah menghasilkan suatu teknologi tepat guna penjernih air sederhana untuk menjernihkan air kotor dan keruh menjadi air bersih yang dapat digunakan untuk mandi,cuci dan kakus (MCK) bagi anak-anak yatim piatu Panti Asuhan Amal Jariyah Sekunder C Kecamatan Rasau Jaya , Kubu Raya Kalimantan Barat serta teknologi ini langsung bisa digunakan/diterapkan kepada mitra.Metode dalam pengabdian masyarakat ini  adalah dengan memberi solusi dari permasalahan  mitra dalam penyediaan air bersih melalui teknologi tepat guna alat penjernih air  sederhana dengan filtering menjadi air bersih yang mudah dan murah dalam perawatannya. Kegiatan pengabdian  ini  menggunakan Participatory Rural Appraisal . Dalam metode PRA ini,  partisipasi dan peran aktif  panti asuhan  serta pihak terkait untuk menyamakan persepsi, memperoleh  ide-ide  dari bermacam sumber, dan langkah-langkah yang dgunakan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Panti Asuhan Amal Jariyah serta pengambilan keputusan bersama.  Langkah-langkah  dari kegiatan ini adalah meliputi persiapan, merancang alat, pembuatan alat, implementasi kegiatan, evaluasi kegiatan dan pembuatan laporan. Hasil pengabdian yang sudah dilakukan oleh pengabdi adalah terealisasinya teknologi tepat guna sebuah alat penjernih air  yang dapat digunakan oleh seluruh penghuni Panti Asuhan Amal Jariyah Sekunder C Rasau Jaya Umum Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Dengan alat ini air yang sebelumnya banyak mengandung kotoran,keruh dan berwarna agak kuning karena  zat besi tinggi, menjadi air yang bersih dan jernih.
SOSIALISASI KONSERVASI LAHAN GAMBUT DAN PERTANIAN TANPA BAKAR DI DESA LIMBUNG, KABUPATEN KUBU RAYA Putri Yuli Utami; Muhammad Iwan; Apri Rahmadi; Eko Julianto
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.1125

Abstract

Droughts caused by long droughts can cause fires on peatlands. Peatlands have a major function for the ecosystem, which is efficient in absorbing carbon and is a habitat for a variety of flora and fauna. However, this is not yet understood by the community, because in the dry season land clearing is often done by burning. Limbung Village is one of the villages in Sungai Raya Sub-District, Kubu Raya Regency. This PKM aims to provide socialization related to peatland conservation and agriculture without burning, to provide knowledge of peatland conservation, peatland functions, conservation benefits, and agricultural techniques without burning. The method of this socialization activity is lecture and question and answer. The socialization activities were conducted through lectures given by resource persons related to peatland conservation and no-burn agriculture. A pre-test was conducted before the activity started and a post-test was given to the participants at the end. Based on the results of the participants' questionnaires before participating in the socialization activities and after participating in the socialization activities, there was an increase in knowledge. The value of the participants' pre-test results before the socialization activity was 7.5% and the value of the participants' post-test results after participating in the socialization activity was 97.5%. These results show a 90% increase in participants' knowledge after participating in the socialization activity on peatland conservation and no-burn agriculture. The participants were very sympathetic and enthusiastic while listening to the materials and asking questions to the resource person. The socialization activity on peatland conservation and no-burn agriculture went well because it was supported by village officials, farmer groups, and the community.
Development of a small scale thermoelectric generator integrated with a waste oil stove Muhammad Iwan; Gunarto Gunarto; Lani Lani; Apri Rahmadi; Mursalin Mursalin; Eko Julianto
Jurnal Polimesin Vol 23, No 3 (2025): June
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i3.6365

Abstract

The growing accumulation of used motor oil, classified as hazardous waste (B3), presents an urgent environmental challenge. This research investigates the feasibility of generating small-scale electrical power using waste oil combustion in a stove integrated with a Thermoelectric Generator (TEG). An experimental setup was developed where the hot side of the TEG is heated by the combustion chamber of the stove and the cold side is cooled using a water block. Real-time temperature, voltage, and power output data were collected using an Arduino-based sensor system. The maximum observed temperature difference across the TEG module was 233 °C. Under open-circuit conditions, a peak voltage of 37.32 V was recorded, while the maximum output power under load reached 11.72 W at a current of 0.76 A. The system achieved its highest electrical efficiency of 0.182% at the peak temperature gradient. These results demonstrate the potential of TEG modules for converting heat from waste oil combustion into electricity, with optimal performance achieved under stable high-temperature gradients and consistent fuel supply.
Aerodinamika AERODINAMIKA PADA KENDARAAN TIPE PROTOTYPE CONCEPT DENGAN SIMULASI CFD ( COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS): Aerodinamika, Desain Kendaraan, Efisiensi Arif DwiYanto; Eko Julianto; Muhammad Iwan; Doddy Irawan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.12814

