Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP STANDAR AKREDITASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RAWAT JALAN RSUD H. PADJONGA DAENG NGALLE TAKALAR Afriyana Amelia Nuryadin; Dian Ekawaty; Mangindara Mangindara; Adriyana Adevia; Suci Rahmadani; Risma Aprianti
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 6, No 2 (2022): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v6i2.612

Abstract

Latar Belakang: Mutu pelayanan kesehatan merupakan derajat atau tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku. Standar Akreditasi adalah pedoman yang berisi tingkat pencapaian yang harus dipenuhi oleh rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh pengaruh antara mutu pelayanan terhadap standar akreditasi pada masa pandemi Covid-19 di Rawat Jalan RSUD H. Padjonga daeng Ngalle Takalar Tahun 2021. Metode Penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitain sebanyak 97 responden. Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji chi-square pada variabel realibility (kehandalan), assurance (jaminan), tangibles (bukti langsung), empathy (empati), responsiveness (daya tanggap) didapatkan bahwa nilai P = 0.000 < 0.05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Standar Akreditasi Pada Rawat Jalan Pada Masa Pandemi Covid-19 RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Takalar Tahun 2021.  
Edukasi Pelayanan Prima di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar Mangindara Mangindara; Afriyana Amelia Nuryadin; Mohammad Ardani Samad; Reski Dewi Pratiwi
PADMA Vol 2 No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.99 KB) | DOI: 10.56689/padma.v2i2.692

Abstract

Menurut Keputusan Menteri (Kepmen) Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63 tahun 2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik menyebutkan bahwa hakikat pelayanan publik seperti rumah sakit ialah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat. Metode yang dilaksanakan dalam Pengabdian ini adalah pemberian edukasi melalui pemaparan materi-materi. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terhadap pelayanan prima pada petugas kesehatan agar mampu memberikan performa terbaik dalam melayani pasien maupun masyarakat dan dapat mencapai visi misi di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi. Setelah edukasi ini dilaksanakan diharapkan petugas kesehatan dapat mengerti dan memahami pelayanan prima di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi. Selain itu diharapkan juga pada petugas kesehatan RSKD Ibu dan Anak Pertiwi dapat menerapkan penjelasan dari materi-materi yang telah dipaparkan saat proses edukasi untuk tercapainya pelayanan yang prima.
ANALISIS PENGARUH PATIENT EXPERIENCE TERHADAP PELAKSANAAN PATIENT SAFETY DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR TAHUN 2023. Ricky Perdana Poetra; Afriyana Amelia Nuryadin; Darmawati Junus; Indriyani Indriyani
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 7, No 2 (2023): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/%x

