Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Utilization of Artificial Intelligence as a Tool to Assist in Preparation of School Learning Materials on the West Kalimantan Border Ristian, Uray; Ruslianto, Ikhwan; Bahri, Syamsul; Hidayati, Rahmi; Rismawan, Tedy; Suhery, Cucu; Marisa Midyanti, Dwi; Nirmala, Irma; Suhardi; Hasfani, Hirzen; Sari, Kartika; Kasliono; Muhardi, Hafiz
MEKONGGA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Digital Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/mekongga.v2i1.217

Abstract

The use of Artificial Intelligence (AI) as a tool in compiling learning materials in schools has great potential to improve the quality of education, especially in border areas that are often faced with challenges of accessibility and availability of resources. This community service activity aims to fulfill the Tri Dharma of Higher Education by providing contributions to the community while assisting teachers in utilizing AI tools. Through a preliminary study, a needs mapping was carried out together with teachers of SDN 03 Balai Karangan to ensure that the development of AI tools is relevant to learning needs on the West Kalimantan border. The development of this AI tools integrates natural language processing technology to produce learning materials that are in accordance with the curriculum and local characteristics. After development, the AI ??tools is disseminated and practiced in the school environment. It is hoped that through this activity, teachers at SDN 03 Balai Karangan on the West Kalimantan border will be better able to compile quality and relevant learning materials with the help of AI tools, can improve the quality of education and provide real benefits to local students.
Implementasi Smart Helmet Cabinet pada Penyimpanan Helm Berbasis Mobile QR Code Abdahu, Muhammad Raymount; Ristian, Uray; Hasfani, Hirzen
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v9i1.6593

Abstract

The use of Smart Helmet Cabinet in helmet storage based on Mobile QR Code has been implemented as an innovative solution to overcome the problem of safe and efficient helmet storage. By utilizing QR Code technology, authentication on the system facilitates users in the process of helmet storage and retrieval, as well as ensuring storage security. In addition, several challenges such as the need for reliable access authentication and reduction of access delay are the main focus to improve the effectiveness and reliability of the system. This research discusses the implementation of the Smart Helmet Cabinet by highlighting the benefits as well as potential future developments in improving user experience and security of stored helmets. The ESP32-CAM is used to scan the QR Code to authenticate user access, while the ESP32 NodeMCU controls the relay to open the door of the locker. The test results show that the average delay time for adding locker access is about 4.73 seconds, while access authentication using QR Code takes about 5.99 seconds. The implemented Smart Helmet Cabinet system is able to determine which lockers are given access and identify users by using QR Code as access authentication on the lockers
Purwarupa Sistem Deteksi Dan Pemakaian Arus Listrik Pada Panel Box Listrik Dengan Memanfaatkan Teknolgi Edge Computing Fadhil, Muhammad Fikri; Ristian, Uray; Hasfani, Hirzen
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 13, No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v13i3.96069

Abstract

Penggunaan listrik seringkali tidak dapat dipantau secara rinci, menyebabkan penggunaan energi berlebih akibat kurangnya pengawasan. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan sistem pemantauan penggunaan listrik berbasis teknologi edge computing dengan protokol HTTP. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP32 untuk mengolah data dari modul PZEM-004T yang mengukur arus, tegangan, daya, dan energi. Data dikumpulkan dari penggunaan perangkat elektronik selama 2 jam 12 menit dengan biaya Rp707,56 dan 7 jam 15 menit sebesar Rp1.169. Penggunaan edge computing juga dianalisis untuk mengukur delay, packet loss, dan jitter dalam pengiriman data sensor ke edge server. Hasil pengujian menunjukkan delay 485,07 ms, packet loss 0%, dan jitter 0,087 ms pada uji pertama. Pada uji kedua, delay 162,41 ms, packet loss 0%, dan jitter 0,584 ms. Uji ketiga menunjukkan delay 538,82 ms, packet loss 0%, dan jitter 2,157 ms, sedangkan uji keempat menghasilkan delay 268,53 ms, packet loss 0%, dan jitter 1,369 ms. Sistem ini terbukti mampu memantau konsumsi listrik secara efektif dan memberikan informasi rinci untuk pengawasan energi. Kata kunci - IoT, Edge Computing, Pemantauan Listrik, QoS.
Pengembangan dan Sosialisasi Website Sistem Informasi Desa Punggur Kecil Sebagai Media Informasi Desa Suhardi Suhardi; Hirzen Hasfani; Ikhwan Ruslianto; Rahmi Hidayati; Cucu Suhery; Tedy Rismawan; Dwi Marisa Midyanti; Syamsul Bahri; Irma Nirmala; Uray Ristian; Kasliono Kasliono; Karika Sari; Hafiz Muhardi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1279

