Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI PESANTREN SMART DIGITAL (PSD) MENGGUNAKAN MODEL TASK TECHNOLOGY FIT Uli Aertha; Diema Hernyka Satyareni; Ahmad Farhan
Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/junsibi.v6i1.1589

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepuasan pengguna pada sistem pembayaran digital Pesantren Smart Digital (PSD) di Yayasan Al Chodidjah menggunakan metode Task Technology Fit (TTF). Aplikasi PSD dirancang untuk mendukung operasional pesantren, khususnya dalam pengelolaan pembayaran SPP, dengan tujuan meningkatkan efisiensi administrasi dan mempermuda wali santri serta pengelola dalam proses pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana sistem ini memenuhi kebutuhan pengguna melalui pendekatan kuantitatif yang mencakup empat variabel utama meliputi task characteristic, technology characteristic, task technology fit, dan user satisfaction. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dari 41 responden. Responden pada penelitian ini terdiri dari wali santri dan penanggung jawab pembayaran SPP. Data yang telah dikumpulkan dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas, serta analisis regresi berganda untuk melihat pengaruh antar variabel dengan menggunakan software SPSS. Hasil analisis regresi disimpulkan bahwa task characteristic memiliki pengaruh terhadap task technology fit, technology characteristic memiliki pengaruh terhadap task technology fit, dan task technology fit memiliki pengaruh terhadap user satisfaction. Tingkat kepuasan pengguna secara keseluruhan didapatkan sebesar 80,5% yang termasuk dalam kategori Puas. Temuan ini mengindikasi bahwa aplikasi pesantren smart digital telah memenuhi kebutuhan pengguna dengan baik.
Implementasi Framework Codeigniter Pada Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Kerja Praktik di Program Studi Sistem Informasi Choirudin, Muhammad Alvin; Satyareni, Diema Hernyka; Kurniawan, Eddy
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v9i1.2023.67-77

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Kerja Praktik (SIMKP) adalah sistem informasi berbasis website yang digunakan untuk pengelolaan Kerja Praktik (KP) di Program Studi Sistem Informasi (SI) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum. Sistem ini digunakan untuk pelaksanaan KP namun terdapat ketidaksesuaian fungsi sistem sehingga SIMKP tidak bisa digunakan, periode KP yang tidak tertata dan terdokumentasi dengan baik dalam sistem mengakibatkan data mahasiswa tidak teridentifikasi. Dengan adanya permasalahan tersebut, penulis memutuskan untuk melakukan pengembangan pada SIMKP. Pengembangan dilakukan dengan melakukan penambahan fitur seperti penjadwalan kegiatan, absensi dan bimbingan, rekomendasi tempat serta rekapitulasi nilai akhir. Sistem dikembangakan menggunakan framework codeigniter yang berbasis Hypertext Preprocessor (PHP), menggunakan konsep MVC dimana sistem dipisahkan menjadi 3 bagian utama yaitu Model, View dan Controller dengan memisahkan bagian yang akan ditampilkan kepada pengguna dan bagian yang mengatur dan berhubungan langsung dengan basis data. Penggunaan konsep MVC menghasilkan sistem yang lebih terorganisir, mudah dimodifikasi serta proses pengembangan dapat dilakukan lebih cepat. Menggunakan basis data MySql. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode prototype. Sistem yang telah dikembangkan selanjutnya akan diuji dari segi fungsionalitas sistem menggunakan blackbox testing. Berdasarkan hasil dari pengujian fungsionalitas sistem dapat disimpulkan bahwa pengembangan sistem menggunakan framework codeigniter menghasilkan sistem yang mampu digunakan untuk proses pengelolaan kerja praktik mulai dari proses pendaftaran kelompok, pengajuan tempat pelaksanaan, pendaftaran seminar, monitoring absensi dan bimbingan serta pengumpulan laporan KP.
Komparasi Kinerja Algoritma C4.5, Gradient Boosting Trees, Random Forests, dan Deep Learning pada Kasus Educational Data Mining Mutrofin, Siti; Machfud, M. Mughniy; Satyareni, Diema Hernyka; Ginardi, Raden Venantius Hari; Fatichah, Chastine
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 4: Agustus 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020742665

