Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Midang

PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL DI TENGAH MARAKNYA GADGET PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR (Studi Kasus terhadap Siswa di SDN 231 Suka Asih Mandalajati Bandung) Anggraeni Purnama Dewi; Ooh Hodijah; Onny Delisma
Midang Vol 1, No 2 (2023): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i2.47025

Abstract

Menghidupkan dan mempraktekkan kembali permainan tradisional sebagai warisan bangsa di tengah kehidupan sehari-hari, merupakan salah satu alasan utama dilaksanakannya kegiatan Pengabdian pada Masyarakat guna meminimalisir dampak negatif dari penggunaan gadget, khususnya bagi anak usia sekolah dasar di SDN 231 Suka Asih, Mandalajati, Bandung. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemaparan materi akan pentingnya dan manfaat permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia sekolah dasar, diantaranya adalah dapat merangsang tumbuh kembang anak, khususnya dalam cara berfikir, bersikap, dan berperilaku baik terhadap dirinya sendiri maupun terhadap lingkungannnya. Selain itu diberikan pemaparan materi tentang dampak positif dan negatif dari gadget, khususnya bagi anak usia sekolah dasar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengingatkan para orang tua dan guru dalam mendampingi dan membatasi penggunaan gadget bagi anak usia sekolah dasar yang salah satunya dengan menghidupkan kembali permainan tradisional. Dengan kegiatan ini setidaknya ada solusi dalam mengatasi kejenuhan anak di tengah rutinitas belajar harian dan upaya membatasi penggunaan gadget tanpa batas waktu.
POJOK BACA SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN BUDAYA LITERASI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI CITENGAH DI ERA DIGITAL Dewi, Anggraeni Purnama; Hodijah, Ooh; Delisma, Onny; Karyaningsih, Tri Yulianty
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58425

Abstract

Kecanggihan teknologi yang semakin pesat tentu saja sangat berdampak terhadap kehidupan manusia. Dengan adanya teknologi, tentu diharapkan dapat membantu pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan produktif. Namun semua itu tidak lepas dari sikap bijak setiap pengguna hasil teknologi. Salah satu hasil kecanggihan teknologi tersebut adalah gadget. Gadget saat ini sudah tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Hampir setiap waktu manusia bersentuhan dengan yang namanya gadget, tidak terkecuali anak-anak usia sekolah dasar. Hal ini sangat berdampak terhadap pola belajar dan komunikasi dari anak tersebut. Dengan ketergantungan terhadap gadget, dapat dilihat betapa banyak anak usia sekolah dasar yang menjadi sangat fokus terhadap gadget dan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Mereka tidak lagi mengenal pola bermain dan komunikasi yang seharusnya. Tidak jarang orang tua dan guru bersikap keras terhadap anak untuk menghentikannya dari bermain gadget. Untuk mengatasi hal tersebut, maka salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah dengan mendirikan pojok baca di setiap kelas. Dengan adanya pojok baca yang menyediakan beragam buku, dari mulai buku pelajaran hingga buku cerita bergambar, hal ini merupakan upaya yang diselenggarakan oleh pihak sekolah sebagai upaya mengajak siswa untuk kembali mengenal buku – buku bacaan sebagai pengembangan budaya literasi.