Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

TINJAUAN PERENCANAAN KOLAM RETENSI TABEK TUHUA PANGANAK KOTA BUKITTINGGI Rifvo Alzuhri; Ishak Ishak; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 2 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.526 KB)

Abstract

Luas Daerah Aliran Sungai (DAS) Bukittinggi ±476 km². Sistem drainase dengan kolam retensi merupakan sistem yang paling efektif dan effisien dalam menangani banjir yang terjadi pada suatu daerah. Perencanaan volume kolam retensi Kelurahan tabek Tuhua, Kecamatan Panganak. Curah hujan harian maksimum dihitung setelah itu di dapat volume kolam retensi, sehingga dengan di dapatkan volume kolam retensi tersebut konstruksi kolam retensi Kelurahan Tabek Tuhua, Kecamatan Panganak. Kota Bukittinggi dapat menampung sementara debit air dari Kelurahan tabek Tuhua, Kecamatan Panganak. Kota Bukittinggi. Kolam retensi Kelurahan Tabek Tuhua, Kecamatan Panganak. Kota Bukittinggi direncanakan untuk menampung kelebihan debit air Kelurahan Tabek Tuhua, Kecamatan Panganak. Kota Bukittinggi. Dari hasil pengolahan datacurah hujan periode ulang 25 tahun dengan metode Nakayashu didapat Qrencanasebesar 241,36 m³/det yang digunakan untuk mendesain saluran drainase rencana.Kemudian didapat kapasitas kolam retensi di hulu sebesar 585792 m³. Laludirencanakan dimensi kolam retensi dengan luas kolam retensi sebesar 200000 m² dan kedalaman 3 m.Kata Kunci: Kolam Retensi, Debit Banjir,DAS
STUDI OPTIMALISASI RUANG PARKIR JALAN PERMINDO KOTA PADANG Imam Taufik; Ishak Ishak; Yorizal Putra
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Februari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parkir merupakan bagian yang sangat penting dalam manajemen lalu lintas terutama di kawasan perkotaan. Seperti di kawasan Jalan Permindo yang merupakan jalur perlintasan Pasar Raya Padang dan juga merupakan pusat perbelanjaan di Kota Padang. Sehingga menimbulkan kurangnya ketersediaan ruang parkir pada kawasan tersebut, di mana tempat-tempat yang biasanya bukan merupakan tempat parkir pun menjadi lahan parkir dikarenakan tempat parkir yang sudah penuh. Oleh karena itu diperlukan perencanaan ruang parkir yang baik di area perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan ruang parkir, jumlah kendaraan yang parkir dan pemanfaatan ruang parkir di jalan Permindo. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan data Primer dan Sekunder, yang disurvei secara visual. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai akumulasi parkir mobil di jalan Permindo terbesar yaitu sebanyak 650 kendaraan, untuk persentase penggunaan ruang parkir kendaraan roda empat di jalan Permindo pada hari Sabtu dan Minggu melebihi 100%, sedangkan untuk kendaraan roda dua akumulasi parkir terbesar yaitu sebanyak 641 kendaraan, untuk persentase penggunaan ruang parkir kendaraan roda dua di jalan Permindo pada hari Senin sampai Minggu melebihi 100%. Sebaiknya untuk mendapatkan kapasitas parkir yang dibutuhkan untuk kendaraan mobil bisa diparkirkan di gedung parkir atau dirubah posisi parkir menjadi 90º, sedangkan untuk sepeda motor juga bisa diarahkan ke gedung parkir.Kata kunci :Parkir, ruang parkir, optimalisasi
ANALISIS PERBANDINGAN KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX DAN BINA MARGA Yola Delfina; Ishak Ishak; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Februari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis kondisi kerusakan jalan sangat perlu dilakukan untuk memonitoring seberapa tingkat kerusakan yang terjadi pada suatu ruas jalan. Hasil yang akan didapat sangat membantu dalam penyusunan program rehabilitasi dan penanganan jalan. Dua metode yang bisa dipakai dalam rangka penilaian kondisi kerusakan perkerasan jalan yaitu metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index). Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengetahui jenis-jenis kerusakan, membandingkan nilai kondisi perkerasan jalan menggunakan kedua motode diatas dan memberikan alternatif penanganan sesuai kerusakan yang ada pada ruas jalan Maninjau – Lubuk Basung Kabupaten Agam km 8. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan survei LHR (Lalu-lintas Harian Rata-rata) selama satu hari pada ruas jalan tersebut. Setelah didapat data-data dari lapangan maka selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index). Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah hasil PCI (Pavement Condition Index) rata- rata nilainya sebesar  22,3, nilai UP = 5,9. Hasil dari kedua metode ini mempunyai rekomendasi penanganan perbaikan berkala. Kata Kunci: Kerusakan Jalan, Bina Marga, PCI