Abstract

Penentuan jurusan di SMA Negeri 1 Jogoroto, Jombang, Jawa Timur menggunakan kurikulum 2013, di mana penentuan jurusan siswa tidak hanya melibatkan keinginan siswa, tes peminatan yang dilakukan siswa di SMA pada minggu pertama, tetapi juga dilengkapi dengan nilai siswa semasa di SMP (nilai rapor siswa, nilai Ujian Nasional, serta rekomendasi guru Bimbingan Konseling), rekomendasi orang tua siswa. Selama ini, sekolah menggunakan proses konvensional dalam menentukan jurusan, yaitu menggunakan Microsoft Excel, yang cenderung lama serta rawan akan kekeliruan dalam melakukan penghitungan. Penentuan jurusan ini dilakukan setiap awal ajaran baru pada siswa baru kelas X. Rata-rata setiap tahun, sekolah mengelola siswa sejumlah 290 dengan waktu dan sumber daya manusia yang terbatas. Pada penelitian ini, penggunaan algoritma ID3 tidak cocok karena data bertipe numerik, sedangkan ID3 hanya mampu menggunakan data bertipe nomial maupun polinomial, sehingga diganti algoritma C4.5. Namun, beberapa penelitian mengatakan algoritma C4.5 memiliki kinerja kurang bagus dibandingkan algoritma Gradient Boosting Trees, Random Forests, dan Deep Learning. Untuk itu, dilakukan perbandingan antara keempat metode tersebut untuk melihat keefektifannya dalam menentukan jurusan di SMA. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data penerimaan siswa baru tahun ajaran 2018/2019. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika atribut yang digunakan bertipe polinomial dengan Deep Learning memiliki kinerja paling unggul untuk semua algoritma jika menggunakan fungsi activation ExpRectifier. Sedangkan jika atributnya bertipe numerik, Deep Learning memiliki kinerja paling unggul untuk semua algoritma jika menggunakan fungsi Tanh untuk semua random sampling. Namun, Deep Learning memiliki kinerja paling buruk untuk semua algoritma jika menggunakan loss Function berupa absolut.  Abstract In SMAN 1 Jombang, East Java, the process of determining the students’ majors referred to the 2013 curriculum in which not only the students’ own choices and specialization tests conducted in their first week of SMA were considered but also the student’s SMP grades (a report card, UN scores, and counseling teacher’s recommendation) and parents' recommendation. So far, the school had used Microsoft Excel which required a long time to do and was prone to calculation errors in the process of determination. The process was carried out, with limited time and human resources, at the beginning of a new academic year for grade X students, consisting of 290 students on average. In this present research, the use of ID3 algorithm was not suitable because of its numeric data type instead of nominal or polynomial data. Thus, the C4.5 algorithm was applied, instead. However, the performance of C4.5 algorithm was proved lower than the algorithms of Gradient Boosting Trees, Random Forests, and Deep Learning. Hence, a comparison of performance between them was done to see their effectiveness in the process. The data was the list of new students of the academic year 2018/2019. The results showed that if the attributes are polynomial, the Deep Learning algorithm had the best performance when using the ExpRectifier activation function. When they were numeric, Deep Learning has the most superior performance when using the Tanh function. However, Deep Learning has the worst performance when using the loss function in the form of absolute.
Implementasi ISO-IEC 25010 untuk Analisis Kualitas Sistem Informasi Manajemen Kerja Praktik (SIM-KP) Dewi, Rosanti; Satyareni, Diema Hernyka; Kurniawan, Eddy
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2025): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol9No1.pp76-85

Abstract

The rapid development of technology has influenced various sectors, including education, where technology supports academic processes such as the Internship Management Information System (SIM-KP) at Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang. Despite its benefits, several issues have been identified, such as user interface complexity and unused features, necessitating a quality analysis. This study aims to analysis the quality of SIM-KP using the ISO/IEC 25010 standard. Compared to other methods, ISO/IEC 25010 offers the most comprehensive approach to analysis software system quality, focusing on aspects such as usability, functional suitability, reliability, efficiency, security, portability, compatibility, and maintainability. Data collection was conducted through questionnaires distributed to 53 Information Systems students via WhatsApp, using a Likert scale for assessment criteria. The research results show an average quality score of 71.3%, categorized as good. Performance efficiency achieved the highest score (80.7%), followed by functional suitability (77.2%), while maintainability (65.2%) and usability (65.0%) scored lower. Other scores include security (70.2%), portability (74.3%), and compatibility (69.2%). These findings indicate that the eight variables of ISO/IEC 25010 used in the analysis of SIM-KP achieved a good score.
Penerapan metode Delone & Mclean untuk mengukur kesuksesan implementasi kinerja SIM OPT pada BBPPTP Surabaya Reginal Dariel Chandra Pandega; Diema Hernyka Satyareni; Mohamad Ali Murtadho
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 14 No 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/teknologi.v14i2.5168

