This Author published in this journals
All Journal Amerta Nutrition
Asri Meidyah Agustin
Departemen Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

“Apakah Tubuhku Terlihat Baik?” Analisis Fenomena Swafoto pada Social Networking Sites dengan Eating Disorders : Systematic Review Qonita Rachmah; Dominikus Raditya Atmaka, S.Gz, MPH; Stefania Widya Setyaningtyas; Mahmud Aditya Rifqi; Rian Diana; Nila Reswari Haryana; Aliffah Nurria Nastiti; Asri Meidyah Agustin
Amerta Nutrition Vol. 6 No. 3 (2022): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v6i3.2022.306-314

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan sosial media dapat membawa dampak negatif kaitannya dengan ketidakpuasan akan bentuk tubuh dan arahan menuju ke kekurusan (drive to thinness) terutama pada perempuan muda, perhatian belebih pada citra tubuh (body image concern), dan berbagai isu terkait kebiasaan makan yang salah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengunggah swafoto pada Social Networking Sites (SNS) dengan kejadian eating disorders pada sejumlah negara serta faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi. Ulasan:  Kondisi eating disorders sering tidak disadari oleh individu, terutama pada kelompok remaja dan dewasa muda. Data terkait prevalensi eating disorders di Indonesia juga sangat terbatas, padahal, penggunaan media sosial di kalangan remaja dan dewasa muda Indonesia semakin meningkat seiring dengan mudahnya akses internet dan perkembangan platform media sosial. Dari review sistematik yang dilakukan, hanya satu studi yang mendapatkan keterkaitan antara unggahan swafoto (selfie) dengan eating disorders, yaitu bulimia. Namun, hampir semua memiliki kesimpulan bahwa penggunaan sosial media berkaitan dengan rendahnya kepercayaan diri,   ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh, citra diri negatif, serta berkaitan dengan karakteristik restriksi pola makan berlebihan. Kesimpulan: Telaah sistematik ini dapat menjadi acuan untuk pengembangan penelitian kedepan dengan memperhatikan fenomena sosial, penggunaan sosial media dan kaitannya dengan eating disorders maupun status gizi remaja dan dewasa awal.