Abstract

Keselamatan pasien merupakan suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi penilaian risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya, serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh patient experience terhadap pelaksanaan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.  Metode Penelitian: jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain Cross Sectional Study, teknik analisis data menggunakan analisis univariat bivariat, dan multivariat. Penelitian ini dilakukan di ruangan rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 296 responden yang ditentukan dengan uji slovin. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel komunikasi perawat (p=0,010), tidak terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel komunikasi dokter (p=0,062), terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel perawat yang responsif (p=0,001), terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel kenyamanan lingkungan fisik (p=0,003), terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel kontrol rasa nyeri (p=0,000), terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel komunikasi tentang obat (p=0,014) dan tidak terdapat penagaruh patient experience berdasarkan variabel discharge planning (p=0,740). 
PENGARUH PENERAPAN PATIENT CENTERED CARE TERHADAP KEPUASAN PASIEN MELALUI MUTU PELAYANAN KESEHATAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) LABUANG BAJI TAHUN 2023 Afriyana Amelia Nuryadin; Dian Ekawaty; Tri Wahyudi; Fitriani Fitriani
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 7, No 2 (2023): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan patient centered care di RSUD Labuang Baji akan memberikan sejumlah dampak positif yang akan dirasakan baik oleh staf maupun pasien. Meskipun dampak pada pasien adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang kesehatan, meningkatkan perilaku perawatan diri pasien, mendapatkan layanan yang sopan dan menyenangkan dari tenaga medis, serta meningkatkan kepuasan pasien, sehingga mutu pelayanan kesehatan meningkat. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh penerapan patient centered care terhadap kepuasan pasien melalui mutu pelayanan kesehatan sebagai variabel intervening di RSUD Labuang Baji tahun 2023. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metodologi penelitian yang dikenal dengan penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Ruang Rawat Inap RSUD Labuang Baji sebanyak 242 responden yang ditentukan melalui teknik purpose sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder rumah sakit. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh langsung antara variabel patient centered care terhadap mutu pelayanan adalah sebesar 0,560, sedangkan Pengaruh langsung antara variabel mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien adalah sebesar 0,345, sehingga Pengaruh tidak langsung antara variabel patient centered care terhadap kepuasan pasien melalui mutu pelayanan adalah sebesar 0,193. Rekomendasi: Disarankan kepada pihak Disarankan pihak RSUD Labuang Baji agar tetap mempertahankan dan meningkatkan pelaksanaan Patient Centered Care, kepuasan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.
Penerapan SNARS 1.1 tentang Hak Pasien dan Keluarga Mempengaruhi Kepuasan Pasien Rawat Inap Dian Ekawaty; Afriyana Amelia Nuryadin; Mangindara Mangindara; Devy Febrianti; Nurul Indarih Putri
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.2 No.2 2020)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menghormati hak pasien merupakan kewajiban perawat, pada kenyataannya masih sering terjadi pasien tidak mendapatkan haknya dengan baik, hal ini dapat terlihat dari adanya keluhan kepada perawat, antara lain mengenai kurangnya waktu yang disediakan untuk pasien, tidak peduli terhadap keluhan pasien, kurang komunikasi terhadap pasien dan kurangnya informasi yang diberikan kepada pasien atau keluarganya sehingga menimbulkan ketidakpuasan pasien dan berpengaruh terhadap pengalaman yang dirasakan pasien. Tujuan: Tujuan penelitian, untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan SNARS 1.1 tentang hak pasien dan keluarga terhadap kepuasan pasien rawat inap di RSUD Haji Makassar Tahun 2020. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 26-35 dengan presentase 32,5%. Mayoritas pekerjaan ibu rumah tangga dengan presentase 51,8%%. Pendidikan terakhir SMA yang paling banyak dimiliki dengan persentase sebesar 34,9%. Mayoritas responden mempunyai kinerja baik (68,3 %). Hasil uji bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara aspek tanggung jawab dan mendukung hak pasien dan keluarga selama dalam asuhan terhadap kepuasan pasien dengan nilai p-value= 0,19 < 0,05, terdapat pengaruh signifikan antara aspek dukungan partisipasi pasien dan keluarga dalam proses asuhan terhadap kepuasan pasien dengan nilai p- value= 0,034 < 0,05, terdapat pengaruh signifikan antara aspek proses untuk menerima, menanggapi, dan menindaklanjuti bila ada pasien yang menyampaikan keluhan dalam pelayanan terhadap kepuasan pasien dengan nilai p-value= 0,045 < 0,05, tidak terdapat pengaruh signifikan antara aspek penjelasan hak serta kewajiban dengan metode dan bahasa yang mudah dimengerti terhadap kepuasan pasien dengan nilai p-value= 0,319 > 0,05, tidak terdapat pengaruh signifikan antara aspek persetujuan tindakan medis (general consent) terhadap kepuasan pasien dengan nilai p-value= 0,204 > 0,05.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Organizational Citizenship Behavior (OCB) Perawat Etnis Makassar di UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Sri Yuyun Afrianti; Tri Wahyudi; Afriyana Amelia Nuryadin; Adriyana Adevia Nuryadin; Reski Dewi Pratiwi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50348

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah perilaku yang dilakukan  oleh  seorang  karyawan  yang  melebihi  kewajiban  kerja formal, namun berdampak baik karena mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingginya Organizational Citizenship Behavior (OCB) Perawat Etnis Makassar di UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan case study. Informan pada penelitian sebanyak 3 informan kunci dan 7 informan biasa yang terdiri dari beberapa perawat di UPT UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya Organizational Citizenship Behavior (OCB) Perawat Etnis Makassar di UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto sebabkan oleh Faktor eksternal meliputi Workplace Variable, HRM Policies & Practice, Culture Value, Contextual Factor, Organizational Reputation Treat, Demographic Variable, dan Leader Supportiveness. Faktor internal meliputi Dispositional Variable, Organizational Service, Organizatonal Commitment, Personality Variable, dan Work Centrality. Serta didukung oleh prinsip  suku Makassar yaitu Teai mangksara' punna bokona loko' (Bukan orang Makassar kalau yang luka di belakang), A’bulo Sibatang (Bersatu/persatuan, gotong royong, bekerja sama, tolong menolong), Sipakatau (saling memanusiakan), Siri’ Na Pacce, Ku alleanngi tallanga na toalia (lebih baik tenggelam daripada kembali), Ejapi nikana doang (Seseorang dikenali atas karya dan perbuatan), Bajikangangi tattilinga naia tallanga (Lebih baik miring daripada tenggelam), Le'ba kusuronna biseangku, kucampa'na sombalakku, tamassaile punna teai labuang (Bila perahu telah kudorong, layar telah terkembang, takkan ku berpaling kalau bukan labuhan yang kutuju). Hal ini yang menyebabkan tingginya kinerja dan mendukung dalam meningkatkan profesionalisme kerja di UPT RSUD Lanto Dg. Pasewang Kabupaten Jeneponto.
Work Risk Analysis in The Medical Records Storage (Filing) Room Using The Severity Assessment Method At Rsia Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Branch Reski Dewi Pratiwi; Zahra Raihaniyah Ruslan; Mohammad Ardani Samad; Afriyana Amelia Nuryadin
Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing Vol. 2 No. 1 (2025): Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ichsn.v2i1.64

