Najib Irsyadi, Najib
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Pedoman Mushaf Standar Indonesia (MSI) dalam Pentashihan Buku Yāsīn: Tinjauan Kesesuaian dan Konsistensi Penulisan M. Hafiz Mauluddin Hazmi; Najib Irsyadi
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v3i2.44

Abstract

Seiring dengan berkembangnya mushaf yang diterbitkan di Indonesia, penting untuk menjaga kesucian al-Qur’an melalui penerapan standar yang konsisten. Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an (LPMQ) dibentuk untuk mengkaji dan menerbitkan mushaf yang sesuai dengan pedoman yang telah disepakati. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bahwa buku Yāsīn yang digunakan dalam kegiatan keagamaan di Indonesia sesuai dengan standar Mushaf Standar Indonesia (MSI), guna menghindari kesalahan bacaan yang dapat mempengaruhi makna dan kesucian al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengandalkan sumber tertulis seperti buku, manuskrip, dan artikel terkait, serta mengumpulkan data primer dari buku mengenai MSI dan data sekunder dari berbagai jurnal yang dianalisis menggunakan model analisis Huberman dan Miles. Buku yang diteliti adalah "Surat Yaasiin dan Tahlil Huruf Arab-Latin & Terjemahannya" karya A. Maulana Y, yang diterbitkan oleh Rizki di Semarang pada Juli 2024. Buku ini menyajikan teks-teks ibadah penting dalam dua versi, yaitu Huruf Arab-Latin dengan terjemahan yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Yāsīn ini memiliki beberapa perbedaan dengan MSI, terutama dalam penulisan harakat, tasydid, dan mad thabi’i. Meskipun kesalahan-kesalahan ini tidak mempengaruhi makna atau bacaan, ketidakkonsistenan ini menunjukkan pentingnya keseragaman dalam penulisan mushaf. Namun, kesalahan tersebut tidak mengubah sahihnya bacaan, sehingga buku Yāsīn ini tetap layak digunakan dalam ibadah.
KONSEP ULAMA PERSPEKTIF AL-QUR’AN: Studi Komparatif Penafsiran Fakhruddin Al-Razi dan Yunan Yusuf Noor Rizqy Sattariya; Syaifuddin Syaifuddin; Najib Irsyadi
TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 5 No. 02 (2025): TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/tafakkur.v5i2.481

Abstract

This study examines the concept of ulama in the Qur'an through a comparative approach to the interpretations of Fakhruddin al-Razi and Yunan Yusuf. The analysis focuses on two verses Q.S. al-Shu‘arâ’`/26:197 and Q.S. Fâtir/35:27–29 with the aim of exploring a broader and deeper understanding of the term ulama. This research employs a qualitative method using a library research approach and a descriptive-comparative technique. The analysis is conducted through the stages of identification, description, and comparison of the interpretations offered by both scholars. The findings reveal that both Fakhruddin al-Razi and Yunan Yusuf define ulama as individuals with deep knowledge that leads to khashyah (reverence and submission) to Allah. Both emphasize the importance of integrating knowledge, practice, and piety in shaping the true character of an ulama. However, they differ in terms of the scope of knowledge and the interpretive approaches applied. Yunan Yusuf sees ulama not only as religious scholars but also as experts in general fields such as science and medicine, as long as their knowledge brings them closer to God, using the adabî-ijtimâ‘î (literary-sociological) approach. In contrast, Fakhruddin al-Razi interprets ulama as those who specialize in religious knowledge and comprehend God's greatness, which fosters piety, using a lughawî (linguistic) approach.