Yulia Sari
(ID SCOPUS : 55769277300) Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran,Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aksi Berantas Sarang Nyamuk di Daerah Endemis Desa Kragilan, Mojosongo, Boyolali Yulia Sari; Zahra Nurul Hanifah; Adila Putri Istiqomah; Fisidea Mariska; Yusuf Vindra Asmara; Agustinus Adi Nugraha; Samuel Christian Gunawan; Sandi Permana Putra; Regita Ayu Permatasari; Glory Margaretha; Ali Rofiq Khizna Dani
Smart Society Empowerment Journal Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v4i3.93093

Abstract

Pendahuluan: Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan melalui pendekatan paradigma kesehatan. Di Desa Kragilan, yang merupakan daerah endemis demam berdarah, mahasiswa KKN kedokteran dalam rangka meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa “Pemberantasan Sarang Nyamuk” untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakatMetode: Kegiatan ini dilakukan sebanyak 3 kali pada tanggal 20-22 Juli 2024 pada setiap rumah di RT Jetis, Sidorejo, dan Bibisari Desa Kragilan. Rumah yang didatangi di RT Jetis sebanyak 50 rumah, RT Sidorejo sebanyak 25 rumah, dan RT Bibisari sebanyak 40 rumah. Sosialisasi dilakukan menggunakan poster mengenai demam berdarah secara umum dan upaya pencegahan dengan metode 3M (Menutup, Menguras, Mengubur). Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan bak mandi dan genangan air serta penyerahan abate pada akhir kegiatan.Hasil dan pembahasan: Kegiatan “Pemberantasan Sarang Nyamuk” pada 20-22 Juli 2024 mencakup 40 rumah per RT. Mahasiswa KKN dan kader jumantik memeriksa jentik nyamuk di bak dan genangan air, memberikan abate, dan memberikan edukasi terkait penggunaannya serta pentingnya menguras bak mandi. Warga dan kader antusias, tetapi ada kendala karena beberapa warga menolak kunjungan dengan alasan privasi, sehingga beberapa rumah tidak diperiksa. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menambah pengetahuan masyarakat terkait pencegahan demam berdarah.Kesimpulan: Kegiatan “Pemberantasan Sarang Nyamuk” meningkatkan kesadaran khususnya masyarakat Desa Kragilan  mengenai penyakit Demam Berdarah, baik itu gejala, faktor risiko, dan cara pencegahan serta menambah pengetahuan masyarakat mengenai penyakit Demam Berdarah.
Edukasi dan Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di SDN 1 & 2 Plosorejo Yulia Sari; Qonita Nailurrahmah; Arifatul Dzakiyyah; Gladera Wedpavica Zealtito Zulfan; Aini Nur Lu'lu'atul Muqoddamah; Diana Khoirun Dini; Gisella Imara Indirasari Bravand; Marsyanda Jalasena Mysea; Noel Bintang Krisyandi; Stephanie Ardhya Gabriela Lubis
Smart Society Empowerment Journal Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v4i1.78300

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Wonogiri. Salah satu faktor yang mendorong terjadinya stunting adalah pola hidup tidak sehat. Oleh karena itu diperlukan adanya peningkatan penerapan PHBS sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Pengabdian ini mengajak siswa/i sekolah dasar untuk turut berpartisipasi dalam pencegahan stunting melalui pengenalan PHBS sejak dini. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan menanamkan urgensi penerapan PHBS pada siswa/i sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Plosorejo, Kabupaten Wonogiri.Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SDN 1 & 2 Plosorejo yang berlokasi di Desa Plosorejo, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri pada tanggal 27-28 Juli 2023. Kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi, dan demonstrasi PHBS. Selain itu dilaksanakan pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa/i pada 80 responden siswa/i SDN 1 dan 2 Plosorejo. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji Uji T pada program SPSS.Hasil dan pembahasan: Rata-rata pretest siswa/i adalah 59,50, sedangkan rata-rata posttest siswa/i menjadi 85,25. Pada uji T ditemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya edukasi dan implementasi pada siswa/i SDN 1 & 2 Plosorejo dengan p value 0,000. Hal tersebut berarti adanya sosialisasi dan edukasi yang diberikan berdampak positif terhadap siswa/i di SDN 1 & 2 Plosorejo dengan meningkatnya pemahaman siswa/i terkait urgensi penerapan PHBS.Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya edukasi dan implementasi pada siswa/i SDN 1 & 2 Plosorejo. Peningkatan tersebut menunjukkan keberhasilan program yang telah terlaksana dengan baik pada 27-28 Juli 2023 di SDN 1 & 2 Plosorejo.