Abstract

Penerapan teknologi informasi sangat penting, terutama dalam sektor perkebunan. Seperti halnya dengan BBPPTP (Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan) Surabaya dengan sistem informasinya yang berfokus pada pengelolaan data terkait organisme pengganggu Tumbuhan atau yang biasanya disebut SIM OPT (Sistem Informasi Organisme Pengganggu Tumbuhan). SIM OPT sebagai sistem yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kinerja dari BBPPTP Surabaya, sampai saat ini belum pernah dilakukan analisis kinerjanya. Maka dari itu perlu dilakukannya sebuah analisis untuk mengetahui seberapa sukses implementasi kinerja dari SIM OPT tersebut. Metode yang digunakan adalah metode Delone & Mclean dengan enam variabel yakni information quality, service quality, system quality, use, user satisfaction, net benefit. Penelitian ini melibatkan responden sejumlah 42 orang yang merupakan pengguna aktif dari SIM OPT yang terdiri dari admin, operator, dan pengguna umum. Teknik analisis data menggunakan rumus kinerja rata-rata untuk menentukan tingkat kesuksesan implementasinya. Hasil penelitian ini diketahui bahwa kesuksesan implementasi kinerja SIM OPT berdasarkan variabel information quality 85,6% sangat baik, variabel service quality 88,8% sangat baik, variabel system quality 88,9% sangat baik, variabel use 82,5% sangat baik, variabel user satisfaction 87,2% sangat baik, variabel net benefit 85% sangat baik. Dan hasil secara keseluruhan sebesar 86,3% hal ini membuktikan bahwa kesuksesan implementasi kinerja SIM OPT pada BBPPTP Surabaya terbilang sangat baik. Meskipun demikian, analisis deskriptif menegaskan bahwa SIM OPT masih memerlukan peningkatan untuk menghasilkan informasi dan memberikan layanan yang lebih baik bagi penggunanya. Selain itu, analisis korelasi mengungkapkan hubungan antar variabel yang bervariasi khususnya, terdapat korelasi yang sangat kuat antara kualitas informasi dan kepuasan pengguna dengan nilai 0,887, sedangkan korelasi terendah terjadi antara kualitas layanan dan penggunaan, yang bernilai 0,515. Temuan ini menunjukkan bahwa perbaikan pada kualitas layanan dan kualitas sistem dapat menjadi solusi untuk meningkatkan penggunaan sistem secara keseluruhan.
Aplikasi Marketplace Barbershop Jasa Potong Rambut Panggilan di Jombang Diema Hernyka Satyareni; Akhmad Misbakhul Rifqi; Mukhamad Masrur
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8920

Abstract

Abstrak - Barbershop merupakan tempat layanan potong rambut khusus pria, dalam implementasinya barbershop di area Jombang masih menggunakan metode konvensional dengan konsumen datang langsung ke barbershop, proses pelayanan jasa potong rambut panggilan juga belum tersedia sehingga mengakibatkan konsumen membutuhkan waktu antrian yang lama dalam pelayanan potong rambut. Penelitian ini bertujuan membuat aplikasi marketplace barbershop penyedia jasa potong rambut panggilan di area Jombang yang berfungsi bagi konsumen yang ingin melakukan potong rambut di rumah tanpa perlu antri panjang dan tanpa mengunjungi tempat jasa potong rambut (barbershop). Aplikasi yang dibuat berbasis android dengan menggunakan apache cordova, framework 7 dan MySQL sebagai database-nya. Metode pengembangan perangkat lunak menggunakan waterfall dengan pengujian aplikasi menggunakan black box testing. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi marketplace barbershop penyedia jasa potong rambut panggilan berbasis android yang dapat memudahkan konsumen dalam melakukan potong rambut di rumah tanpa perlu antri panjang dan tanpa datang ke tempat barbershop sehingga lebih nyaman dan efektif waktu. Selain itu, juga memudahkan bagi pemilik barbershop yang ingin memperluas informasi layanannya dalam jasa potong rambut serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen dengan tersedianya pelayanan jasa potong rambut panggilan.Kata kunci: Marketplace, Barbershop, Jasa Potong Rambut Panggilan, Android Abstract - A barbershop is a place that provides haircut services specifically for men. In its implementation, barbershops in the Jombang area still use conventional methods, where customers have to visit the barbershop in person. Additionally, on-call haircut services are not yet available, causing customers to experience long waiting times for their turn. This study aims to develop a barbershop marketplace application that provides on-call haircut services in the Jombang area. The application is designed for customers who want to get a haircut at home without having to wait in long queues or visit a physical barbershop. The application is developed for the Android platform using Apache Cordova, Framework7, and MySQL as the database. The software development follows the waterfall model, and application testing is conducted using black-box testing. The result of this study is an Android-based barbershop marketplace application that facilitates customers in getting a haircut at home without long waiting times and without the need to visit a barbershop, making the process more convenient and time-efficient. Moreover, it also makes it easier for barbershop owners to expand information about their haircut services and enhances customer satisfaction by providing on-call haircut services.Keywords: Marketplace, Barbershop, On-Call Haircut Services, Android