Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Simetris

KAJIAN KUAT BENDING DAN KADAR AIR PADA KOMPOSIT DARI SEKAM PADI DAN SERAT BAMBU MENGGUNAKAN STATISTIK TAGUCHI Prihatin, Joko Yunianto
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.566 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1561

Abstract

Kayu merupakan komoditi utama dalam pembuatan mebel yang berasal dari alam. Dewasa ini penyusutan  hutan  dunia  telah  mengkhawatirkan mencapai  80%.  Sehingga  kebutuhan  oksigen  akan menurun karena tidak sesuai dengan upaya reboisasi. Disisi lain bambu memiliki kelebihan dalam hal masa panen yang lebih cepat berkisar 2–3 tahun. Sedangkan sekam padi adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan pengolahan hasil pertanian yang pemanfaatannya selama ini hanya sebagai bahan pembantu dalam aktifitas produksi, maka nilai ekonomis sekam padi ini sangat rendah. Berdasarkan permasalahan diatas, maka penelitian ini dititik beratkan pada pembuatan komposit anyaman bambu dan sekam padi sebagai pengganti kayu dalam industri mebel. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen statistik taguchi, sehingga meghasilkan nilai kuat bending optimal 35,58N/mm2 dengan kadar air 0,334%. Kondisi optimal tersebut terdiri dari A3B2C2D1 Variasi anyaman Satin, Tekanan hidrolik 60N, Waktu pemanasan sebelum pengecoran pada suhu 105oC adalah 45 menit, dan Komposisi = Resin 100 : Katalis 0,75.
KAJIAN DONGKRAK HIDROLIK BOTOL KAPASITAS 2 TON TERHADAP PENGARUH VARIASI POSISI PEMASANGAN MANOMETER, SAE OLI DAN JARAK LANGKAH PEMOMPAAN Prihatin, Joko Yunianto; Kustanto, Heri; Pambudi, Slamet
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.107 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i1.2024

Abstract

Dongkrak hidrolik merupakan peralatan pendukung yang berfungsi untuk membantu mengangkat beberapa bagian dari kendaraan tersebut membantu kinerja manusia. Prinsip kerja dongkrak ini mengacu hukum pascal berkaitan kesetimbangan tekanan fluida pada pipa. Dewasa ini terdapat permasalahan pada dongkrak hidrolik botol tersebut diantaranya dongkrak macet, pemompaan cukup berat saat digunakan, tidak kuat menahan beban. Sehingga pemakaian di industri menjadi banyak biayanya dan waktunya. Berdasarkan permasalahan diatas, maka peneliti mengambil hipotesis bahwa bisa menyelesaikannya dengan menentukan sudut pengamatan utamanya pada pengaruh variasi posisi pemasangan manometer, jenis SAE oli yang dipakai dan jarak pemompaan. Penelitian ini diterapkan guna menganalisa dari hasil pengujian kemampuan tekannya dan volume bocornya ketika berbeban. Analisa data yang diterapkan adalah sastistik taguchi L4 3 faktor 2 level skala pendekatan. Kajian ini menghasilkan nilai kekuatan angkat optimal dari variasi tersebut adalah sebesar rerata 78kg/cm2. Sedangkan nilai komposisi pertama yaitu pada posisi pemasangan manometer 2cm, SAE oli 10 dengan jarak pemompaan 120mm mampu menghasilkan nilai kekuatan angkat yang optimal, sehingga efektif dalam penggunaannya.
KAJIAN OPTIMASI MAGNETIC GRAFITY FAN FREE ENERGY TERHADAP SUDUT TOLAK DAN JARAK TOLAK MAGNET Prihatin, Joko Yunianto; Kustanto, Heri; Ardiyanto, Farit; Syahputra, Rizki Bobby
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.134 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2456

Abstract

Magnet merupakan komponen utama yang digunakan dalam penelitian ini. Pemakaian 2 Magnet yang sejenis didekatkan secara vertikal akan mengakibatkan gaya tolak menolak[2]. Gaya tersebut dioptimalkan untuk menggerakkan sirip pada konstruksi kipas angin secara berkesinambungan konstan. Rumusan dan tujuan dari penelitian ini dititik beratkan pada kemampuan optimal magnet dalam menghasilkan jarak tolak yang maksimal dan menghasilkan sudut tolak yang minimal. Pertimbangan kemampuan magnet tersebut berdasarkan faktor berat beban engkol kipas, jumlah putaran awal, jari-jari lengan engkol dan jumlah magnet yang dipasangkan. Dengan menggunakan analisa statistik taguchi, maka diperoleh nilai optimal jarak tolak antar magnet sebesar 20,133mm dan sudut tolak antar magnet sebesar 93,912o.
KAJIAN KUAT BENDING DAN KADAR AIR PADA KOMPOSIT DARI SEKAM PADI DAN SERAT BAMBU MENGGUNAKAN STATISTIK TAGUCHI Prihatin, Joko Yunianto
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1561