Abstract

Pengembangan dan sosialisasi website Sistem Informasi Desa Punggur Kecil bertujuan untuk menyediakan media informasi yang efektif bagi masyarakat Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Pada Masyarakat dengan berfokus pada pembangunan website yang berfungsi sebagai pusat informasi desa, mencakup berbagai aspek antar lain profile desa, informasi public, informasi kegiatan, dan transparansi dana desa. Kegiatan dimulai dengan pertemuan dengan kepala desa untuk membahas rencana pembuatan sistem informasi dan pelaksanaan sosialisasi. Setelah didapatkan kebutuhan menu website yang dibutuhkan, dibangun website sistem informasi Desa Punggur Kecil. Setelah itu, dilaksanakan sosialisasi penggunaan website di lingkungan desa Punggur Kecil. Sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2024 di Aula Kantor Desa Punggur Kecil dari jam 13.00 WIB. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan dan manfaat website. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 23 peserta, diantaranya pegawai kantor desa, ketua RT, BPD, dan masyarakat. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta dapat memahami fungsi dan cara mengakses website dengan baik. Kegiatan PKM ini telah berhasil memperkenalkan teknologi informasi yang berguna untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan desa.
Implementasi LoRa Multi-Hop Pada Monitoring Angin Kencang Berbasis Internet of Things Brayen Frengki Dinata; Syamsul Bahri; Hirzen Hasfani
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i2.2963

Abstract

Angin kencang adalah fenomena cuaca ekstrem dengan kecepatan di atas 45 km/jam. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring angin berbasis IoT dengan teknologi LoRa Multi-Hop untuk memperluas jangkauan. Sistem terdiri dari transmitter, repeater, dan gateway yang meneruskan data ke server. Hasil uji menunjukkan jangkauan maksimal 180 meter. Nilai RSSI pada 140–160 meter masih kategori sedang TIHPON, namun pada 180 meter turun ke kategori buruk TIHPON. Rata-rata delay meningkat dari 177,3 ms kategori bagus TIHPON hingga 573,167 ms kategori buruk TIHPON, sedangkan jitter dari 145,983 kategori buruk TIHPON ms hingga 450,9 ms kategori buruk TIHPON. Hasil ini menunjukkan peningkatan jarak membuat kualitas nilai jaringan menurun
Perbandingan Konsumsi Daya terhadap Kinerja Jaringan CoAP dan HTTP pada Sistem Pemantauan Tanaman Arista, Agamita Sasya Cahyani; Ristian, Uray; Hasfani, Hirzen
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol. 14 No. 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v13i3.97703

