Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Pantyliner Ekstrak Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Indikator Alami untuk Deteksi Ketuban Pecah Dini Rubiati Hipni; Isnaniah Isnaniah; Yustiana Olfah
Jurnal Skala Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Skala Kesehatan Edisi Januari 2026
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jsk.v17i1.492

Abstract

Premature rupture of membranes (PROM) is one of the causes of obstetric complications that impact increased maternal and fetal morbidity and mortality. PROM diagnosis generally uses litmus paper, but this method still has the weakness of subjectivity of the results. This study aims to develop pantyliners with a natural indicator based on turmeric extract (Curcuma longa L.) as an alternative to detect PROM. Purely experimental research was conducted in the laboratory and Sultan Suriansyah Hospital, Banjarmasin. Phytochemical tests showed that turmeric extract positively contained alkaloids, flavonoids, saponins, and quinones that act as antioxidants, anti-inflammatories, antimicrobials, and immunomodulators. GC-MS tests showed the dominant compounds were Ar-turmerone (29.38%) and Alpha-turmerone (22.79%), with supporting compounds in the form of vanillin, aromatic phenolics, and fatty acid esters. Turmeric extract immobilized on pantyliners showed significant color changes when dripped with amniotic fluid (reddish brown), vaginal secretions (bright yellow), and urine (yellow). Statistical tests showed a significant effect (p<0.005) between changes in pantyliner color and the diagnosis of PROM. These results demonstrate that turmeric extract contains antioxidant, anti-inflammatory, antimicrobial, and immunomodulatory properties and has the potential to be used as an environmentally friendly natural indicator for early detection of PROM.
Pengaruh Edukasi Laktasi Berbasis Audiovisual terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap dalam Pemberian ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Maliku Tahun 2025 Novita Hikmah; Isnaniah; Fitria Jannatul Laili; Efi Kristina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2187

Abstract

Berdasarkan data cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2024, Puskesmas Maliku menempati peringkat kedua terendah di antara beberapa puskesmas di Kabupaten Pulang Pisau. Rendahnya capaian tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan sikap ibu menyusui mengenai manfaat serta pentingnya ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi laktasi berbasis audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap ibu menyusui dalam pemberian ASI di wilayah kerja puskesmas maliku tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik sampling total dengan jumlah 31 ibu menyusui. Variabel independen adalah edukasi laktasi berbasis audiovisual, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap dalam pemberian ASI. Pengumpulan data menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah, dan analisis data univariat dan bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menemukan terdapat peningkatan signifikan setelah intervensi, yaitu pengetahuan baik meningkat dari 6 orang (19,4%) menjadi 27 orang (87,10%), dan sikap positif dari 15 orang (48,4%) menjadi 20 orang (64,5%). Rerata skor pengetahuan meningkat dari 13,87 menjadi 17,29 , sedangkan rerata sikap meningkat dari 32,22 menjadi 43,05. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05) pada semua variabel, menandakan perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, terdapat pengaruh Edukasi laktasi berbasis Audiovisual terhadap tingkat pengetahuan, membentuk sikap positif dalam pemberian ASI. Media audiovisual dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukatif dalam promosi Kesehatan.