Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Model Blended Learning Pendidikan Kewarganegaraan Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Untirta Aisyah Sekar Tri Wardani; Alivia Fitri Salsabila; Anisa Tulhalizah; Maulana Ibrohim; Rehnaningtyas Rehnaningtyas
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.829 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2868

Abstract

AbstrakDi era sekarang, TIK berkembang maju hampir semua aktivitas manusia membutuhkan penggunaan teknologi canggih yang dapat dengan mudah digunakan.Mahasiswa Untirta mengalami berbagai kendala, selain kurangnya motivasi mahasiswa untuk belajar, sehingga menandakan bahwa kegiatan belajar mahasiswa dengan model pembelajaran Blended Learning tidak memajukan keinginan mahasiswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis Blended Learning pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam meningkatkan motivasi belajar Mahasiswa Untirta. Metode penelitian yang digunakan adalah Pendekatan kuantitatif dikerjakan dalam penelitian ini dimana dilandaskan mengikuti data informasi yang dikumpulkan, yaitu data kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner. Data kuesioner dilakukan untuk mengumpulkan informasi dalam penelitian.Kuisioner ini dikembangkan di dalam Google Form sehingga mahasiswa dapat dengan mudah mengaksesnya. Sementara sasaran atau subjek penelitian ini merupakan seluruh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa jenjang D3/S1. Sebagai hasil dari penelitian ini dapat mengembangkan model pembelajaran berbasis Blended Learning yang lebih interaktif dan efektif karena diketahui sendiri bahwa perlu pengembangan agar mahasiswa termotivasi dan kemudian memahami mengimplementasikan dalam kehidupan yang nyata. Kesimpulan penelitian ini adalah Dalam rangka meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pengembangan model pembelajaran berbasis blended learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan.Kata Kunci: Model Blended Learning, Pendidikan Kewarganegaraan, Motivasi Belajar, Mahasiswa AbstractThis era, ICT is developing forward almost all human activities require the use of advanced technologies that can be easily used. Untirta students experience various obstacles, in addition to the lack of student motivation to learn, which indicates that student learning activities with a Blended Learning learning model do not advance students' desires. This study aims to develop a Blended Learning-based learning model in the Civic Education (CID) course in increasing the learning motivation of Untirta Students. The research method used is a quantitative approach carried out in this study which is based on following the information data collected, namely quantitative data. The data collection technique in this study used a questionnaire. Questionnaire data were carried out to collect information in the study. This questionnaire was developed in a Google Form so that students can easily access it. Meanwhile, the target or subject of this study is all students of Sultan AgengTirtayasa University at the D3/S1 level. As a result of this research is to be able to develop a Blended Learning-based learning model that is more interactive and effective because it is known to itself that it is necessary to develop so that students are motivated and then understand and implement in real life. The conclusion of this research is In order to increase student learning motivation, lecturers and students are expected to provide insight and knowledge regarding the development of blended learning-based learning models in Citizenship Education.Keywords: Blended Learning Model, Citizenship Education, Learning Motivation, Students
PERAN SENTRA PRODUKSI KUE SATU SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PRIYAYI UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT Alivia Fitri Salsabila; Aisyah Sekar Tri Wardani; Anisa Tulhalizah; Ida Farida; Ilham Kusuma Prabuningrat; Muhammad Atma Taher; Nur Hidayatil Janah; Putri Kiki Lestari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2462

Abstract

ABSTRAK Kota Serang merupakan peran sentral dalam industri makanan, pariwisata dan suku sehingga dari salah satu kecamatan yang kita teliti yaitu Desa Mesjid Priyayi dengan olahan Kue Satunya mampu menggerakkan perekonomian Desa dan kehidupan masyarakat sekitar, Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah pemberdayaan yang diperlukan buat mencapai pembangunan ekonomi yang meningkatkan pendapatan serta mengurangi angka kemiskinan. Terdapat empat indikator pemberdayaan; (1) merupakan kegiatan yang terencana dan kolektif, (2) memperbaiki kehidupan masyarakat, (3) prioritas bagi kelompok yang lemah dan kurang beruntung, (4) dilakukan melalui program peningkatan kapasitas. Implementasi pemberdayaan seharusnya dilakukan lewat berbagai pendekatan. Penelitian ini memakai metode kualitatif serta pendekatan studi kasus. Hasil penelitian bahwa Kue Satu Ini tidak hanya mengurangi angka pengangguran namun kehidupan sosial dan integrasi sosial masyarakat semakin rekat terjalin, berbagai kendala yang dihadapi oleh industri rumahan kue satu ini salah satunya adalah pengembangan UMKM dan bisnis menengah maka dari itu diadakannya pelatihan pegawai bekerjasama dengan dinas terkait di Kota Serang.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Peserta Didik: Studi Deskriptif Kelas X pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Kota Tangerang Aisyah Sekar Tri Wardani; Ujang Jamaludin; Damanhuri Damanhuri
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.376

