Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas Bajo Barat Tahun 2021: Factors Associated with Solid Medical Waste Management at the West Bajo Health Center Year 2021 Rosdiana; Andi Misnawati; Indra Amanah AN; Syahmi Dwi Putri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i8.3998

Abstract

Limbah pelayanan kesehatan terutama limbah medis merupakan limbah yang apabila tidak dilakukan pengelolaan dengan benar akan menimbulkan potensi bahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Pencemaran lingkungan yang terjadi akibat limbah medis akan kembali berdampak terhadap kesehatan baik perorangan maupun masyarakat sekitar. Penumpukan limbah medis padat lebih dari 2 x 24 jam akan berdampak terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah medis padat di puskesmas bajo barat tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu tenaga kerja di Puskesmas Bajo Barat sebanyak 74 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument berupa kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian di olah dan di analisis menggunakan program statistic (spss). Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan nilai (p=,004) serta sikap dengan nilai (p=,006) terhadap pengelolaan limbah medis padat. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan serta sikap terhadap pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Bajo Barat tahun 2021.
PENGARUH PENERAPAN PATIENT SAFETY TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HAJI PADJONGA DAENG NGALLE TAKALAR Ardianti Ardianti; Rosdiana Rosdiana; Darmawati Junus; Alvina Naisa; Mangindara Mangindara
Public Health And Medicine Journal Vol. 2 No. 1 (2024): PAMA Edisi Februari 2024
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v2i1.86

Abstract

Patient safety atau biasa disebut keselamatan pasien ialah suatu upaya yang dilakukandi pelayanan kesehatan untuk mencegah terjadinya cidera dan tindakan yang tidakseharusnya dilakukan pada pasien. Adapun kasus insiden patient safety yang terjadidimana pada tahun 2020 terdapat 1 kasus KTD dan 1 kasus KNC, Pada tahun 2021terdapat 4 kasus KTD dan 1 kasus KPC sedangkan pada tahun 2022 terdapat 5 kasus KTD.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan patient safetyterhadap peningkatan kualitas pelayanan rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah HajiPadjonga Daeng Ngalle Takalar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif denganpendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 143 perawatrawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Haji Padjonga Daeng Ngalle Takalar denganmenggunakan metode teknik purposive sampling. Data ini diambil dengan menggunakankuesioner yang telah uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data dengan menggunakanuji regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian daripengujian hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secaraparsial pada variabel ketepatan identifikasi pasien (p=0,000), kepastian tepat lokasi,tepat prosedur dan tepat operasi (p=0,015), pengurangan risiko infeksi terkaitpelayanan kesehatan (p=0,006) terhadap peningkatan kualitas pelayanan. Sedangkantidak terdapat pengaruh secara parsial pada variabel peningkatan komunikasi yangefektif (p=0,809), peningkatan obat yang perlu diwaspadai (p=0,247), dan penguranganRisiko pasien jatuh (p=0,896) terhadap peningkatan kualitas pelayanan. Sedangkanmelalui uji F, ketepatan identifikasi pasien, peningkatan komunikasi yang efektif,peningkatan obat yang perlu diwaspadai, kepastian tepat lokasi, tepat prosedur dantepat operasi, pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan, dan penguranganpasien jatuh terdapat pengaruh secara simultan (p=0,000) terhadap peningkatankualitas pelayanan rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Haji Padjonga Daeng NgalleTakalar. Disarankan kepada pihat rumah agar dapat meningkatkan program-programpencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan KTD.