PERENCANAAN ULANG EMBUNG TABEK GADANG KOTA BUKITTINGGI Alfindra Syahputra; Ishak Ishak; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Februari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk penduduk di dunia. Semua makhluk hidup sangat membutuhkan air untuk perkembangan dan pertumbuhannya. Siklus air berarti bahwa jumlah air di dunia dijaga konstan. Misalnya, pengelolaan air yang tidak memadai di musim hujan menyebabkan erosi dan banjir, sedangkan di musim kemarau menjadi kering dan sulit untuk mengamankan sumber air. Hal di atas merupakan salah satu permasalahan yang kita hadapi dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya air. Kita harus menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Untuk itu diperlukan pengelolaan sumber daya air yang baik dan pengelolaan yang baik dalam pembangunan, yang berdampak pada keberlanjutan dan keseimbangan lingkungan saat ini dan di masa yang akan datang. Jumlah penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya di Kota Bukittinggi dan aktivitas masyarakat disekitar daerah aliran sungai (DAS) yang semakin beragam serta kebutuhan akan air semakin meningkat menyebabkan masalah keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air. Embung untuk menampung air dengan memperhitungkan curah hujan di sekitar daerah tersebut dan dapatnya terpenuhi atau taraf hidup masyarakat di daerah tersebut dapat meningkat. Dalam perencanaan embung, diperlukan data curah hujan yang diolah dengan distribusi Normal, distribusi Log normal, distribusi Gumbel, dan distribusi Log Type III, dan di uji dengan perhitungan debit banjir dengan menggunakan metode Rasional dan Wer Duwen agar mendapatkan hasil yang diinginkan lalu. Dengan luas DAS 17,45 km2 dan daya tampung mencapai 5040 m3 didapatkan dimensi embung dengan tinggi 9 m, lebar mercu 8 m, lebar dasar 40 m, elevasi mercu +21,99 m, elevasi dasar +14,00 m, kemiringan hulu 2,8, dan kemiringan hilir 2,1.Kata Kunci : Embung, Distribusi, Data Curah Hujan.
ANALISIS KEBUTUHAN PARKIR KENDARAAN DI RUMAH SAKIT UMUM MADINA KOTA BUKITTINGGI M. Al rasyid; Ishak Ishak; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Februari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi, yang terletak di jalan Moh. Syafei merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan bagi Masyarakat kota Bukittinggi dan sekitarnya. Sebagai pusat pelayanan yang banyak dikunjungi rumah sakit tersebut memiliki permasalahan dalam hal penyediaan fasilitas parkir, sehingga pengunjung rumah sakit kesulitan untuk memarkirkan kendaraannya pada lahan parkir yang tersedia karena selalu penuh. Menurut Peraturan Daerah Kota Bukittinggi tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2014 tentang retribusi tempat khusus parkir pasal 1 ayat 10 dan 12, parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan ruang parkir, jumlah kendaraan yang parkir dan pemanfaatan ruang parkir di Jalan Moh. Syafei. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan data kuantitatif dan kualitatif, yang disurvei secara visual. Berdasarkan hasil penelitian persentase penggunaan ruang parkir kendaraan roda empat di Jalan Moh. Syafei pada hari Selasa, hari Kamis dan hari Sabtu melebihi 100%. Untuk kendaraan roda dua di Jalan Moh. Syafei pada hari Selasa, hari Kamis dan hari Sabtu melebihi 100%. Dapat disimpulkan apabila indeks parkir lebih dari 100% maka ruang parkir yang tersedia kurang efisien menampung kendaraan yang parkir.Kata kunci: Parkir, ruang parkir, optimalisasi, kendaraan
TINJAUAN PERENCANAAN EMBUNG TALAGO MUMBUANG KAMANG MUDIAK Iqbal Maulana; Ishak Ishak; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Februari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi daya tahan tubuh manusia. Tak hanya itu, aksesibilitas air bersih merupakan tanda adanya bantuan pemerintah dari individu suatu daerah. Di wilayah Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, terdapat banyak gagang padi yang hanya mengandalkan air, sedangkan minat dalam negeri untuk wilayah metropolitan dan pedesaan juga sangat kecil. Hal ini menghambat potensi agraris karena tidak adanya aksesibilitas. Untuk memanfaatkan air tersebut, dibuatlah embung. Hal ini bertujuan ketika terjadinya musim kemarau, air yang ditampung sebelumnya pada embung bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Embung merupakan pelestarian air yang berfungsi sebagai danau untuk mengumpulkan air selama musim hujan dan dapat digunakan untuk membantu organisasi hortikultura, perkebunan, dan hewan peliharaan selama musim kemarau. Dalam perencanaan pembuatan, embung akan dibangun dengan luas daerah area 1.5 hektar sumber air dari daerah sungai kecil Indragiri wilayah sungai Indragiri – Akuaman pada bukit barisan. Pengolahan data curah hujan menggunakan metode Normal, metode Log Normal, metode Gumbel, Metode Log Pearson Type III. Dari data curah hujan tersebut, didapatkan perencanaan embung dengan tinggi 4 m, lebar mercu 3 m, lebar dasar 50 m, elevasi mercu +350,99 m, elevasi dasar +348 m, kemiringan hulu 2,5, kemiringan hilir 2,0, kapasitas tampungan 47 m3 dan menggunakan saluran irigasi tersier dengan irigasi kuarter didaerah pertanian.Kata Kunci : Air, Embung, Curah Hujan, Perencanaan, DAS.
STUDI EVALUASI PEMANFAATAN PEDESTRIAN SEBAGAI FASILITAS PEJALAN KAKI PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA KOTA BUKITTINGGI Eric Muharnis; Ishak Ishak; Yorizal Putra
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1756