Abstract

Internet of Things (IoT) menawarkan solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas tanaman melalui sistem pemantauan dan kontrol otomatis. Namun, bertambahnya perangkat IoT berdampak pada peningkatan kebutuhan daya listrik. Penelitian ini menganalisis perbandingan konsumsi daya, delay, dan throughput pada sistem pemantauan tanaman menggunakan protokol CoAP dengan HTTP. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan CoAP mampu menekan konsumsi daya hingga 265,94 mWh dibandingkan HTTP, dengan konsumsi daya masing-masing sebesar 645,08 mWh untuk CoAP dan 911,02 mWh untuk HTTP. Selain itu, CoAP juga menunjukkan performa jaringan yang lebih baik dengan rata-rata delay 25,52 ms, jauh lebih cepat dibandingkan HTTP yang mencapai 1510,13 ms. Dari sisi throughput, CoAP menghasilkan 117,23 bps, jauh lebih tinggi dibandingkan HTTP yang hanya 1,18 bps. Hal ini menunjukkan bahwa protokol CoAP tidak hanya hemat daya, tetapi juga unggul dalam kecepatan dan kapasitas transfer data. Oleh karena itu, protokol CoAP dapat menjadi pilihan pada sistem IoT yang membutuhkan penggunaan daya rendah serta kinerja jaringan yang andal, khususnya pada perangkat dengan keterbatasan sumber daya. Kata kunci— Konsumsi Daya, Kinerja jaringan, CoAP, HTTP, Sistem Pemantauan Tanaman.
Sistem Cerdas Kendali Titik Lampu Pertanian Buah Naga Menggunakan Protokol MQTT Septiana, Siaudila Anisa Dewi; Midyanti, Dwi Marisa; Hasfani, Hirzen
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol. 14 No. 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.98657

Abstract

Tanaman buah naga memerlukan sinar matahari yang panjang untuk tumbuh dengan baik. Ketika cahaya alami terbatas, penggunaan lampu tambahan menjadi solusi. Namun, pengaturan lampu secara manual kurang efisien. Selain itu, penerapan sistem otomatis berbasis Internet of Things sering menghadapi kendala, terutama karena tingginya lalu lintas data yang membebani jaringan, sehingga menyebabkan koneksi menjadi tidak stabil. Sistem ini menggunakan protokol MQTT (Message Queuing Telemetry Transport) dalam pengiriman dikondisi jaringan terbatas. Komunikasi antara Master Node dan Slave Node di kedua kebun menggunakan protokol ESP-NOW. Master Node bertindak sebagai publisher yang mengirimkan nilai intensitas cahaya dan status lampu melalui MQTT ke broker HiveMQ, kemudian diteruskan ke website sebagai subscriber. Pengujian dilakukan selama dua hari menunjukkan bahwa pada hari pertama, 6276 data berhasil diterima oleh subscriber dengan rata-rata delay sebesar 593,901 ms. Pada hari kedua, jumlah data yang diterima meningkat menjadi 9146 data dengan rata-rata delay 903,217 ms. Pengujian packet loss di kedua hari yang menunjukkan bahwa seluruh data berhasil diterima dengan utuh oleh subscriber. Menurut standar TIPHON, yang menunjukkan bahwa pengujian delay termasuk dalam kategori jelek, serta tingkat packet loss dalam kategori sangat bagus. Kata kunci— dragon fruit, MQTT, delay, packet loss, ESP-NOW
Impementasi LoRa Pada Sistem Bantuan Darurat dan Keselamatan Dalam Pendakian Marsisto, Balo Yuberlian; Bahri, Syamsul; Hasfani, Hirzen
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol. 14 No. 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v14i1.99324

