Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMANFAATAN TEAMWORK UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANCE TEAM MARKETING PADA PT PRUDENTIAL Rosita; Martinus Tj.; Alex P. Karo-karo; Rezeki; Dennis Widjaja; Anton
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Haga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.898 KB)

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan seminar ini adalah untuk merubah mindset karyawan agar mampu melaksanakan teamwork demi kemajuan bersama di masa yang akan datang. Adapun metode pelaksanaan seminar awalnya adalah sesi mindset teamwork dimana peserta diharapkan mau merubah diri agar sama-sama berkembang setelah itu dilanjutkan dengan games yang terdiri dari Human Tower, Arrange Team, Lift Up Balls, Make Shape, Blind Lead. Permainan ini secara keseluruhan telah dilaksanakan semoga mindset peserta bias berubah dan menjadikan mereka semakin sukses bersama-sama dan sekaligus meningkatkan performance perusahaan.
Outbound Training “Be A Great Team” PT. Capella Medan Rosita Rosita; Martinus Tj; Alex P. Karo-karo; Rezeki Rezeki; Dennis Widjaja; Anton Anton
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): juni : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v2i2.1037

Abstract

Outbond training ini diikuti oleh 91 peserta yakni karyawan PT Capella Medan. Kita telah melalui Pandemi yang telah berlangsung hingga 3 tahun, dimana Hubungan antar divisi / unit yang semakin renggang sehingga Komunikasi yang semakin jauh karena dilaksanakannya pertemuan online, Kolaborasi yang tidak maksimal dan tidak menyeluruh akibatnya masih banyak Banyak divisi yang belum bisa proaktif secara optimal dalam bekerja. Dengan demikian kinerja menurun sehingga perlu ada perbaikan dengan melaksanakan Outbond Training agar tiap unit /divisi dapat membaur dan melebur Kembali menjadi lebih kompak dan harmonis. Komunikasi menjadi lebih terjalin Kembali serta mesra dan harmonis sehingga kinerja semakin meningkat.. Mengoptimalkan peran serta kayawan dalam hal bekerja secara proaktif dimana dituntt bisa berubah dalam setiap kondisi, punya integritas dan inisiatif, bersinergi satu dengan yang lain serta memiliki sense of belonging yang tinggi dan akhirnya bisa menyatakannya dalam ACTION.
Pelatihan Peningkatan Etos Kerja dan Bina Mental Spritual Pada CU Bahenon Na Denggan : Pengabdian Martinus Tj; Dennis Widjaja; Anton; Elisha Sunijati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1222

Abstract

Pelatihan ini diikuti oleh 46 peserta yakni karyawan CU Bahenon Na Denggan.  Dalam menjalankan setiap usaha dibutuhkan etos kerja dan bina mental spiritual agar etos kerja sepenuh hati tadi dapat diterapkan secara maksimal oleh tiap individu yang ada.  Credit Union merupakan organisasi merupakan suatu organisasi yang terdiri dari beberapa individu yang bekerjasama dan saling percaya satu sama lain untuk menciptakan modal yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Bersama.  Dalam bekerja di zaman mileneal ini dibutuhkan 4 (empat) hal sebagai berikut: (1) Berubah -> menjadi pekerja yang SMART, berinovatif dan kreatif, (2) Integritas -> pribadi yang berdisiplin, bertanggung jawab, jujur & berkomitmen, (3) Sinergi & Sense Of Belonging -> peserta harus lebih kompak dan bersinergi serta memiliki rasa kepemilikan bersama agar team yang ada semakin kokoh dan bersinergi menuju keberhasilan bersama dalam Credit Union mereka ini. (4) Action -> menjaga sikap, moral, etika dan prilaku dalam sendi kehidupan studi, pekerjaan yang diwujudkan secara nyata dalam praktek etos kerja di tempat masing-masing.
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Organizatioan Citizenship Behaviour Pada PT Toba Pulp Lestari Sumut Alex P. Karo-karo; Dennis Widjaja; Martinus Tjendana; Elisha Sunijati; Anton
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kepuasan KerjaTerhadap Kinerja Karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) Sebagai Variabel Mediasi di PT Toba Pulp Lestari Sumut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi 200 orang dan sampel nya adalah 133 orang dengan Teknik Random Sampling dengan Rumus Slovin. Metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Pemodelan struktural menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) digunakan untuk analisis data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi adalah positif, dengan demikian hipotesis dapat diterima
Dampak Bullying terhadap Anak SMP dan Cara Mengatasinya: Pengabdian Rosita; Martinus; Anton; Elisha Sunijati; Dennis Widjaja
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4330

Abstract

Bullying merupakan bentuk perilaku agresif yang dilakukan secara berulang dengan tujuan menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi individu lain. Fenomena ini dapat terjadi di berbagai lingkungan, terutama sekolah, dan berdampak serius terhadap kesehatan mental maupun perkembangan sosial korban. Penelitian mengenai bullying menunjukkan bahwa faktor penyebabnya meliputi kondisi psikologis pelaku, dinamika kelompok sebaya, serta lemahnya pengawasan lingkungan. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa trauma psikologis, tetapi juga penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, dan risiko gangguan kesehatan jangka panjang. Upaya pencegahan dan penanganan bullying menuntut keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan masyarakat, melalui pendidikan karakter, kebijakan anti-bullying, serta dukungan psikososial bagi korban. Dengan demikian, pemahaman yang komprehensif mengenai bullying menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan individu secara optimal.