Dedy Felandry
Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA HUKUM MASYARAKAT ADAT PETAPAHAN TERHADAP PENGELOLAAN DAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN Nabella Puspa Rani; Dedy Felandry
Riau Law Journal Vol 2, No 2 (2018): Riau Law Journal
Publisher : Faculty of Law, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.281 KB) | DOI: 10.30652/rlj.v2i2.6200

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara analisis terhadap upaya yang dilakukan oleh masyarakat adat Petapahan terhadap pengelolaan dan perlindungan lingkungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan hukum sosiologis, yaitu penelitian yang membahas tentang berlakunya hukum. Pendekatan ini berdasarkan pendekatan hukum adat, dengan kajian terhadap nilai-nilai kearifan lokal pada masyarakat hukum adat Petapahan Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Perkembangan arus globalisasi tentunya memberikan dampak terhadap keberadaan lingkungan, tidak terkecuali lingkungan masyarakat adat Petapahan. Semakin banyak persoalan pencemaran dan pengrusakan lingkungan yang berimbas pada kehidupan manusia itu sendiri. Upaya hukum masyarakat adat Petapahan terhadap pengelolaan dan perlindungan lingkungan dirasakan memberikan dampak positif hingga saat ini bagi masyarakat adat Petapahan dalam menjaga, mengelola dan melindungi lingkungan.Kata Kunci: Hukum Adat, Lingkungan, Kearifan Lokal AbstractThe purpose of this study was to describe the analysis of the efforts made by the indigenous people Petapahan for the management and protection of the environment. The approach used in this study is a sociological approach, namely studies that discuss the enactment of the law. This approach is based on common law approach, the study of local wisdom values on indigenous and tribal peoples Petapahan Kampar district in Riau province. The development of globalization certainly has an impact on the existence of the environment, not least environment of Petapahan indigenous people. The more the problems of pollution and destruction in environmental which impact human life itself. Petapahan indigenous legal remedy against perceived environmental management and protection have a positive impact to this day for indigenous peoples Petapahan in maintaining, managing and protecting the environment.Keywords: Customary Law, Environment, Local Wisdom
Implementasi Business Judgement Rule (Bjr) Pada Kerja Sama Antara Pt Bumi Barokah Sentosa (Pt Bss) Dengan Pt Sumatera Sumber Mineral (Pt Ssm) Terkait Dengan Tindakan Direksinya Di Kota Pekanbaru YETI; DEDY FELANDRY; MIFTAHUL HAQ
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol.2 No.3 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i2.162

Abstract

Implementasi doktrin Bussiness Judgement Rules (BJR) pada kerjasama antara PT. Bumi Barokah Sentosa (PT. BBS) dengan PT. Sumatera Sumber Mineral (PT. SSM) terkait dengan tindakan direksinya di kota pekanbaru wajib diterapkan. Sengketa dalam kerjasama tersebut harus ditelaah secara adil jika sengketanya masuk ke ranah litigasi. Walaupun biasanya pola pikir pengusaha pilihan litigasi dalam penyelesaian sengketa adalah pilihan terakhir. Biasanya solusi sengketa yaitu menawarkan kerjasama dalam bentuk lain di pekerjaan yang lain. Begitulah pola pikir pengusaha sejauh yang peneliti ketahui setelah sekian lama berkecimpungan sebagai praktisi hukum yang mengurusi aspek hukum perusahaan-perusahaan. Doktrin BJR adalah wujud dari keadilan, karena hukum tidak hanya tentang kepastian hukum saja. Dengan adanya doktrin BJR ini membuat direksi tidak takut untuk bertindak secara professional ditengah kondisi dunia usaha yang terkadang tidak dapat diprediksi, tindakan dilakukan terhadap situasi tertentu bisa saja dilakukan direksi, yang jelas perlu digarisbawahi asalkan tidak ada bentrok kepentingan dan dengan itikad baik tindakan direksi itu dilakukan.
Implementasi Business Judgement Rule (Bjr) Pada Kerja Sama Antara Pt Bumi Barokah Sentosa (Pt Bss) Dengan Pt Sumatera Sumber Mineral (Pt Ssm) Terkait Dengan Tindakan Direksinya Di Kota Pekanbaru YETI; DEDY FELANDRY; MIFTAHUL HAQ
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol.2 No.3 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i2.162

Abstract

Implementasi doktrin Bussiness Judgement Rules (BJR) pada kerjasama antara PT. Bumi Barokah Sentosa (PT. BBS) dengan PT. Sumatera Sumber Mineral (PT. SSM) terkait dengan tindakan direksinya di kota pekanbaru wajib diterapkan. Sengketa dalam kerjasama tersebut harus ditelaah secara adil jika sengketanya masuk ke ranah litigasi. Walaupun biasanya pola pikir pengusaha pilihan litigasi dalam penyelesaian sengketa adalah pilihan terakhir. Biasanya solusi sengketa yaitu menawarkan kerjasama dalam bentuk lain di pekerjaan yang lain. Begitulah pola pikir pengusaha sejauh yang peneliti ketahui setelah sekian lama berkecimpungan sebagai praktisi hukum yang mengurusi aspek hukum perusahaan-perusahaan. Doktrin BJR adalah wujud dari keadilan, karena hukum tidak hanya tentang kepastian hukum saja. Dengan adanya doktrin BJR ini membuat direksi tidak takut untuk bertindak secara professional ditengah kondisi dunia usaha yang terkadang tidak dapat diprediksi, tindakan dilakukan terhadap situasi tertentu bisa saja dilakukan direksi, yang jelas perlu digarisbawahi asalkan tidak ada bentrok kepentingan dan dengan itikad baik tindakan direksi itu dilakukan.