Abstract

Pendakian gunung merupakan aktivitas berisiko tinggi, terutama di wilayah terpencil yang minim akses komunikasi. Dalam kondisi darurat seperti kehilangan jalur atau cuaca buruk, dibutuhkan sistem komunikasi yang andal untuk meminta bantuan. Penelitian ini bertujuan membangun sistem bantuan darurat menggunakan jaringan LoRa (Long Range) secara point-to-point yang terintegrasi dengan GPS dan aplikasi android. Sistem terdiri dari perangkat LoRa transmitter berbasis ESP32 yang mengirimkan data koordinat lokasi pendaki ke LoRa receiver, lalu diteruskan ke server dan ditampilkan melalui aplikasi. Pengujian dilakukan pada jarak 10 hingga 60 meter dengan rentang jarak 10 meter, untuk mengevaluasi performa berdasarkan parameter delay, throughput, packet loss dan path loss. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengirimkan data dengan baik hingga jarak 50 meter, dengan nilai delay rata-rata terendah sebesar 4477,1 ms pada jarak 20 meter dan throughput tertinggi sebesar 0,075 kbps. Packet loss mulai terjadi pada jarak 40 meter sebesar 10% dan mencapai 100% pada jarak 60 meter. Sistem ini terbukti efektif digunakan sebagai alat bantu komunikasi darurat dalam pendakian dengan jangkauan optimal di bawah 50 meter. Kata kunci : LoRa, komunikasi darurat, pengiriman data
Analisis Kontribusi Sensor IoT pada Deteksi Kebakaran Lahan Gambut Menggunakan Random Forest dan SHAP Hirzen Hasfani; Kartika Sari; Rahmi Hidayati
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 7 No 4 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josh.v7i4.10516

Abstract

Peatland fires are disasters that impact the environment, health, and socio economic activities. Internet of Things (IoT) based early detection enables real-time monitoring of environmental conditions through various sensors. However, the specific contribution of each sensor to the detection process remains unclear. This study aims to analyze the contribution of multiple sensors within an IoT-based peatland fire detection system using the Random Forest (RF) algorithm. The dataset comprises 2,000 primary data points obtained from AMG8833, MAX6677, MQ-2, DHT22, and Water Float sensors. The model was trained on the primary data and tested against data representing transitional (overlapping) conditions between normal states and fire events. Model performance was evaluated using accuracy, precision, recall, F1-score, and a confusion matrix, while sensor contributions were analyzed via Feature Importance and validated using SHapley Additive exPlanations (SHAP). The results indicate that the RF model achieved an accuracy of 87.50%, precision of 100.00%, recall of 75.00%, and an F1-score of 85.71%. Feature Importance and SHAP analyses revealed that the DHT22 sensor (measuring humidity and temperature) made the most significant contribution, followed by the MAX6677, MQ-2, AMG8833, and Water Float sensors. These findings demonstrate that temperature and humidity serve as key indicators for peatland fire detection and provide a foundation for developing IoT-based detection systems.
ANALISIS KONSUMSI ENERGI NODE IOT BERBASIS FSM PADA PROTOKOL MQTT Farrel Daffana; Uray Ristian; Hirzen Hasfani
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18208

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong kebutuhan sistem pemantauan yang handal dan hemat energi pada perangkat dengan sumber daya terbatas. Namun, minimnya pemahaman terhadap profil konsumsi energi perangkat IoT secara nyata menjadi tantangan dalam merancang sistem yang efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsumsi energi NodeMCU ESP32 yang terintegrasi dengan sensor soil moisture dan DHT11 menggunakan protokol komunikasi MQTT. Pendekatan Finite State Machine (FSM) diterapkan untuk mendefinisikan empat state operasional, yaitu Disconnected, Connecting, Connected, dan Publishing, sebagai kerangka pengukuran yang sistematis. Pengukuran dilakukan selama 12 siklus operasional dalam dua sesi, masing-masing berdurasi satu jam. Hasil menunjukkan bahwa state Connected mendominasi 93,75% dari total waktu operasional, sementara state Publishing mencakup 5,98%. Rata-rata konsumsi energi per siklus adalah 0,4304 Wh, dengan proyeksi konsumsi harian sebesar ±10,33 Wh pada operasi kontinu 24 jam. Sesi 2 memperlihatkan konsistensi lebih baik dengan range hanya 0,0150 Wh dibandingkan Sesi 1. Implementasi FSM terbukti menghasilkan profil konsumsi energi yang stabil dan dapat menjadi acuan teknis dalam perancangan sistem IoT hemat energi