Abstract

Permasalahan yang dijelaskan pada penelitian ini yaitu pada pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang bersifat teoritis kurang melibatkan strategi yang interaktif atau berbasis pratek sehinggan menyebabkan peserta didik cenderung bosan dan mengantuk yang dapat menghambat keterampilan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat mengembangkan keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran pendidikan Pancasila kelas X di SMA Negeri 1 Kota Tangerang. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan oleh peneliti dengan cara mengumpulkan data melalui melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Guru Pendidikan Pancasila dan Peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif model Miles & Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, penggunaan media, serta evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru melakukan asesmen diagnostik dan merancang materi serta moda pembelajaran yang bervariasi sesuai kebutuhan peserta didik. Tahap pelaksanaan melibatkan kegiatan dan latihan yang bervariasi, interaksi aktif, umpan balik berkelanjutan, serta pembentukan kelompok berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar. Penggunaan media pembelajaran yang digunakan beragam, termasuk poster, maket, alat musik, dan properti lainnya, yang memungkinkan peserta didik mengekspresikan diri secara kreatif dan mendukung proses pembelajaran yang lebih inklusif dan kondusif. Evaluasi dilakukan melalui penilaian aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta tindak lanjut pembelajaran yang menekankan penguatan motivasi dan refleksi.  Secara keseluruhan, strategi pembelajaran berdiferensiasi di SMAN 1 Kota Tangerang dapat berkontribusi positif dalam mengembangkan keterampilan sosial peserta didik kelas X seperti komunikasi, kolaborasi, dan kerja sama dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dan acuan bagi wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru pendidikan Pancasila untuk memodifikasi strategi pembelajaran, sumber daya, dan evaluasi mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan, minat, dan profil belajar peserta didik.
Pengembangan Model Blended Learning Pendidikan Kewarganegaraan Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Untirta Aisyah Sekar Tri Wardani; Alivia Fitri Salsabila; Anisa Tulhalizah; Maulana Ibrohim; Rehnaningtyas Rehnaningtyas
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2868