Abstract

Aerodinamika merupakan salah satu aspek penting dalam desain kendaraan modern, khususnya pada mobil prototipe balap seperti Shark EB Proto 02. Analisis aerodinamika bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan performa kendaraan dengan mengurangi hambatan udara (drag) dan meningkatkan gaya angkat (lift). Penelitian ini menggunakan perangkat lunak SolidWorks sebagai alat simulasi untuk menganalisis performa aerodinamika kendaraan Prototype (Sihombing, 2024) . Dalam simulasi ini, model kendaraan diuji dalam kondisi aliran udara dengan berbagai kecepatan untuk mengevaluasi distribusi tekanan, koefisien drag (Cd), dan koefisien lift (Cl). Hasil simulasi menunjukkan bahwa desain mobil ini memiliki karakteristik aerodinamis yang baik, dengan nilai koefisien drag yang rendah dan gaya tekan ke bawah yang cukup untuk menjaga stabilitas pada kecepatan tinggi. Studi ini memberikan wawasan bagi pengembangan lebih lanjut desain mobil balap yang optimal secara aerodinamika dan efisien dalam penggunaan energi (Yunianto,2017).
PENGENALAN DAN PELATIHAN DASAR AUTODESK INVENTOR UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 1 KUBU RAYA JURUSAN OTOMOTIF Muhammad iwan; Mursalin; Muhammad Bhisma Putra Anugrah
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14985

Abstract

Pemanfaatan energi alternatif penting untuk mengurangi ketergantungan pada fosil. Panas dari kompor oli bekas dapat dikonversi menjadi listrik melalui Thermoelectric Generator (TEG). Namun, suhu berlebih pada sisi panas TEG menurunkan efisiensi dan mempercepat kerusakan modul. Karena itu, diperlukan sistem pengendalian suhu agar kinerja dan umur pakai TEG tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pengendalian suhu otomatis pada modul TEG berbasis mikrokontroler. Sistem ini menggunakan motor stepper sebagai actuator utama untuk menggerakkan rangkaian TEG mendekat atau menjauh dari sumber panas berdasarkan suhu yang terdeteksi oleh sensor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup perancangan perangkat keras dan lunak sistem kendali suhu otomatis, integrasi sensor suhu dan motor stepper, serta pengujian eksperimental dengan menggunakan kompor oli bekas sebagai sumber panas. Hasil yang di peroleh sistem berfungsi dengan baik terlihat pada grafik yang fluktuasi secara konstan karena pergerakan sistem kendali menempatkan sistem pembangkit pada rentang suhu yang aman yaitu 145-150 Co. Luaran listrik menunjukkan tegangan listrik maximal dengan beban lampu 5-watt yaitu 9.53 V, Arus listrik maximal 0,19 A dan daya 1,43 w. Kesimpulannya, sistem kendali suhu otomatis berbasis mikrokontroler mampu menjaga stabilitas termal TEG sehingga meningkatkan efisiensi konversi energi dan memperpanjang umur pakai modul.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN GABUS DAN PISANG DI DESA PASIR PUTIH KABUPATEN KUBU RAYA  Gunarto Gun; Doddy Irawan; Eko Julianto; Muhammad Iwan
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/qm9dwh76

Abstract

Pasir Putih Village, located in Teluk Pakedai District, Kubu Raya Regency, possesses considerable local resources in the form of snakehead fish and bananas that have not been optimally utilized by the community. The limited skills and knowledge of the local community in processing these commodities have resulted in low economic added value. This community engagement program aimed to enhance community knowledge and practical skills through training on the diversification of processed snakehead fish and banana products. The program was implemented through several stages, including needs assessment, program planning, hands-on training, mentoring, and activity evaluation. The target participants were members of the local Family Welfare Empowerment (PKK) group. The results demonstrated a significant improvement in participants’ understanding and practical abilities in processing snakehead fish into fish cakes (pempek) and bananas into banana chips. In addition, the program increased community motivation to develop household-based enterprises utilizing local resources. The product diversification training is expected to contribute to strengthening family income and supporting the sustainable development of community-based micro-enterprises.  
Teknologi Penjernih Air Untuk Masyarakat Gang Abdul Rasyid Desa Kapur Gunarto Gunarto; Muhammad Iwan; Eko Julianto; Agus Setiawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cnakee39