Abstract

Kayu merupakan komoditi utama dalam pembuatan mebel yang berasal dari alam. Dewasa ini penyusutan  hutan  dunia  telah  mengkhawatirkan mencapai  80%.  Sehingga  kebutuhan  oksigen  akan menurun karena tidak sesuai dengan upaya reboisasi. Disisi lain bambu memiliki kelebihan dalam hal masa panen yang lebih cepat berkisar 2?3 tahun. Sedangkan sekam padi adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan pengolahan hasil pertanian yang pemanfaatannya selama ini hanya sebagai bahan pembantu dalam aktifitas produksi, maka nilai ekonomis sekam padi ini sangat rendah. Berdasarkan permasalahan diatas, maka penelitian ini dititik beratkan pada pembuatan komposit anyaman bambu dan sekam padi sebagai pengganti kayu dalam industri mebel. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen statistik taguchi, sehingga meghasilkan nilai kuat bending optimal 35,58N/mm2 dengan kadar air 0,334%. Kondisi optimal tersebut terdiri dari A3B2C2D1 Variasi anyaman Satin, Tekanan hidrolik 60N, Waktu pemanasan sebelum pengecoran pada suhu 105oC adalah 45 menit, dan Komposisi = Resin 100 : Katalis 0,75.
KAJIAN DONGKRAK HIDROLIK BOTOL KAPASITAS 2 TON TERHADAP PENGARUH VARIASI POSISI PEMASANGAN MANOMETER, SAE OLI DAN JARAK LANGKAH PEMOMPAAN Joko Yunianto Prihatin; Heri Kustanto; Slamet Pambudi
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.107 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i1.2024

Abstract

Dongkrak hidrolik merupakan peralatan pendukung yang berfungsi untuk membantu mengangkat beberapa bagian dari kendaraan tersebut membantu kinerja manusia. Prinsip kerja dongkrak ini mengacu hukum pascal berkaitan kesetimbangan tekanan fluida pada pipa. Dewasa ini terdapat permasalahan pada dongkrak hidrolik botol tersebut diantaranya dongkrak macet, pemompaan cukup berat saat digunakan, tidak kuat menahan beban. Sehingga pemakaian di industri menjadi banyak biayanya dan waktunya. Berdasarkan permasalahan diatas, maka peneliti mengambil hipotesis bahwa bisa menyelesaikannya dengan menentukan sudut pengamatan utamanya pada pengaruh variasi posisi pemasangan manometer, jenis SAE oli yang dipakai dan jarak pemompaan. Penelitian ini diterapkan guna menganalisa dari hasil pengujian kemampuan tekannya dan volume bocornya ketika berbeban. Analisa data yang diterapkan adalah sastistik taguchi L4 3 faktor 2 level skala pendekatan. Kajian ini menghasilkan nilai kekuatan angkat optimal dari variasi tersebut adalah sebesar rerata 78kg/cm2. Sedangkan nilai komposisi pertama yaitu pada posisi pemasangan manometer 2cm, SAE oli 10 dengan jarak pemompaan 120mm mampu menghasilkan nilai kekuatan angkat yang optimal, sehingga efektif dalam penggunaannya.
KAJIAN OPTIMASI MAGNETIC GRAFITY FAN FREE ENERGY TERHADAP SUDUT TOLAK DAN JARAK TOLAK MAGNET Joko Yunianto Prihatin; Heri Kustanto; Farit Ardiyanto; Rizki Bobby Syahputra
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.134 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2456

Abstract

Magnet merupakan komponen utama yang digunakan dalam penelitian ini. Pemakaian 2 Magnet yang sejenis didekatkan secara vertikal akan mengakibatkan gaya tolak menolak[2]. Gaya tersebut dioptimalkan untuk menggerakkan sirip pada konstruksi kipas angin secara berkesinambungan konstan. Rumusan dan tujuan dari penelitian ini dititik beratkan pada kemampuan optimal magnet dalam menghasilkan jarak tolak yang maksimal dan menghasilkan sudut tolak yang minimal. Pertimbangan kemampuan magnet tersebut berdasarkan faktor berat beban engkol kipas, jumlah putaran awal, jari-jari lengan engkol dan jumlah magnet yang dipasangkan. Dengan menggunakan analisa statistik taguchi, maka diperoleh nilai optimal jarak tolak antar magnet sebesar 20,133mm dan sudut tolak antar magnet sebesar 93,912o.