Abstract

The process of storing medical records has risks that can threaten the safety and health of officers who are carrying out their work. Therefore, it is necessary to pay attention to occupational safety and health so as not to cause health problems and reduce the number of occupational risks. The aim of this research is to analyze work risks and determine how work risks are controlled in the filing room using the severity assessment method at RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Branch. This research used qualitative research methods. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. Risk assessment determination will be evaluated using the severity assessment method. There are 8 risks found: 1 risk occurs very often, namely being exposed to dust with a moderate risk level; 5 risks often occur, namely being cut by files with moderate risk level, being hit by staples with moderate risk level, being hit by falling files with high risk level, slipping/spraining when taking files with high risk level, feeling pain when taking or inserting files with high risk level; 1 rare risk, namely accumulation of files with low risk level; and 1 very rare risk, namely patient documents being eaten by insects/termites on shelves with low risk level. The risk controls used to control risks at RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar branch are elimination, substitution, personal protective equipment (PPE), and administration. For risk control, employees should use PPE such as gloves to minimize cuts and staple injuries, adjust file storage shelf sizes to Ministry of Health recommendations, clean rooms regularly to minimize risks such as respiratory problems due to dust in the storage room (filing) at RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar branch.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA MAKASSAR Afriyana Amelia Nuryadin; Hasanuddin Hasanuddin; Muqarramah Muqarramah
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan adalah sifat patuh atau ketaatan patuh berarti suka menurut terhadap perintah, dan terhadap aturan, berdisiplin. Berdasarkan observasi/wawancara mengindikasikan adanya kasus insiden keselamatan pasien, kejadian tidak cedera (KTC), kejadian nyaris cedera (KNC), kejadian tidak diharapkan (KTD), dan kondisi potensial cedera (KPC) yang menyebabkan menurunnya angka insiden keselamatan pasien pada tahun 2020 ke 2021dikarenakan banyaknya kasus yang tidak dilaporkan sehingga data tidak akurat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan perawat terhadap Alat Pelindung Diri (APD) di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan kuantatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 117 responden yaitu seluruh perawat yang bertugas di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Hasil penelitian ini menggunakan uji chi-square. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi/kuesioner secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan p=0,033 yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar, dan tidak ada hubungan p=0,065 yang tidak siginifikan antara sikap kerja dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Tidak ada hubungan p=0,685 yang tidak signifikan antara antara masa kerja dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar, dan ada hubungan p=0,000 yang signifikan antara pendidikan dengan kepatuhan di instalasi rawat inap RSUD Kota Makassar. Maka dari itu perawat diharapkan mampu meningkatkan ilmu berupa pelatihan oleh pihak rumah sakit akan pentingnya penerapan penggunan alat pelindung diri (APD).
PENGARUH HUMAN ,ORGANIZATION,T ECHNOLOGY TERHADAP NET BENEFIT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR TAHUN 2025 Akbar Anugrah Putra Rusli; Afriyana Amelia Nuryadin; Dian Ekawaty; Ali Imran
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background, Hospital Management Information System (SIMRS) has been implemented at Bhayangkara Hospital Makassar since 2019 as part of an effort to improve operational efficiency and quality of health services. There are obstacles such as errors, namely Some humans do not really understand all the features and workflows of the system so they experience confusion in operation, lack of firm policies and effective communication within the organization between management and SIMRS users. Method, This study uses a quantitative design with a cross-sectional study approach. A sample of 197 respondents. Data were collected through a questionnaire that includes four main variables: Human, Organization, Technology, and Net-Benefit. Data analysis was carried out using the chi-square test to identify significant influences between independent and dependent variables. Results and Conclusions, this study shows that there is a significant influence of Human aspects (p = 0.001), Organization aspects (p = 0.005), and Technology aspects (p = 0.001) so it can be concluded that there is an influence of human, organization, technology on the net benefit of the Hospital Management Information System (SIMRS) at Bhayangkara Hospital Makassar. to the Bhayangkara Hospital Makassar, providing structured training and determining human resources according to competency, conducting periodic evaluations of the organization, improving technical support, developing technology and providing relevant information.
Pengaruh Brand Attitude Dan Karakteristik Sosiodemografi Terhadap Minat Pemanfaatan Kembali Pelayanan Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Tahun 2023 Almaida Fadillah; Mangindara; Nurmulia Wunaini Ngkolu; Afriyana Amelia Nuryadin
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Volume. 1 No.1 2024 July-September
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand attitude dan karakteristik sosiodemografi terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan pada pasien rawat inap di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 512 pasien, kemudian diperoleh sampel dengan menggunakan rumus slovin yaitu sebanyak 225 pasien dan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan accidental sampling. Analisis data digunakan adalah univariat, bivariat dengan uji chi-square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kognitif (p=0,006), afektif (p=0,049), konatif p=0,047), evaluatif (p=0,044), perilaku (0,044) terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan. Sedangkan jenis kelamin (0,396) dan tingkat pendidikan (0,697) tidak berpengaruh terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan. Kemudian variabel yang paling berpengaruh terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan adalah kognitif (pengetahuan). Diharapkan kepada pihak rumah sakit agar meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada pasien sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan jumlah kunjungan ulang pasien