Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM MATA KULIAH SPEAKING FOR SPECIFIC PURPOSE DENGAN TEKNIK ENGLISH DEBATE Evi Pebri Ila Rachma
Damhil Education Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.324 KB) | DOI: 10.37905/dej.v2i1.1362

Abstract

Ada banyak teknik pembelajaran yang dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa, khususnya dalam bidang speaking.  Di Indonesia sendiri pembelajaran speaking bahasa Inggris dianggap materi yang sulit untuk dipelajarai karena memang orang Indonesia tidak terbiasa mengaplikasikan penggunaan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Oleh sebab itu dosen harus mampu memeilih teknik pembelajaran speaking yang menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan speaking mahasiswa. Salah satu teknik pembelajatan speaking yang dapat meningkatkan kemampuan speaking bahasa Inggris mahasiswa adalah teknik English Debate. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah teknik English Debate efektif dan dapat meningkatkan kemampuan speaking mahasiswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang diterapkan pada mahasiswa Sastra Inggris Universitas Trunojoyo Madura semester dua kelas D tahun ajaran 2021/2022. Selama proses penelitan, pembelajaran speaking dilakukan dengan menggunakan teknik English Debate. PTK dalam penelitan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata mahasiswa pada siklus I adalah 69 dan masuk pada kategori cukup. Kemudian penelitian dilanjutkan pada siklus II dan didapatkan nilai rata-rata mahasiswa sebesar 81,1 serta masuk pada kategori baik. Sehingga berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa teknik English Debate dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran speaking.
MENDUNIAKAN BATIK TULIS MADURA LEWAT SEMIOTIKA MOTIF BATIK YANG UNIK DAN KHAS : DIPLOMASI BUDAYA Evi Pebri ila Rachma; Qadrina Lailyn Amrullah
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif batik Madura memiliki nilai dan makna filosofis yang unik dan berbeda dengandaerah lain. Motif batik Madura memiliki semiotika yang mendalam untuk merepresentasikan kebudayaan Madura. Motif batik Madura yang unik dan berbeda inilah yang menarik para pecinta batik untuk membeli batik Madura. Dari sinilah erekonomiaan pengrajin batik di Madura dapat berkembang dan nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Madura secara meyeluruh. Karena disadari atau tidak komoditi batik menjadi salah satu daya tarik pulau Madura selain garam dan ekowisatanya yang sudah dikenal secara luas.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis makna filosofis batik tulis Madura menggunakan telaah semiotika dan menemukan langkah diplomasi  budaya yang tepat untuk menduniakan batik tulis Madura. Motif batik tulis Madura tersebut akan dianalisa menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisa tersebut, dapat diklasifikasikan makna filosofis tiap motif batik tulis. Kemudian dapat dipetakan keunikan dan ciri khas dari batik tulis Madura. Setiap motif bati Madura juga memiliki makna filosofisnya masing-masing. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan berbagai makna filosofis yang terkandung dalam batik Madura meliputi : religiusitas, pertanian, kelautan, hasil alam, kondisi alam, kegiatan masyarakat dan hewan serta tumbuhan yang ada di sekitar Madura. Warna dan motif batik tersebut menggambarkan dan merepresentasikan kondisi dan keadaan yang dapat dilihat di Pulau Madura. Sedangkan angkah-langkah diplomasi budaya yang dapat dilakukan oleh batik Madura tersebut  setidaknya memenuhi 3 prinsip , yaitu  Prinsip Penyebaran (Transmission),   Prinsip Penerimaan (Acceptance), dan prinsip  Koeksistensi (Coexistence).
THE POLITENESS STRATEGY USED BY SHERLOCK HOLMES IN THE SIGN OF FOUR NOVEL Evi Pebri Ila Rachma; Shofi Nur Aziizah
Journal of English Language Teaching, Literatures, Applied Linguistic (JELTLAL) Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Merwinspy Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69820/jeltlal.v3i2.411

Abstract

This study aims to analyze politeness strategy used by Sherlock Holmes in Arthur Conan Doyle's novel The Sign of Four, along with the social factors that influence their use. The research uses a qualitative method, with the researcher serving as the main instrument. Data are collected by examining the dialogues involving Sherlock Holmes in the novel that contain politeness strategies. The analysis applies Brown and Levinson’s (1987) theory to identify the types of strategies used and the social factors influencing them. The analysis results show 81 data of bald on record strategies, 116 data of positive politeness strategies, 53 data of negative politeness strategies, and 7 data of off record strategies. The social factor analysis reveals 218 data of social distance and 39 data of power, while no data are found for the level of imposition.