Abstract

Abstract: The development of pedestrian paths for the convenience of users is one of the considerations in the development and improvement of infrastructure quality. The purpose of this study is to analyze and evaluate pedestrian facilities in the Soekarno Hatta Street area, to find out whether the pedestrian path has functioned optimally and whether it meets the planning standards used, and to determine the perceptions and preferences of pedestrian path users. The data collection method used in this research is through random sampling technique, documentation technique, questionnaire or questionnaire, interview technique (interview), while the data processing tool is Microsoft Excel. The results of the research from a physical point of view regarding the location of pedestrian paths with an effective width of ± 1.5 meters already have pedestrian paths that are in accordance with the minimum standards of pedestrian paths in urban areas. For the aspect of user satisfaction on the condition of the pedestrian path, the percentage result is 52.2%. Based on the results of the study, it can be concluded that for the aspect of user satisfaction on the condition of the pedestrian path, it belongs to the Quite Comfortable (CN) criteria, for perceptions and preferences of the main comfort factor according to respondents, namely the shade must be improved, while for the inconvenience factor, namely too hot and parking. illegal activities, as well as the lack of road signs and infrastructure. Factors to increase comfort are the need to increase lighting facilities, benches, trash cans, and increase shade trees/canopies, analysis of perceptions and preferences about the function of pedestrian paths that choose the function of pedestrian paths as pedestrian paths, city beauty spaces and vehicle waiting rooms as the main priority, namely respondents stated consistent. The research analysis for validity using the SPSS application program from 12 question items regarding the condition of the pedestrian path was declared valid and for reliability it was declared reliable.Keywords: Comfort, Pedestrians, Pedestrian Paths.
TINJAUAN KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM PT SINARMAR TANSPORTASI MANDIRI RUTE BUKITTINGGI – PAYAKUMBUH Jeli Indriani; Ishak Ishak; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1757

Abstract

Abstract: This study aims to determine the performance of public transportation services and evaluate the performance of public transportation services on the Bukittinggi – Payakumbuh route. The method used by the researcher uses a Likert and Guttman scale. By distributing a questionnaire of 160 respondents. This research was conducted by means of a survey through the distribution of respondents' questionnaires. After that, the validity and reliability of the questionnaire were tested, then continued with data analysis of the research results. From the results of data analysis, it was obtained that taking the reliability test using 30 respondents to test reliability, the results of the Alpha coefficient of 0.723 were said to be reliable because the Alpha coefficient was above 0.600. The performance of public transportation services at PT Sinarmar Transport Mandiri for the Bukittinggi – Payakumbuh route is quite good, because in the search for high correlation validity results, the highest validity value is 0.966, and the validity results can also be seen from r_(count<r table) so that the data in the calculation is said to be valid.Keywords : Intercity Transportation Within Province, SPSS 25 
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PADA LAPISAN PERMUKAAN DENGAN METODE PCI DAN BINA MARGA Fitri Aulia Rahmi; Ishak Ishak; Elfania Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1759

Abstract

Abstrak:  Kondisi jalan yang baik akan mempermudah kegiatan mobilitasmasyarakat, bila terjadikerusakan jalan, maka akan terhalang kegiatan masyarakathingga dapat terjadi kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kerusakandan nilai indeks perkerasan jalan Bypass Bukittinggi, sehinggadapat membandingkan nilai kondisi ruas jalan Bypass Bukittinggi berdasarkan dua metode yang telah ditentukan. Metode yang digunakan adalah metode PCI(Pavement Condition Index) dan metode Bina Marga. Penilaian kondisi jalan pada metode PCI adalah dengan merangking dari nilai 0-100 sedangkan metode Bina Marga berdasarkan urutan prioritas jalan dengan rentang nilai 0-7. Jenis kerusakan yang ditemukan pada jalan Raya Batusangkar-Bukittinggi sepanjang 2 km antara lain lubang, retak blok, retak kulit buaya, kegemukan, tambalan dan butiran lepas. Pada metode PCI nilai rata-rata didapat adalah 84,63 yang merupakan kondisi jalan sangat baik (very good). Pada metode Bina Marga didapat nilai urutan prioritassebesar 11,05.Kata Kunci: Jalan, Metode PCI, Bina Marga