Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Sistem Penjaminan Mutu untuk Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk Gula Kelapa di Desa Pernasidi Widya Anggraeni Sanggalangi; Merliana Cahya Amalia; Enjeli Intan Fadila; Anugrah Niken Rahmadani; Nunjilatul Rahmah; Reno Sudarno Putra; Dionysius Alfredo Sinaga; Aiza Yudha Pratama; Miftahol Arifin; Yusup Kurnia
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2840

Abstract

The coconut sugar industry in Banyumas Regency, particularly in the Gendis Asri Farmer Group in Pernasidi Village, has great potential but faces obstacles in terms of production quality and business management. The main problems include unstable product quality, non-standard production equipment, and weak quality control and logistics management systems. Through the Student Community Empowerment Program (PMM), the concepts of Total Quality Management (TQM), the use of stainless steel equipment, a digital stock recording system, and training in management and digital marketing were implemented. The results showed improvements in efficiency, product quality, and the independence of the farmer group. This program supports the achievement of SDGs 8 and 9 and strengthens the agro-industry-based rural economy.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA MENGGUNAKAN METODE JUST IN TIME DI CV. RAJA NGEMIL BANDUNG MIftah Farid Juliansyah; Yusup Kurnia; Maman Hilman
Jurnal Industrial Galuh Vol. 8 No. 02 (2026): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jig.v8i02.6419

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pengelolaan persediaan bahan baku yang lebih baik dapat menghemat biaya dengan menerapkan metode JIT di CV. Raja Ngemil Bandung. Perusahaan saat ini menghadapi kendala dalam pengelolaan bahan baku, yang mengakibatkan pembelian tidak terencana, tingkat persediaan yang tidak stabil, serta tingginya biaya pembelian dan penyimpanan. Selama periode Januari hingga Juni 2026, kebutuhan tepung sebagai bahan baku utama mencapai 4.250 kg, dengan frekuensi pembelian sebanyak 24 kali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi perusahaan, yang mencakup informasi mengenai penggunaan bahan baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, frekuensi pemesanan, serta rincian proses produksi. Penelitian ini menganalisis sistem persediaan yang ada saat ini dan membandingkannya dengan metode EOQ serta metode JIT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan sistem persediaan saat ini, perusahaan mengeluarkan total biaya sebesar Rp7.530.000 dengan 24 kali pemesanan. Metode EOQ menyarankan pemesanan sebanyak 2.429 kg dalam dua kali pesan, Sementara itu, penerapan metode JIT menunjukkan bahwa jumlah pemesanan optimal adalah 4.207 kg, yang dilakukan melalui satu kali pemesanan namun dengan tiga kali pengiriman terpisah. Total biaya persediaan menggunakan metode JIT adalah Rp874.642. Hal ini menghasilkan penghematan sebesar Rp6.655,357 dan efisiensi biaya sebesar 88,38%. Metode JIT terbukti menjadi solusi yang bermanfaat bagi CV. Raja Ngemil Bandung dalam mengelola persediaan dan melakukan penghematan biaya secara lebih efisien.