Abstract

AbstrakDi era sekarang, TIK berkembang maju hampir semua aktivitas manusia membutuhkan penggunaan teknologi canggih yang dapat dengan mudah digunakan.Mahasiswa Untirta mengalami berbagai kendala, selain kurangnya motivasi mahasiswa untuk belajar, sehingga menandakan bahwa kegiatan belajar mahasiswa dengan model pembelajaran Blended Learning tidak memajukan keinginan mahasiswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis Blended Learning pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam meningkatkan motivasi belajar Mahasiswa Untirta. Metode penelitian yang digunakan adalah Pendekatan kuantitatif dikerjakan dalam penelitian ini dimana dilandaskan mengikuti data informasi yang dikumpulkan, yaitu data kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner. Data kuesioner dilakukan untuk mengumpulkan informasi dalam penelitian.Kuisioner ini dikembangkan di dalam Google Form sehingga mahasiswa dapat dengan mudah mengaksesnya. Sementara sasaran atau subjek penelitian ini merupakan seluruh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa jenjang D3/S1. Sebagai hasil dari penelitian ini dapat mengembangkan model pembelajaran berbasis Blended Learning yang lebih interaktif dan efektif karena diketahui sendiri bahwa perlu pengembangan agar mahasiswa termotivasi dan kemudian memahami mengimplementasikan dalam kehidupan yang nyata. Kesimpulan penelitian ini adalah Dalam rangka meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pengembangan model pembelajaran berbasis blended learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan.Kata Kunci: Model Blended Learning, Pendidikan Kewarganegaraan, Motivasi Belajar, Mahasiswa AbstractThis era, ICT is developing forward almost all human activities require the use of advanced technologies that can be easily used. Untirta students experience various obstacles, in addition to the lack of student motivation to learn, which indicates that student learning activities with a Blended Learning learning model do not advance students' desires. This study aims to develop a Blended Learning-based learning model in the Civic Education (CID) course in increasing the learning motivation of Untirta Students. The research method used is a quantitative approach carried out in this study which is based on following the information data collected, namely quantitative data. The data collection technique in this study used a questionnaire. Questionnaire data were carried out to collect information in the study. This questionnaire was developed in a Google Form so that students can easily access it. Meanwhile, the target or subject of this study is all students of Sultan AgengTirtayasa University at the D3/S1 level. As a result of this research is to be able to develop a Blended Learning-based learning model that is more interactive and effective because it is known to itself that it is necessary to develop so that students are motivated and then understand and implement in real life. The conclusion of this research is In order to increase student learning motivation, lecturers and students are expected to provide insight and knowledge regarding the development of blended learning-based learning models in Citizenship Education.Keywords: Blended Learning Model, Citizenship Education, Learning Motivation, Students
Gambaran Remaja yang Kecanduan Pornografi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kota Serang Aisyah Sekar Tri Wardani; Syafrizal Syafrizal; John Pahamzah; Mochammad Thamrin Yahya; Mohammad Jordan Feshilal Antarik; Risa Alifia; Akmal Suropriyono; Triana Febriyani Lestari
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v3i1.4561

Abstract

Teenage morality is at risk, because once that horizon-opening advanced cell phone is in unsafe hands, all windows are open regardless of good or bad. Pornography addiction can negatively affect adolescents by disrupting their social lives, emotions, and cognitive processes. This study aims to find a picture of adolescents who are addicted to pornography at SMKN 1 Serang City. The research method used is descriptive qualitative. These data were obtained from journals, articles, survey results, and interviews. This study used semi-structured interviews to explore in-depth information about adolescents' experiences of access to and addiction to pornographic content. The results show that addiction to pornographic content among teenagers at SMKN 1 Serang City generally starts at a very young age, around elementary school age. Students at SMKN 1 Serang City, the majority do not feel the influence of pornographic content in the school environment, although there are a small number of students who are influenced by seniors. Some students feel that pornographic content does not really interfere with their learning focus or social relationships, but others admit to being emotionally disturbed and their learning concentration.
Strategi Pendidik Dalam Mengembangkan Nilai Disiplin Tertib Pada Ruang Kelas Berkarakter Aisyah Sekar Tri Wardani; Anisa Tulhalizah; Ratna Sari Dewi
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Creative Student Research
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i2.1501

Abstract

Pendidikan karakter sangat signifikan dan mendapat banyak perhatian oleh kalangan masyarakat. Pendidikan karakter dianggap sangat penting, apalagi mengingat saat ini sering terjadi kejadian-kejadian negatif yang tidak mencerminkan karakter yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pendekatan terbaik yang dapat digunakan guru saat membuat pelajaran pembentukan karakter. Dengan menyelidiki objek penelitian dan melakukan wawancara, penelitian lapangan digunakan sebagai metodologi penelitian. wawancara tatap muka digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan data yang diperlukan dari pendidik SMAN 1 Kota Tangerang dengan mengajukan serangkaian pertanyaan terlebih dahulu. Hasil penelitian yang telah diperoleh bahwa pendidik melaksanakan strategi penerapan ruang kelas berkarakter sudah berjalan dengan baik dan semestinya di SMAN 1 Kota Tangerang melalui penerapan dengan adanya program Pelaksanaan tata tertib di SMAN 1 Kota Tangerang cukup baik, karena adanya Penegak Disiplin Sekolah (PDS) terdiri dari Wakasek sebagai ketuanya dan guru-guru yang memiliki kepedulian terhadap disiplin. Untuk memenuhi visi dan tujuan sekolah, aturan tata tertib yang berlaku di sekolah harus ditegakkan dengan baik, serta aturan yang mengatur tingkah laku siswa dalam hal perilaku, penampilan, dan seragam.