Abstract

Masyarakat di Gang Abdul Rasyid, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, masih menghadapi kesulitan dalam mengakses air bersih yang layak untuk keperluan dasar seperti mandi, mencuci, dan kakus (MCK). Air yang tersedia umumnya keruh, kekuningan, serta mengandung endapan dan zat besi yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi tepat guna berupa alat penjernih air sederhana serta memberikan edukasi terkait metode penyediaan air bersih. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa alat penjernih air sederhana yang dibuat mampu mengubah air keruh menjadi air yang lebih layak digunakan untuk keperluan MCK. Teknologi ini terbukti mudah dioperasikan dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini penting sebagai solusi berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL UNTUK PRAKTIKUM PENERAPAN PADA ALAT PRINTER 3D DI SMKS MUHAMMADIYAH 1 KUBURAYA Eko Julianto; Muhammad Iwan; Gunarto; Eko Sarwono; Yeyen Deaari Sandi
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/r0t6nw29

Abstract

This training activity on optimizing local content learning and 3D printer practical skills aims to improve participants' competence in project-based learning and basic digital manufacturing skills in vocational high school environments. The results of observation and evaluationshow an increase in participants' technical skills in operating the Anet A8 Plus 3D printer and Ultimaker Cura software, handle basic technical problems, and produce prototypes of adequate quality. In addition, this training encourages the development of participants' creativity in digital design and opens up opportunities for schools to develop local content and increase their independent production capacity in the creation of learning media and creative products. Based on these achievements, it is recommended that advanced training be conducted, focusing on advanced three-dimensional machine design and printing parameter optimization to produce more complex prototypes. Schools are also advised to add computer facilities and 3D printer devices and integrate three-dimensional printing technology into Merdeka Belajar-based learning modules. Sustained collaboration between universities and vocational high schools is deemed crucial to strengthen mentoring, enhance human resource competencies, and ensure consistent utilization of digital manufacturing technology at Muhammadiyah Vocational High School 1 Kubu Raya, Rasau Jaya District, West Kalimantan Province.
Development of an IoT-based Soil Nutrient Monitoring and GIS Mapping System for Precision Agriculture Asrul Abdullah; Eka Indah Raharjo; Muhammad Iwan; Rizki Faizal; Maryogi
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 4 (2025): August-October
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i4.2191

Abstract

Agriculture is a field that contributes to Indonesia's economic development.  Unpredictable weather, temperature fluctuations, and the difficulty in assessing soil quality hinder farmers in enhancing crop productivity. The IoT in signifies a beneficial progression that will assist farmers in their endeavors. Precision agriculture is an innovative approach that employs information technology for sustainable agricultural management. This research aims to assess soil nutrients and provide mapping data based on the evaluated agrarian sites. The testing sites are situated in three sub-districts within Kubu Raya Regency: Sungai Kakap, Ambawang, and Rasau Jaya. The soil study indicated a temperature range of 29.40 °C to 36.80 °C. Soil moisture varied from 4 % to 89.10 %. The soil pH varied between 6.90-8.07 PH. The soil salinity was rather modest. Nutrient levels, particularly nitrogen, were slightly lower than those of phosphate and potassium, necessitating fertilizer use to enhance plant vegetative development. Incorporating the Internet of Things onto agricultural land delivers data as real-time monitoring, which will be essential for improving agricultural output. This scalable method mitigates contemporary agricultural difficulties by diminishing environmental impact and enhancing crop resilience. This study facilitates sustainable, intelligent agricultural techniques to address the escalating needs of a swiftly expanding global population. 
PENGENALAN DAN PELATIHAN DASAR AUTODESK INVENTOR UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 1 KUBU RAYA JURUSAN OTOMOTIF Muhammad Iwan; Eko Julianto; Teguh Satria; Gunarto
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 3 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i3.3512

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pengenalan dan Pelatihan Dasar Autodesk Inventor untuk Penguatan Kompetensi Gambar Teknik pada Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya Jurusan Otomotif” dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kompetensi siswa dalam memahami teknologi desain berbasis komputer yang menjadi tuntutan industri modern. Sebelum pelatihan, siswa belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai penggunaan perangkat lunak Autodesk Inventor dalam pembuatan gambar teknik tiga dimensi. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penggunaan Autodesk Inventor agar siswa mampu mengaplikasikan nya pada proses perancangan teknik otomotif. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri dengan pendekatan berbasis proyek sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta, di mana pemahaman siswa terhadap Autodesk Inventor mencapai rata-rata 96% setelah pelatihan. Selain itu, peserta mampu membuat model 3D sederhana dan memahami konsep dasar sketching, part modeling. Respon siswa terhadap pelatihan juga sangat positif, terlihat dari antusiasme tinggi selama praktik berlangsung. Kegiatan ini berhasil memperkuat kompetensi gambar teknik dan menumbuhkan minat siswa terhadap teknologi desain modern. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan dasar siswa SMK di bidang desain teknik berbasis CAD.