Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan Melalui Pengembangan Usaha Olahan Jagung di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto: Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan Melalui Pengembangan Usaha Olahan Jagung Ulya Sarofa; Luqman Agung Wicaksono; Mahatma Bintang Safir Kelana; Samii’unida Liona Urania
Journal of Science and Social Development Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v5i2.676

Abstract

Desa Kupang di kecamatan Jetis Kabupaten Mojekerto mempunyai potensi pertanian yang cukup menjanjikan, terutama pertanian lahan kering dan hortikultura. Salah satu potensi pertanian tanaman pangan unggulan di Desa Kupang adalah jagung. Untuk meningkatkan pengetahuan dan pendapatan penduduk Desa Kupang maka diperlukan pelatihan pengolahan jagung menjadi beberapa produk olahan bernilai jual tinggi dalam rangka mengangkat potensi daerah dan diversifikasi pangan. Oleh karena itu dipandang perlu untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat PIHAT (Hibah Penerapan Hasil Penelitian Bagi Masyarakat) berbasis inovasi produk olahan jagung sebagai komoditas unggulan di Desa Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojekerto. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat PIHAT ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penduduk dalam pengolahan jagung mentah menjadi produk olahan jagung (Tortilla dan Mie Jagung) sebagai produk unggulan di di Desa Kupang dan memperkenalkan cara pengemasan dan pemasaran produk yang baik dalam menunjang pengembangan produk olahan jagung untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang akan dipakai adalah penyuluhan dan pelatihan tentang pengolahan tortilla dan mie jagung dan pengemasan serta pemasarannya. Di akhir kegiatan pelatihan disumbangkan alat berupa penggiling jagung (disc mill) dan noodle maker kepada Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) “Watu Blorok”, selaku salah satu organisasi kemasyarakatan di desa Kupang, dengan harapan dapat meningkatkan tingkat perekonomian warga desa melalui produksi aneka pangan berbasis jagung
Encouraging the Marketing Communication Strategy for UD Sumber Rejeki to Increase Fish-based Food Quality and Income Didiek Tranggono; Zainal Abidin Achmad; Ulya Sarofa; Wildan Taufik Raharja
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v4i2.8917

Abstract

Tujuan dari program Bakti Inovasi bagi Masyarakat (BIMA) ini untuk mentransferkan pengetahuan dan teknologi kepada mitra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Tasikmadu, yaitu UD Sumber Rejeki. Metode pelaksanaan kegiatan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Tim pelaksana menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara kepada pelaku UMKM di Desa Tasikmadu. Sementara Focus Group Discussion khusus pada UD Sumber Rejeki sebagai mitra untuk mengurai permasalahan. Kegiatan BIMA ini memiliki Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) level 5 yang memiliki dasar penelitian sebelumnya tentang produk pangan olahan berbasis ikan dan pendampingan UMKM di Kabupaten Trenggalek. Hasil transfer pengetahuan melalui penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman tentang kualitas bahan baku, resep sehat, variasi cita rasa, pentingnya digital marketing, dan kepemilikan legalitas usaha. Hasil alih teknologi berupa aplikasi pemasaran digital, perbaikan label, kemasan produk baru, dan hibah mesin pendingin berdampak pada peningkatan kualitas produk pangan olahan, perluasan jaringan pemasaran, peningkatan angka penjualan produk, dan meningkatkan kapasitas produksi. The purpose of the Bakti Innovation for Community (BIMA) program is to transfer knowledge and technology to Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) partners in Tasikmadu Village, namely UD Sumber Rejeki. The method of implementing activities is through counseling, training, and mentoring. The implementation team distributed questionnaires and conducted interviews with SMEs in Tasikmadu Village. Meanwhile, a Focus Group Discussion was held with UD Sumber Rejeki's members to solve problems. This BIMA activity has a Technology Readiness Level (TKT) level 5, which has the basis of previous research on fish-based processed food products and mentoring MSMEs in the Trenggalek Regency. The results of knowledge transfer through counseling have succeeded in increasing understanding of the quality of raw materials, healthy recipes, variety of flavors, the importance of digital marketing, and ownership of business legality. The results of technology transfer in the form of digital marketing applications, improved labels, new product packaging, and refrigeration machine grants have an impact on improving the quality of processed food products, expanding marketing networks, increasing product sales figures, and increasing production capacity.