Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pengembangan Pengelolaan Informasi di Taman Bacaan Perigi Kota Depok Vinta Sevilla; Zayyin Abdul Quddus; Gustiana Sabarina
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.539 KB) | DOI: 10.32939/altifani.v2i2.1695

Abstract

TBM adalah sarana atau lembaga pembudayaan kegemaran membaca masyarakat yang menyediakan dan memberikan layanan di bidang bahan bacaan berupa: buku, majalah, tabloid, koran, komik, dan bahan multimedia lain yang dilengkapi dengan ruangan untuk membaca, diskusi, bedah buku, menulis, dan kegiatan literasi lainnya, dan didukung oleh pengelola yang berperan sebagai motivator. Selain Sebagai sumber belajar - TBM dengan menyediakan bahan bacaan utamanya buku merupakan sumber belajar yang dapat mendukung masyarakat pembelajar sepanjang hayat, seperti buku pengetahuan untuk membuka wawasan, karena TBM itu penting maka perlu dikelola dengan baik, sebagai salah satu sumber informasi TBM harus memiliki pengelolaan informasi yang baik pula, maka dilakukanlah pengabdian di Taman Baca Perigi, Kota Depok. Metode pengabdian menggunakan cara-cara sebagai berikut: 1) Melakukan observasi dan wawancara dengan mitra; 2) Melakukan koordinasi dengan tim pengabdi, 3). Koordinasi dengan mitra. Adapun hasil dari pengabdian dilakukan dengan beberapa penerapan pendampingan, yaitu: 1. Mengidentifikasi kebutuhan Taman Bacaan Perigi; 2. Diskusi dan mengidentifikasi teknis dan potensi yang dimiliki oleh Taman Bacaan Perigi; 3. Memfasilitasi pendampingan; 4. Membantu dalam proses pembuatan produk pendataan berdasarkan hasil kegiatan belajar mandiri. Kata kunci: Taman Baca Masyarakat, Pengelolaan Informasi, Pendampingan TBM
DETERMINASI ALGORITMA DAN POLARISASI OPINI PUBLIK: ANALISIS PERILAKU INFORMASI PADA TATA KELOLA PERPUSTAKAAN UMUM PROVINSI DKI JAKARTA Muhammad Haikal; Zayyin Abdul Quddus; Hendika Dwinanda Wicaksana
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 8 (2026): 2026 Agustus
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i8.1187

Abstract

ABSTRACT The transformation of digital technology has radically altered the patterns of public information behavior. Social media platforms no longer operate merely as transmission mediums, but as technological structures dictating the consumption of public discourse. This study aims to analyze the influence of recommendation system algorithmic determinism on the construction of public opinion polarization regarding governance metrics and access policies (the Jaklitera system) at the Jakarta Library. Through a literature review approach within information systems science, this study dissects how algorithmic engineering intervenes in the public's information encountering and receiving phases. The literature synthesis indicates that algorithms operate as conflict architects, constructing two isolated narrative bubbles through filter bubble and echo chamber mechanisms. Citizen information behavior is divided into a pro-order pole driven by civic fatigue, and a pro-accessibility pole that responds to policies as administrative repression, while institutional arguments regarding carrying capacity are organically shadowbanned. This phenomenon proves that urban governance issues have been distorted into social segregation due to information behavior dysfunction commodified by platform metrics. The implications of this study assert that to realize inclusive governance, public institutions must evaluate the resilience of their information system architectures against technological determinism that capitalizes on opinion fragmentation.